Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

An Analysis of The Obstacles Found by Teachers in Using Google Meet Application in Online English Learning at SMP Dwijendra Denpasar

View through CrossRef
Abstrak- Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan menganalisis kendala yang ditemukan oleh guru dalam menggunakan aplikasi Google Meet pada pembelajaran Bahasa Inggris online dan cara guru menanggulangi kendala yang ditemukan saat menggunakan aplikasi Google Meet pada pembelajaran Bahasa Inggris online di SMP Dwijendra Denpasar. Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah empat guru Bahasa Inggris di SMP Dwijendra Denpasar. Peneliti menggunakan pedoman wawancara, catatan lapangan, dan perekam suara sebagai instrumen dari penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kendala yang ditemukan oleh guru dalam menggunakan aplikasi Google Meet pada pembelajaran Bahasa Inggris online yaitu rendahnya kehadiran siswa, sinyal tidak stabil, perlu mengajarkan cara gabung di Google Meet, siswa kurang aktif. Selain itu, guru kesulitan saat memantau siswa, mengetahui pemahaman siswa, berinteraksi dengan siswa, meningkatkan minat belajar siswa, memberikan instruksi, menyampaikan materi yang rumit menggunakan Powerpoint, dan mengetahui kemampuan menulis siswa. Cara guru menanggulangi kendala tersebut yaitu menghubungi siswa dan berkomunikasi dengan orang tua siswa, mengulangi bergabung di Google Meet, memanggil nama siswa secara langsung di Google Meet, memberikan latihan melalui Google Form, memberikan tugas kepada siswa, menggunakan media pembelajaran yang menarik, memberikan video tutorial tentang cara gabung di Google Meet, memberikan pengarahan berulang kali, menggunakan Microsoft Word di Google Meet, memberikan tugas menulis di Google Classroom dan memberikan kegiatan diskusi saat pembelajaran. Kata Kunci: Kendala, Aplikasi Google Meet, Pembelajaran Online.   Abstract-This research aims to investigate and analyze the obstacles found by the teachers in using Google Meet application in online English learning and how the teachers of SMP Dwijendra Denpasar overcome those obstacles. This research was a qualitative research design. The subject of this research were four English teachers at SMP Dwijendra Denpasar. The researcher used interview guide, field note, and voice recorder as the instruments of this research. The results of this study indicated that the obstacles found by teachers in using Google Meet application in online English learning were poor students’ attendance, unstable signal, need to teach how to join in Google Meet, less active students. Besides that, teachers have difficulty in monitoring students, knowing students’ understanding, interacting with students, increasing students’ interest in learning, giving instructions, conveying complex material using Power point, and difficult to know students’ writing skills. The way teachers overcome these obstacles were by contacting the students and communicate with their parents, repeat joining on Google Meet, call students’ names directly on Google Meet, give exercises through Google Form, give assignments to students, using interesting learning media, provide video tutorial on how to join Google Meet, give directions repeatedly, using Microsoft Word on Google Meet, give writing assignments in Google Classroom and provide discussion activities during learning. Keywords: Obstacles, Google Meet Application, Online Learning.
Title: An Analysis of The Obstacles Found by Teachers in Using Google Meet Application in Online English Learning at SMP Dwijendra Denpasar
Description:
Abstrak- Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan menganalisis kendala yang ditemukan oleh guru dalam menggunakan aplikasi Google Meet pada pembelajaran Bahasa Inggris online dan cara guru menanggulangi kendala yang ditemukan saat menggunakan aplikasi Google Meet pada pembelajaran Bahasa Inggris online di SMP Dwijendra Denpasar.
Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif.
Subjek penelitian ini adalah empat guru Bahasa Inggris di SMP Dwijendra Denpasar.
Peneliti menggunakan pedoman wawancara, catatan lapangan, dan perekam suara sebagai instrumen dari penelitian ini.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kendala yang ditemukan oleh guru dalam menggunakan aplikasi Google Meet pada pembelajaran Bahasa Inggris online yaitu rendahnya kehadiran siswa, sinyal tidak stabil, perlu mengajarkan cara gabung di Google Meet, siswa kurang aktif.
Selain itu, guru kesulitan saat memantau siswa, mengetahui pemahaman siswa, berinteraksi dengan siswa, meningkatkan minat belajar siswa, memberikan instruksi, menyampaikan materi yang rumit menggunakan Powerpoint, dan mengetahui kemampuan menulis siswa.
Cara guru menanggulangi kendala tersebut yaitu menghubungi siswa dan berkomunikasi dengan orang tua siswa, mengulangi bergabung di Google Meet, memanggil nama siswa secara langsung di Google Meet, memberikan latihan melalui Google Form, memberikan tugas kepada siswa, menggunakan media pembelajaran yang menarik, memberikan video tutorial tentang cara gabung di Google Meet, memberikan pengarahan berulang kali, menggunakan Microsoft Word di Google Meet, memberikan tugas menulis di Google Classroom dan memberikan kegiatan diskusi saat pembelajaran.
Kata Kunci: Kendala, Aplikasi Google Meet, Pembelajaran Online.
  Abstract-This research aims to investigate and analyze the obstacles found by the teachers in using Google Meet application in online English learning and how the teachers of SMP Dwijendra Denpasar overcome those obstacles.
This research was a qualitative research design.
The subject of this research were four English teachers at SMP Dwijendra Denpasar.
The researcher used interview guide, field note, and voice recorder as the instruments of this research.
The results of this study indicated that the obstacles found by teachers in using Google Meet application in online English learning were poor students’ attendance, unstable signal, need to teach how to join in Google Meet, less active students.
Besides that, teachers have difficulty in monitoring students, knowing students’ understanding, interacting with students, increasing students’ interest in learning, giving instructions, conveying complex material using Power point, and difficult to know students’ writing skills.
The way teachers overcome these obstacles were by contacting the students and communicate with their parents, repeat joining on Google Meet, call students’ names directly on Google Meet, give exercises through Google Form, give assignments to students, using interesting learning media, provide video tutorial on how to join Google Meet, give directions repeatedly, using Microsoft Word on Google Meet, give writing assignments in Google Classroom and provide discussion activities during learning.
Keywords: Obstacles, Google Meet Application, Online Learning.

Related Results

CREATING LEARNING MEDIA IN TEACHING ENGLISH AT SMP MUHAMMADIYAH 2 PAGELARAN ACADEMIC YEAR 2020/2021
CREATING LEARNING MEDIA IN TEACHING ENGLISH AT SMP MUHAMMADIYAH 2 PAGELARAN ACADEMIC YEAR 2020/2021
The pandemic Covid-19 currently demands teachers to be able to use technology in teaching and learning process. But in reality there are still many teachers who have not been able ...
Aviation English - A global perspective: analysis, teaching, assessment
Aviation English - A global perspective: analysis, teaching, assessment
This e-book brings together 13 chapters written by aviation English researchers and practitioners settled in six different countries, representing institutions and universities fro...
Implementasi Pembelajaran IPS Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar
Implementasi Pembelajaran IPS Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar
This study aims to analyze the implementation of social studies learning as strengthening character education in elementary schools. The research method used is a qualitative descr...
ANALISIS G-MEET DALAM PEMBELAJARAN PPKn MASA PANDEMI COVID-19 DI SMPN 8 MALANG
ANALISIS G-MEET DALAM PEMBELAJARAN PPKn MASA PANDEMI COVID-19 DI SMPN 8 MALANG
<p align="center"><strong>ABSTRAK</strong></p><p>Penelitian ini brtujuan untuk menganalisis (1) penerapan g-meet dalam pembelajaran PPKn masa pandemi ...
Analisa Perbandingan GPS Google Maps Dan GPS Google Earth Dalam Penentuan Titik Koordinat Breeding Place
Analisa Perbandingan GPS Google Maps Dan GPS Google Earth Dalam Penentuan Titik Koordinat Breeding Place
INTISARINyamuk  Aedes  Aegypti menularkan penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue) ke manusia dengan gigitannya. Breeding Place  merupakan berkembangbiaknya  jentik nyamuk di tempat pe...
SMA DWIJENDRA DI DENPASAR
SMA DWIJENDRA DI DENPASAR
Denpasar merupakan kota berwawasan budaya dimana pendidikan merupakan sektor penting dalam mewujudkan perkembangan dan kemajuan kota yang berwawasan budaya. Untuk mewujudkan hal te...
PELATIHAN KEMAMPUAN E-LEARNING GURU MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MOODLE
PELATIHAN KEMAMPUAN E-LEARNING GURU MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MOODLE
ABSTRACTThe ability of teachers to teach influenced by ability in technology in the learning process. E-learning as one form of technology will help teachers in the process of teac...
PENGUATAN PENDIDIKAN ANTIKORUPSI MELALUI PEMBELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 1 KOTA SEMARANG
PENGUATAN PENDIDIKAN ANTIKORUPSI MELALUI PEMBELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 1 KOTA SEMARANG
Fondasi awal pencegahan tindak korupsi dapat dilakukan melalui penanaman Pendidikan Antikorupsi pada tingkat pendidikan. Salah satu caranya dengan penanaman nilai-nilai Antikorupsi...

Back to Top