Javascript must be enabled to continue!
Pendugaan Daerah Tangkapan Ikan Pelagis Kecil di Perairan Pesisir Utara Jawa Tengah Berdasarkan Paremater Lingkungan Laut
View through CrossRef
The North Coast of Central Java is one of the potential areas for small pelagic fisheries. Estimation of fishing areas can be facilitated by utilizing geographic information technology (GIS) in determining potential fishing areas. This study aims to determine potential areas for small pelagic fishing based on sea surface temperature (SST), chlorophyll-a, and current variables. The study was conducted in the North Coast of Central Java using data throughout 2023. This study uses spatial modeling techniques. Sea surface temperature (SST) and chlorophyll-a were obtained from Aqua MODIS imagery, while current data was obtained from AVISO. Catch data is secondary data obtained from the Pekalongan Nusantara Fisheries Port. The results of the study showed that the average value of sea surface temperature ranged from 28.34-30.73⁰C, the value of chlorophyll-a concentration ranged from 0.33-0.76 mg/m³, and the current speed ranged from 0.14-0.28 m/s indicating that sea surface temperature (SST), chlorophyll-a, and currents affect the determination of small pelagic fish catch areas. The regression correlation analysis showed a positive regression correlation result for sea surface temperature and fish catches, conversely chlorophyll-a and current speed were negatively correlated with small pelagic fish catches. The potential areas for small pelagic fishing in the North Waters of Central Java in 2023 showed a varied distribution in each season. The area with the highest frequency of distribution of small pelagic fishing areas occurred in the transition season I, while the East season showed fewer fishing areas. Perairan Pantai Utara Jawa Tengah merupakan salah satu wilayah potensi perikanan tangkap ikan pelagis kecil. Pendugaan daerah penangkapan ikan dapat dipermudah dengan memanfaatkan teknologi informasi geografis (SIG) dalam menentukan daerah penangkapan ikan yang potensial. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan daerah potensi penangkapan ikan pelagis kecil berdasarkan variabel suhu permukaan laut (SPL), klorofil-a, dan arus. Penelitian dilakukan di Perairan Pantai Utara Jawa Tengah menggunakan data sepanjang tahun 2023. Penelitian ini menggunakan teknik pemodelan spasial. Suhu permukaan laut (SPL) dan klorofil-a diperoleh dari citra Aqua MODIS, sedangkan data arus diperoleh dari AVISO. Data hasil tangkapan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata suhu permukaan laut berkisar antara 28,34-30,73⁰C, nilai konsentrasi klorofil-a berkisar antara 0,33-0,76 mg/m³, dan kecepatan arus berkisar antara 0,14-0,28 m/s menunjukkan bahwa suhu permukaan laut (SPL), klorofil-a, dan arus berpengaruh terhadap penentuan daerah tangkapan ikan pelagis kecil. Analisis korelasi regresi menunjukkan hasil korelasi regresi positif terhadap suhu permukaan laut dan hasil tangkapan ikan, sebaliknya klorofil-a dan kecepatan arus berkorelasi negatif terhadap hasil tangkapan ikan pelagis kecil. Daerah potensi penangkapan ikan pelagis kecil di Perairan Utara Jawa Tengah pada tahun 2023 menunjukkan distribusi yang variatif di setiap musim. Daerah dengan frekuensi distribusi daerah penangkapan ikan pelagis kecil terbanyak terjadi pada musim peralihan I, sedangkan pada musim Timur menunjukkan daerah tangkapan yang lebih sedikit.
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: Pendugaan Daerah Tangkapan Ikan Pelagis Kecil di Perairan Pesisir Utara Jawa Tengah Berdasarkan Paremater Lingkungan Laut
Description:
The North Coast of Central Java is one of the potential areas for small pelagic fisheries.
Estimation of fishing areas can be facilitated by utilizing geographic information technology (GIS) in determining potential fishing areas.
This study aims to determine potential areas for small pelagic fishing based on sea surface temperature (SST), chlorophyll-a, and current variables.
The study was conducted in the North Coast of Central Java using data throughout 2023.
This study uses spatial modeling techniques.
Sea surface temperature (SST) and chlorophyll-a were obtained from Aqua MODIS imagery, while current data was obtained from AVISO.
Catch data is secondary data obtained from the Pekalongan Nusantara Fisheries Port.
The results of the study showed that the average value of sea surface temperature ranged from 28.
34-30.
73⁰C, the value of chlorophyll-a concentration ranged from 0.
33-0.
76 mg/m³, and the current speed ranged from 0.
14-0.
28 m/s indicating that sea surface temperature (SST), chlorophyll-a, and currents affect the determination of small pelagic fish catch areas.
The regression correlation analysis showed a positive regression correlation result for sea surface temperature and fish catches, conversely chlorophyll-a and current speed were negatively correlated with small pelagic fish catches.
The potential areas for small pelagic fishing in the North Waters of Central Java in 2023 showed a varied distribution in each season.
The area with the highest frequency of distribution of small pelagic fishing areas occurred in the transition season I, while the East season showed fewer fishing areas.
Perairan Pantai Utara Jawa Tengah merupakan salah satu wilayah potensi perikanan tangkap ikan pelagis kecil.
Pendugaan daerah penangkapan ikan dapat dipermudah dengan memanfaatkan teknologi informasi geografis (SIG) dalam menentukan daerah penangkapan ikan yang potensial.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan daerah potensi penangkapan ikan pelagis kecil berdasarkan variabel suhu permukaan laut (SPL), klorofil-a, dan arus.
Penelitian dilakukan di Perairan Pantai Utara Jawa Tengah menggunakan data sepanjang tahun 2023.
Penelitian ini menggunakan teknik pemodelan spasial.
Suhu permukaan laut (SPL) dan klorofil-a diperoleh dari citra Aqua MODIS, sedangkan data arus diperoleh dari AVISO.
Data hasil tangkapan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata suhu permukaan laut berkisar antara 28,34-30,73⁰C, nilai konsentrasi klorofil-a berkisar antara 0,33-0,76 mg/m³, dan kecepatan arus berkisar antara 0,14-0,28 m/s menunjukkan bahwa suhu permukaan laut (SPL), klorofil-a, dan arus berpengaruh terhadap penentuan daerah tangkapan ikan pelagis kecil.
Analisis korelasi regresi menunjukkan hasil korelasi regresi positif terhadap suhu permukaan laut dan hasil tangkapan ikan, sebaliknya klorofil-a dan kecepatan arus berkorelasi negatif terhadap hasil tangkapan ikan pelagis kecil.
Daerah potensi penangkapan ikan pelagis kecil di Perairan Utara Jawa Tengah pada tahun 2023 menunjukkan distribusi yang variatif di setiap musim.
Daerah dengan frekuensi distribusi daerah penangkapan ikan pelagis kecil terbanyak terjadi pada musim peralihan I, sedangkan pada musim Timur menunjukkan daerah tangkapan yang lebih sedikit.
Related Results
TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG
TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG
Kegiatan budidaya dengan sistem keramba jaring apung (KJA), merupakan inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan efesiensi, efektivitas, dan kontrol terhadap ikan yang dibudidayaka...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENENTUAN FISHING GROUND DAN ALAT TANGKAP UNGGULAN IKAN PELAGIS DI KOTA BENGKULU
PENENTUAN FISHING GROUND DAN ALAT TANGKAP UNGGULAN IKAN PELAGIS DI KOTA BENGKULU
Nelayan Kota Bengkulu dalam pencarian fishing ground (daerah penangkapan ikan) ikan pelagis masih secara konvensional. Ikan pelagis ditangkap oleh beberapa jenis alat tangkap. Untu...
PERIKANAN PUKAT CINCIN DI PEMANGKAT, KALIMANTAN BARAT
PERIKANAN PUKAT CINCIN DI PEMANGKAT, KALIMANTAN BARAT
Pemanfaatan sumber daya ikan pelagis kecil di Laut Cina Selatan wilayah Indonesia (luasnya sekitar 595.000 km2), khususnya di perairan pantai Kalimantan Barat dengan sasaran utaman...
Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan Pelagis di Perairan Laut Kabupaten Belu Berdasarkan Data Citra Satelit
Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan Pelagis di Perairan Laut Kabupaten Belu Berdasarkan Data Citra Satelit
Perairan utara Kabupaten Belu memiliki potensi perikanan tangkap yang cukup besar, antara lain kekayaan sumber daya ikan pelagis, baik ikan pelagis kecil maupun ikan pelagis besar....
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
UKM Melati dan UKM Sipatujui adalah dua mitra yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan di Kabupaten Bantaeng. Kedua mitra selama ini hanya mengembangkan kerupuk amplang dan bakso...
Dinamika hasil tangkapan jenis-jenis ikan gabus (Genus Channa) di Kota Palangka Raya
Dinamika hasil tangkapan jenis-jenis ikan gabus (Genus Channa) di Kota Palangka Raya
Penelitian ini mempelajari bagaimana jumlah hasil tangkapan ikan (Genus Channa) yang dihubungkan dengan jumlah curah selama 1 tahun. Penelitian bertujuan mengetahui jumlah hasil da...
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Penelitian bertujuan untuk mengetahui 1) fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan nelayan dan pedagang perantara; 2) saluran pemasaran ikan; dan 3) margin pemasaran ikan. Metode anal...

