Javascript must be enabled to continue!
Rancang Bangun Animasi 3 Dimensi Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas (Studi Kasus: Polres Bolaang Mongondow)
View through CrossRef
Kabupaten Bolaang Mongondow memilikitingkat kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi tiap tahunya, menurut data penyebab kecelakaan lalu lintasyang diperoleh dari satuan lalu lintas Polres Bolaang Mongondow, pada bulan januari 2015 sampai agustus 2015, sudah terjadi 301 kasus kejadian kecelakaan lalu lintas yang di sebabkan oleh pengemudi yang lengah atau kurang berkonsentrasi saat sedang mengemudi. Melakukan aktivitas seperti menggunakan HP (handphone), mengambil makanan/minuman, dan mengobrol saat sedang mengemudi adalah faktor utama yang menyebabkan pengemudi lengah atau kurang berkonsentrasi. Animasi 3D merupakan animasi yang berwujud tiga dimensi meskipun bukan dalam bentuk 3D yang sebenarnya, yaitu bukan fisiknya, namun dalam wujud 3D dalam layar kaca 2D. Tidak seperti animasi 2D yang memiliki dimensi panjang X dan lebar Y, animasi 3D selain memiliki ke dua dimensi tersbut juga memiliki dimensi kedalaman Z.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat video animasi 3 dimensi penyebab kecelakaan lalu lintas sebagai sarana informasi untuk masyarakat tentangbahaya melakukan aktivitas seperti menggunakan HP (handphone), mengambil minuman/makanan, dan mengobrol saat sedang mengemudi yang dapat menyebabkan pengemudi lengah, dan berakibat padakecelakaan lalu lintas. Pembuatan video animasi 3 dimensi ini, dimulai dengan tahap pengumpulan data, penentuan ide dan tema, desain karakter hingga perancangan storyboard. setelah itudilakukan proses modelling, texturing, rigging animating,3d visual effects, lighting hingga tahap rendering, dengan menggunakan aplikasi Blender dan Makehuman yang kemudian menghasilkan beberapa potongan-potongan video animasi 3 dimensi. Setelah proses rendering selesai, tahap selanjutnya adalah final editing, dimana semua hasil video animasi 3 dimensi yang telah selesai dibuat sebelumnya pada aplikasi blender, akan disatukan dan diberikan teks, gambar, efek transisi, serta audio dengan menggunkaan aplikasi corel video studio pro x6. Tahap terakhir adalah final rendering yang menghasilkan video animasi 3 dimensi secara keseluruhan dengan format file MP4, durasi 5 menit 53 detik, beresolusi 1920x1080 pixel dan ukuran file 423 MB.
Universitas Sam Ratulangi
Title: Rancang Bangun Animasi 3 Dimensi Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas (Studi Kasus: Polres Bolaang Mongondow)
Description:
Kabupaten Bolaang Mongondow memilikitingkat kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi tiap tahunya, menurut data penyebab kecelakaan lalu lintasyang diperoleh dari satuan lalu lintas Polres Bolaang Mongondow, pada bulan januari 2015 sampai agustus 2015, sudah terjadi 301 kasus kejadian kecelakaan lalu lintas yang di sebabkan oleh pengemudi yang lengah atau kurang berkonsentrasi saat sedang mengemudi.
Melakukan aktivitas seperti menggunakan HP (handphone), mengambil makanan/minuman, dan mengobrol saat sedang mengemudi adalah faktor utama yang menyebabkan pengemudi lengah atau kurang berkonsentrasi.
Animasi 3D merupakan animasi yang berwujud tiga dimensi meskipun bukan dalam bentuk 3D yang sebenarnya, yaitu bukan fisiknya, namun dalam wujud 3D dalam layar kaca 2D.
Tidak seperti animasi 2D yang memiliki dimensi panjang X dan lebar Y, animasi 3D selain memiliki ke dua dimensi tersbut juga memiliki dimensi kedalaman Z.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat video animasi 3 dimensi penyebab kecelakaan lalu lintas sebagai sarana informasi untuk masyarakat tentangbahaya melakukan aktivitas seperti menggunakan HP (handphone), mengambil minuman/makanan, dan mengobrol saat sedang mengemudi yang dapat menyebabkan pengemudi lengah, dan berakibat padakecelakaan lalu lintas.
Pembuatan video animasi 3 dimensi ini, dimulai dengan tahap pengumpulan data, penentuan ide dan tema, desain karakter hingga perancangan storyboard.
setelah itudilakukan proses modelling, texturing, rigging animating,3d visual effects, lighting hingga tahap rendering, dengan menggunakan aplikasi Blender dan Makehuman yang kemudian menghasilkan beberapa potongan-potongan video animasi 3 dimensi.
Setelah proses rendering selesai, tahap selanjutnya adalah final editing, dimana semua hasil video animasi 3 dimensi yang telah selesai dibuat sebelumnya pada aplikasi blender, akan disatukan dan diberikan teks, gambar, efek transisi, serta audio dengan menggunkaan aplikasi corel video studio pro x6.
Tahap terakhir adalah final rendering yang menghasilkan video animasi 3 dimensi secara keseluruhan dengan format file MP4, durasi 5 menit 53 detik, beresolusi 1920x1080 pixel dan ukuran file 423 MB.
Related Results
Kajian Karakteristik Lalu-Lintas Di Jalan Tol Serta Korelasi Dengan Pola Kecelakaan
Kajian Karakteristik Lalu-Lintas Di Jalan Tol Serta Korelasi Dengan Pola Kecelakaan
Penelitian ini dilakukan dengan membagi rumusan masalah menjadi 2 bagian yaitu bagaimana karakteristik lalu lintas (arus, kecepatan, dan kepadatan) di jalan Tol Jagorawi arah Bogor...
Optimalisasi satuan lalu lintas Polres Gresik dalam menanggulangi kecelakaan lalu lintas akibat pelanggaran muatan
Optimalisasi satuan lalu lintas Polres Gresik dalam menanggulangi kecelakaan lalu lintas akibat pelanggaran muatan
Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalisasi satuan lalu lintas untuk menanggulangi kecelakaan akibat pelanggaran muatan. Metode yang digunakan yakni penelitian kualitatif. Hasi...
KARAKTERISTIK KECELAKAAN LALU LINTAS DAN LOKASI BLACK SPOT DI KAB. CILACAP
KARAKTERISTIK KECELAKAAN LALU LINTAS DAN LOKASI BLACK SPOT DI KAB. CILACAP
Kecelakaan dan kemacetan lalu lintas merupakan dua masalah transportasi yang perlu diatasi segera. Selama tahun 2012 tercatat sebanyak 25.131 nyawa hilang akibat kecelakaan lalu li...
ANALISIS DAERAH RAWAN KECELAKAAN DI KABUATEN KEBUMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANGKA EKIVALEN KECELAKAAN (AEK) DAN UPPER CONTROL LIMIT (UCL) (STUDI KASUS RUAS JALAN KUTOWINANGUN KM 9 – KM 15)
ANALISIS DAERAH RAWAN KECELAKAAN DI KABUATEN KEBUMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANGKA EKIVALEN KECELAKAAN (AEK) DAN UPPER CONTROL LIMIT (UCL) (STUDI KASUS RUAS JALAN KUTOWINANGUN KM 9 – KM 15)
Kecelakaan lalu lintas adalah masalah yang membutuhkan penanganan serius, sesuatu yang bersifat acak dan tentunya ingin selalu dihindari oleh setiap pengguna jalan namun terkadang ...
PERAN KEPOLISIAN DALAM PENYELESAIAN KASUS KECELAKAAN LALU LINTAS DENGAN MEDIASI PENAL DI WILAYAH KABUPATEN BULELENG
PERAN KEPOLISIAN DALAM PENYELESAIAN KASUS KECELAKAAN LALU LINTAS DENGAN MEDIASI PENAL DI WILAYAH KABUPATEN BULELENG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran kepolisian dalam penyelesaian kasus kecelakaan lalu lintas dengan mediasi penal dan faktor-faktor yang menghambat p...
Evaluasi Program Pelatihan Peningkatkan Kompetensi Pendidik Paud
Evaluasi Program Pelatihan Peningkatkan Kompetensi Pendidik Paud
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) evaluasi komponen contexct evaluasi program pelatihan peningkatan kompetensi pendidik PAUD di Dinas Kabupaten Bolaang Mongondow Utara...
Analisis Potensi Sektoral Perekonomian Sebagai Dasar Perencanaan Pembangunan di Kabupaten Bolaang Mongondow
Analisis Potensi Sektoral Perekonomian Sebagai Dasar Perencanaan Pembangunan di Kabupaten Bolaang Mongondow
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sektor-sektor apa saja yang menjadi Basis dan Unggulan di Kabupaten Bolaang Mongondow, Mengidentifikasi sektor-sektor Potensial yang dap...
PEMETAAN RISIKO KECELAKAAN LALU LINTAS DI RUAS JALAN TOL CIPULARANG
PEMETAAN RISIKO KECELAKAAN LALU LINTAS DI RUAS JALAN TOL CIPULARANG
Salah satu tol yang tercatat rawan kecelakaan oleh Badan Pengusaha Jalan Tol (BPJT) Kota Bandung adalah Tol Cipularang. Mulai dari kecelakaan lalu lintas ringan yang tidak menimbul...

