Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

UJI VALIDASI METODE IMUNOKROMATOGRAFI (RAPID TEST) TERHADAP METODE CHEMILUMINESCENCE ASSAY (CLIA) PADA PEMERIKSAN IMLTD HbsAg

View through CrossRef
Infeksi menular lewat transfusi darah (IMLTD) adalah infeksi dapat ditularkan melalui transfusi darah. Salah satunya Hepatitis B (HBsAg). Pemeriksaan HBsAg harus sangat sensitif dan spesifik, Pada Permenkes No. 91 Tahun 2015 diatur skrining IMLTD HBsAg dapat dilakukan dengan metode Immunocomatography (ICT test), CLIA. Metode CLIA membutuhkan alat otomatis dan biaya cukup besar, sehingga beberapa UTD menggunakan ICT test sebagai metode skrining IMLTD HBsAg. Namun, efektivitas ICT test dalam mendeteksi HBsAg masih perlu divalidasi. Penelitian bertujuan untuk menvalidasi sensitivitas dan spesifisitas metode ICT test terhadap CLIA pada skrining IMLTD HBsAg. Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan mengumpulkan data yang diperoleh dari pengukuran dua metode yang berbeda, desain berdasarkan CLSI EP 12 dengan sampel sebanyak 100 calon donor darah. yaitu 50 sampel reaktif dan 50 sampel non reaktif HBsAg. Hasil pemeriksaan dari kedua metode dibandingkan untuk menghitung sensitivitas dan spesifisitas ICT test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensitivitas ICT test sebesar 80% dan spesifisitas sebesar 100%. Nilai sensitivitas ICT test masih dibawah kriteria yang dianjurkan oleh WHO (95- 100%) dan Permenkes No. 91 Tahun 2015. Dapat disimpilkan kinerja ICT test dalam mendeteksi HBsAg masih di bawah kriteria yang dianjurkan. Oleh karena itu, penggunaan ICT test sebagai metode skrining IMLTD HBsAg perlu dievaluasi ulang.
Title: UJI VALIDASI METODE IMUNOKROMATOGRAFI (RAPID TEST) TERHADAP METODE CHEMILUMINESCENCE ASSAY (CLIA) PADA PEMERIKSAN IMLTD HbsAg
Description:
Infeksi menular lewat transfusi darah (IMLTD) adalah infeksi dapat ditularkan melalui transfusi darah.
Salah satunya Hepatitis B (HBsAg).
Pemeriksaan HBsAg harus sangat sensitif dan spesifik, Pada Permenkes No.
91 Tahun 2015 diatur skrining IMLTD HBsAg dapat dilakukan dengan metode Immunocomatography (ICT test), CLIA.
Metode CLIA membutuhkan alat otomatis dan biaya cukup besar, sehingga beberapa UTD menggunakan ICT test sebagai metode skrining IMLTD HBsAg.
Namun, efektivitas ICT test dalam mendeteksi HBsAg masih perlu divalidasi.
Penelitian bertujuan untuk menvalidasi sensitivitas dan spesifisitas metode ICT test terhadap CLIA pada skrining IMLTD HBsAg.
Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan mengumpulkan data yang diperoleh dari pengukuran dua metode yang berbeda, desain berdasarkan CLSI EP 12 dengan sampel sebanyak 100 calon donor darah.
yaitu 50 sampel reaktif dan 50 sampel non reaktif HBsAg.
Hasil pemeriksaan dari kedua metode dibandingkan untuk menghitung sensitivitas dan spesifisitas ICT test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensitivitas ICT test sebesar 80% dan spesifisitas sebesar 100%.
Nilai sensitivitas ICT test masih dibawah kriteria yang dianjurkan oleh WHO (95- 100%) dan Permenkes No.
91 Tahun 2015.
Dapat disimpilkan kinerja ICT test dalam mendeteksi HBsAg masih di bawah kriteria yang dianjurkan.
Oleh karena itu, penggunaan ICT test sebagai metode skrining IMLTD HBsAg perlu dievaluasi ulang.

Related Results

Frekuensi HBsAg Positif pada Uji Saring Darah di Palang Merah Indonesia Cabang Padang Tahun 2012
Frekuensi HBsAg Positif pada Uji Saring Darah di Palang Merah Indonesia Cabang Padang Tahun 2012
Abstrak Infeksi virus hepatitis B dapat berkembang menjadi hepatitis kronis, sirosis hati, kanker hati dan bahkan kematian. Salah satu cara penularannya adalah melalui transfusi da...
HBsAg ≤ 135 IU/mL or HBcrAg ≤ 3.6 logU/mL was associated with HBsAg loss after nucleos(t)ide analogue cessation
HBsAg ≤ 135 IU/mL or HBcrAg ≤ 3.6 logU/mL was associated with HBsAg loss after nucleos(t)ide analogue cessation
Abstract Background Since hepatitis B surface antigen (HBsAg) loss is rarely achieved with nucleos(t)ide analogue (NA) treatment, most patients require life-long NA treatme...
The Hepatitis B Virus Receptor: Book'em, Dano?
The Hepatitis B Virus Receptor: Book'em, Dano?
In a previous study, we have identified endonexin II (E–II) on human liver plasma membranes as a specific, Ca–dependent, small hepatitis B surface antigen (HBsAg)–binding protein. ...
CLIA Certification for Alzheimer's Biomarkers at the Glenn Biggs Institute in San Antonio, TX
CLIA Certification for Alzheimer's Biomarkers at the Glenn Biggs Institute in San Antonio, TX
Abstract Background The Clinical Laboratory Improvement Amendments (CLIA) regulate laboratory testing to ensure accuracy,...
Diagnostic Accuracy of IgA Anti-Transglutaminase Assessed by Chemiluminescence: A Systematic Review and Meta-Analysis
Diagnostic Accuracy of IgA Anti-Transglutaminase Assessed by Chemiluminescence: A Systematic Review and Meta-Analysis
A new chemiluminescence immunoassay method (CLIA) for detecting IgA anti-transglutaminase (atTG IgA) in celiac disease (CD) has prompted inquiries into its diagnostic performance. ...
Mother to child blocking of hepatitis B virus and post vaccination serological test in Qinghai province
Mother to child blocking of hepatitis B virus and post vaccination serological test in Qinghai province
Background In 2016, Qinghai Province and the Asian Liver Center of Stanford University in the United States cooperated to carry out a one-year project of hepatitis B mother-to-chil...

Back to Top