Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS AERODINAMIKA PADA SIRIP LIPAT ROKET ARTILERI KALIBER 300 MM
View through CrossRef
Analisa aerodinamika bagian yang penting dalam proses desain roket. Pada penelitian ini, analisa dilakukan pada desain sirip roket artileri diameter 300 mm. Roket tersebut dikembangkan untuk mensubstitusi roket MLRS TNI AD, yang saat ini merupakan produk impor, sehingga geometri tabung peluncur MLRS menjadi batasan desain, dan sirip roket tersebut harus bisa dilipat sebelum peluncuran. Analisa aerodinamis dilakukan dengan aplikasi RASAero II, kecepatan terbang 2.0 Mach. Variasi dimensi sirip yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: panjang tepi depan dan belakang sirip dengan variasi ukuran 10, 30 dan 50 mm, tebal pangkal sirip dengan variasi ukuran 5, 10, dan 15 mm. Hasil simulasi menunjukkan sirip lipat ukuran 50T5R memiliki gaya hambat 145 N dan gaya angkat 1081 N merupakan sirip yang memiliki desain optimal. Berdasarkan analisa frekuensi natural, sirip dengan ukuran 10T5R, 10T10R, 30T5R, 30T10R, 50T5R, dan 50T10R merupakan sirip yang memiliki nilai struktur yang aman dari terjadinya resonansi getaran.
Kata Kunci : Aerodinamika, Desain sirip,Gaya hambat,Gaya angkat, Frekuensi natural.
Politeknik Negeri Tanah Laut
Title: ANALISIS AERODINAMIKA PADA SIRIP LIPAT ROKET ARTILERI KALIBER 300 MM
Description:
Analisa aerodinamika bagian yang penting dalam proses desain roket.
Pada penelitian ini, analisa dilakukan pada desain sirip roket artileri diameter 300 mm.
Roket tersebut dikembangkan untuk mensubstitusi roket MLRS TNI AD, yang saat ini merupakan produk impor, sehingga geometri tabung peluncur MLRS menjadi batasan desain, dan sirip roket tersebut harus bisa dilipat sebelum peluncuran.
Analisa aerodinamis dilakukan dengan aplikasi RASAero II, kecepatan terbang 2.
0 Mach.
Variasi dimensi sirip yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: panjang tepi depan dan belakang sirip dengan variasi ukuran 10, 30 dan 50 mm, tebal pangkal sirip dengan variasi ukuran 5, 10, dan 15 mm.
Hasil simulasi menunjukkan sirip lipat ukuran 50T5R memiliki gaya hambat 145 N dan gaya angkat 1081 N merupakan sirip yang memiliki desain optimal.
Berdasarkan analisa frekuensi natural, sirip dengan ukuran 10T5R, 10T10R, 30T5R, 30T10R, 50T5R, dan 50T10R merupakan sirip yang memiliki nilai struktur yang aman dari terjadinya resonansi getaran.
Kata Kunci : Aerodinamika, Desain sirip,Gaya hambat,Gaya angkat, Frekuensi natural.
Related Results
Desain Penyerap Getaran Pada Muatan Roket RX 450
Desain Penyerap Getaran Pada Muatan Roket RX 450
Keberhasilan peluncuran sebuah roket ditentukan banyak faktor diantaranya adalah struktur, aerodinamika, statik stabilitas, propulsi dan dan tak kalah pentingnya adalah tentang sis...
DATABASE AERODINAMIKA ROKET BALISTIK 122
DATABASE AERODINAMIKA ROKET BALISTIK 122
Roket adalah wahana terbang yang memiliki sistem propulsi dengan membawa bahan bakar dan oksigen di dalam badan roket tersebut sebagai gaya dorong. Tentunya sebuah roket harus memp...
Efisiensi dan Efektivitas Sirip Berpenampang Trapesium yang Tersusun Atas Dua Bahan
Efisiensi dan Efektivitas Sirip Berpenampang Trapesium yang Tersusun Atas Dua Bahan
Abstrak
Salah satu strategi untuk mengurangi panas pada sistem permesinan melalui penggunaan sirip. Sirip memperluas permukaan bidang yang bersentuhan dengan fluida sehingga dapat...
PEMANFATAN LIMBAH PLASTIK MENJADI ROKET AIR UNTUK ALAT PERAGA MATERI PEMBELAJARAN PADA KOMUNITAS ROKET AIR KOTA BAUBAU
PEMANFATAN LIMBAH PLASTIK MENJADI ROKET AIR UNTUK ALAT PERAGA MATERI PEMBELAJARAN PADA KOMUNITAS ROKET AIR KOTA BAUBAU
Pengabdian ini bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang peduli dengan pemanfatan limbah plastik botol air mineral menjadi roket air dan digunakan sebagai alat peraga dalam proses...
KONTROL KECEPATAN ROKET EDF MENGGUNAKAN METODE PID
KONTROL KECEPATAN ROKET EDF MENGGUNAKAN METODE PID
Roket merupakan kendaraan terbang berbentuk peluru yang dilengkapi dengan konfigurasi sayap dan ekor untuk mendapatkan kontrol terbang yang diinginkan. Roket EDF merupakan roket pe...
EVALUASI KUALITAS WARNA IKAN KLOWN Amphiprion percula Lacepède 1802 TANGKAPAN ALAM DAN HASIL BUDIDAYA
EVALUASI KUALITAS WARNA IKAN KLOWN Amphiprion percula Lacepède 1802 TANGKAPAN ALAM DAN HASIL BUDIDAYA
Kualitas warna ikan klown hasil budidaya lebih rendah dibandingkan tangkapan alam, hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, namun belum ada data ilmiah sebagai dasar untuk melakuk...
Identifikasi sirip ikan hiu yang didapat dari pengumpul di Minahasa Tenggara menggunakan DNA Barcode
Identifikasi sirip ikan hiu yang didapat dari pengumpul di Minahasa Tenggara menggunakan DNA Barcode
Populasi ikan hiu global menunjukkan penurunan yang signifikan karena; penangkapan yang masif dan tak terkontrol, karakter biologi reproduksi yang lambat serta fekunditas yang rend...
4. ANALISIS CFD PERFORMA AERODINAMIKA MODEL SAYAP X PADA PESAWAT TERBANG RADIO CONTROLLED UNTUK AEROMODELLING TARUNA AAU
4. ANALISIS CFD PERFORMA AERODINAMIKA MODEL SAYAP X PADA PESAWAT TERBANG RADIO CONTROLLED UNTUK AEROMODELLING TARUNA AAU
Pesawat terbang radio controlled yang digunakan pada kegiatan aeromodellingTaruna AAU sejatinya adalah sebuah model dari pesawat terbang yang sebenarnya. Prosespembuatannya juga me...

