Javascript must be enabled to continue!
Pelatihan Membuat Lamak, Tamiang dan Tata Rias Mesanggul Bali
View through CrossRef
Mitra dalam pengabdian ini adalah WHDI desa Guwang yaitu kelompok wanita Hindu Dharma Indonesia yang berada di desa Guwang kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar Bali. Tujuan dari program pengabdian ini adalah ingin menyelesaikan permasalahan prioritas yang ditemukan pada WHDI Desa Guwang di Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar yaitu anggota WHDI Desa Guwang belum memiliki keterampilan membuat sarana upakara berupa Lamak dan Tamiang untuk keperluan upacara agama dan adat, serta kebanyakan belum bisa merias wajah, menata dan merias rambut secara mandiri terutama untuk acara kegiatan ke pura atau acara adat lainnya. Program pertama yang dilakukan adalah memberikan pelatihan keterampilan membuat Lamak dan Tamiang kepada kelompok WHDI Desa Guwang, agar anggota dan pengurus WHDI mampu dan terampil membuat Lamak dan Tamiang secara mandiri. Pelatihan ini dilakukan secara terjadwal dan menghadirkan nara sumber/tenaga ahli yang memiliki kompetensi baik dibidang ini. Program kedua dengan memberikan pelatihan tata rias wajah termasuk dalam tata rias rambut (mesanggul Bali) untuk ke pura dan upacara adat di Bali. Metode pelaksanaannya, ceramah, pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Untuk memecahkan persoalan ini melibatkan dosen dari FSRD ISI Denpasar yang memiliki kompetensi di bidang ini. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan anggota WHDI desa Guwang dalam membuat Lamak dan Tamiang sebagai sarana upakara maupun sebagai sarana dekorasi dalam upacara adat dan agama Hindu. Anggota WHDI juga mampu merias wajah dan mesanggul secara mandiri.
Title: Pelatihan Membuat Lamak, Tamiang dan Tata Rias Mesanggul Bali
Description:
Mitra dalam pengabdian ini adalah WHDI desa Guwang yaitu kelompok wanita Hindu Dharma Indonesia yang berada di desa Guwang kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar Bali.
Tujuan dari program pengabdian ini adalah ingin menyelesaikan permasalahan prioritas yang ditemukan pada WHDI Desa Guwang di Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar yaitu anggota WHDI Desa Guwang belum memiliki keterampilan membuat sarana upakara berupa Lamak dan Tamiang untuk keperluan upacara agama dan adat, serta kebanyakan belum bisa merias wajah, menata dan merias rambut secara mandiri terutama untuk acara kegiatan ke pura atau acara adat lainnya.
Program pertama yang dilakukan adalah memberikan pelatihan keterampilan membuat Lamak dan Tamiang kepada kelompok WHDI Desa Guwang, agar anggota dan pengurus WHDI mampu dan terampil membuat Lamak dan Tamiang secara mandiri.
Pelatihan ini dilakukan secara terjadwal dan menghadirkan nara sumber/tenaga ahli yang memiliki kompetensi baik dibidang ini.
Program kedua dengan memberikan pelatihan tata rias wajah termasuk dalam tata rias rambut (mesanggul Bali) untuk ke pura dan upacara adat di Bali.
Metode pelaksanaannya, ceramah, pelatihan, pendampingan dan evaluasi.
Untuk memecahkan persoalan ini melibatkan dosen dari FSRD ISI Denpasar yang memiliki kompetensi di bidang ini.
Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan anggota WHDI desa Guwang dalam membuat Lamak dan Tamiang sebagai sarana upakara maupun sebagai sarana dekorasi dalam upacara adat dan agama Hindu.
Anggota WHDI juga mampu merias wajah dan mesanggul secara mandiri.
Related Results
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN MENGGAMBAR DESAIN RIAS DENGAN HASIL PRAKTEK TATA RIAS PENGANTIN JAWA PRODI S1 PENDIDIKAN TATA RIAS DI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN MENGGAMBAR DESAIN RIAS DENGAN HASIL PRAKTEK TATA RIAS PENGANTIN JAWA PRODI S1 PENDIDIKAN TATA RIAS DI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
Program Studi Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Surabaya menawarkan berbagai mata kuliah yangmencakup berbagai jenis teknik tata rias. Untuk mendapatkan hasil riasan yang sem...
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN TATA RIAS PENGANTIN PUTRI JENGGOLO PADA MASYARAKAT SIDOARJO
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN TATA RIAS PENGANTIN PUTRI JENGGOLO PADA MASYARAKAT SIDOARJO
Tata rias pengantin Putri Jenggolo merupakan tata rias pengantin tradisional khas Sidoarjo. Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa perias di Sidoarjo didapatkan hasil bahwa mi...
Video Tutorial Tata Rias Pegantin Lintau Buo Tanah Datar Sumatera Barat
Video Tutorial Tata Rias Pegantin Lintau Buo Tanah Datar Sumatera Barat
HANIFI ZIL AFI NASRIL, Video Tutorial Tata Rias Pengantin Lintau Buo Tanah Datar Sumatera Barat, Tugas Akhir : Jakarta Program Studi Diploma 3 Tata Rias, Jurusan Tata Rias, Fakulta...
PERSEPSI PENATA RIAS TERHADAP PENGGUNAAN TEKNIK AIRBRUSH DALAM TATA RIAS WAJAH PENGANTIN
PERSEPSI PENATA RIAS TERHADAP PENGGUNAAN TEKNIK AIRBRUSH DALAM TATA RIAS WAJAH PENGANTIN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi penata rias terhadap penggunaan teknik airbrush dalam tata rias wajah pengantin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pe...
PENGEMBANGAN VIDEO TUTORIAL DALAM MATERI RIAS FANTASI DI PROGRAM STUDI TATA RIAS
PENGEMBANGAN VIDEO TUTORIAL DALAM MATERI RIAS FANTASI DI PROGRAM STUDI TATA RIAS
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan media video tutorial dalam materi rias fantasi di program studi tata rias. Video ini diharapkan menjadi media alternatif...
IDENTIFIKASI TATA RIAS TARI REJANG PANDE SUCI WEDANA, DESA TIHINGAN, BANJARANGKAN, KLUNGKUNG
IDENTIFIKASI TATA RIAS TARI REJANG PANDE SUCI WEDANA, DESA TIHINGAN, BANJARANGKAN, KLUNGKUNG
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tata rias wajah, tata rias rambut, busana, dan aksesoris yang digunakan dalam Tari Rejang Pande Suci Wedana di Desa Tihingan, Kabupat...
Persepsi Alumni Program Studi Pendidikan Tata Rias Terhadap Kesesuaian Kurikulum Tata Rias Dengan Kompetensi Modifikasi Rias Pengantin Yogya Putri
Persepsi Alumni Program Studi Pendidikan Tata Rias Terhadap Kesesuaian Kurikulum Tata Rias Dengan Kompetensi Modifikasi Rias Pengantin Yogya Putri
Kurikulum merupakan satu hal penting dalam dunia pendidikan, dimana kurikulum menjadi seperangkat alat dan pedoman di dalam penyelenggaraan kegiatan pembelajaran. Penyusunan kuriku...
PERKEMBANGAN STANDARDISASI TATA RIAS PENGANTIN SOLO BASAHAN
PERKEMBANGAN STANDARDISASI TATA RIAS PENGANTIN SOLO BASAHAN
ABSTRACT
Anggun Trisna Shinta Karnelis (Development of Standardization Bridal Makeup basahan Solo). A qualitative study in Surakarta, Central Java (2012). Thesis: Makeup Studies P...

