Javascript must be enabled to continue!
Kaji ekonomi biaya operasional pembangkit uap berbahan bakar minyak bakar dan batubara
View through CrossRef
Sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional yaitu pengurangan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dan peningkatan penggunaan batubara. Dalam rangka menunjang kebijakan tersebut maka perlu dilakukan penelitian unjuk kerja dan kajian ekonomi bila PLTU unit 1 Semarang berkapasitas 50 MW yang dirancang beroperasi dengan bahan bakar minyak jenis minyak bakar dikonversi menjadi PLTU berbahan bakar batubara. Penelitian ini dilakukan dengan studi literatur, pengumpulan data lapangan. Hasil perhitungan dan pembahasan menyimpulkan bahwa adanya potensi penghematan bila dilaksanakan konversi bahan bakar dari minyak ke batubara adalah Rp 367.897.391.955,00/tahun, Akan tetapi, penggantian bahan bakar minyak bakar ke batubara membutuhkan biaya investasi untuk penggantian boiler yang ada (existing) dengan boiler berbahan bakar batubara dan biaya penambahan peralatan penanganan batubara dan abu (coal and ash handling system), civil work (cerobong/stack). Secara perhitungan investasi menunjukkan kelayakan secara ekonomi penggantian bahan bakar minyak ke batubara dengan Break Event Point (BEP) terjadi pada tahun ke 5, Benefit Cost Ratio (BCR) — 2,34 dan Internal Rate of Return (IRR) pada tahun ke 28 sebesar 3844.Kata kunci : minyak, batubara, boiler.
Title: Kaji ekonomi biaya operasional pembangkit uap berbahan bakar minyak bakar dan batubara
Description:
Sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional yaitu pengurangan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dan peningkatan penggunaan batubara.
Dalam rangka menunjang kebijakan tersebut maka perlu dilakukan penelitian unjuk kerja dan kajian ekonomi bila PLTU unit 1 Semarang berkapasitas 50 MW yang dirancang beroperasi dengan bahan bakar minyak jenis minyak bakar dikonversi menjadi PLTU berbahan bakar batubara.
Penelitian ini dilakukan dengan studi literatur, pengumpulan data lapangan.
Hasil perhitungan dan pembahasan menyimpulkan bahwa adanya potensi penghematan bila dilaksanakan konversi bahan bakar dari minyak ke batubara adalah Rp 367.
897.
391.
955,00/tahun, Akan tetapi, penggantian bahan bakar minyak bakar ke batubara membutuhkan biaya investasi untuk penggantian boiler yang ada (existing) dengan boiler berbahan bakar batubara dan biaya penambahan peralatan penanganan batubara dan abu (coal and ash handling system), civil work (cerobong/stack).
Secara perhitungan investasi menunjukkan kelayakan secara ekonomi penggantian bahan bakar minyak ke batubara dengan Break Event Point (BEP) terjadi pada tahun ke 5, Benefit Cost Ratio (BCR) — 2,34 dan Internal Rate of Return (IRR) pada tahun ke 28 sebesar 3844.
Kata kunci : minyak, batubara, boiler.
Related Results
ASSOCIATION OF THE SERUM LEVELS OF C-REACTIVE PROTEIN WITH ITS GENE POLYMORPHISMS AND ACUTE CORONARY SYNDROME
ASSOCIATION OF THE SERUM LEVELS OF C-REACTIVE PROTEIN WITH ITS GENE POLYMORPHISMS AND ACUTE CORONARY SYNDROME
Objectives
To investigate the association of the serum levels of CRP with its gene polymorphisms and the risk of ACS in Chinese Han population in Sunan region.
...
STUDI KARAKTERISTIK PEMBENTUKAN UAP DALAM PEMBANGKIT UAP HELIKAL PADA REAKTOR MODULAR DAYA KECIL
STUDI KARAKTERISTIK PEMBENTUKAN UAP DALAM PEMBANGKIT UAP HELIKAL PADA REAKTOR MODULAR DAYA KECIL
Reaktor modular daya kecil (SMR) sangat cocok untuk dibangun Indonesia, terutama pada lokasi-lokasi dengan kapasitas jaringan listrik yang rendah sehingga investigasi lebih jauh t...
Studi Eksplorasi Motor Bakar Berbahan Bakar Ganda dalam Upaya Mendukung Pengembangan Motor Bakar Berbahan Bakar Gas Alam
Studi Eksplorasi Motor Bakar Berbahan Bakar Ganda dalam Upaya Mendukung Pengembangan Motor Bakar Berbahan Bakar Gas Alam
ABSTRAK Penelitian mengenai eksplorasi motor bakar berbahan bakar ganda dalam upaya mendukung pengembangan motor bakar berbahan bakar gas alam telah dilaksanakan di MIDC Bandung. P...
Penerapan Mesin Pemipil Jagung Berbahan Bakar Gas
Penerapan Mesin Pemipil Jagung Berbahan Bakar Gas
Abtsrak. Tujuan diseminasi teknologi ini adalah kelompok petani jagung Tala dan Ballo Pattallasang, Takalar agar memiliki: (1) pengetahuan tentang pengembangan mesin pemipil jagung...
Life cycle assessment proses pengadaan bahan baku batubara pembangkit listrik tenaga uap Tidore
Life cycle assessment proses pengadaan bahan baku batubara pembangkit listrik tenaga uap Tidore
Penggunaan batubara dalam negeri didominasi oleh sektor pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Kegiatan pendistribusian batubara menuju PLTU merupakan salah satu kegiatan yang membe...
THE ASSOCIATION OF MCP-1 -2518 G/A POLYMORPHISM, ITS SERUM LEVELS WITH UNSTABLE ANGINA PECTORIS
THE ASSOCIATION OF MCP-1 -2518 G/A POLYMORPHISM, ITS SERUM LEVELS WITH UNSTABLE ANGINA PECTORIS
Objectives
To investigate the effects of monocyte chemoattractant protein-1 (MCP-1) -2518 G/A genetic polymorphism on its serum levels and unstable angina pectori...
Perbaikan Keandalan PLTU Tembilahan dengan Penambahan Kapasitas Pembangkit
Perbaikan Keandalan PLTU Tembilahan dengan Penambahan Kapasitas Pembangkit
Untuk memastikan keandalan sistem pembangkit yang baik, adanya unit pembangkit yang beroperasi atau cadangan daya yang memadai di sistem pembangkit sangatlah penting. Ketersediaan ...
PENGGUNAAN MINYAK JAGUNG SEBAGAI BAHAN BAKU BIODIESEL
PENGGUNAAN MINYAK JAGUNG SEBAGAI BAHAN BAKU BIODIESEL
Bahan bakar minyak (BBM) merupakan permintaan energi global terbesar yang konsumsinya diperkirakan oleh Energy Information Administration (bagian dari Departemen Energi AS) meningk...

