Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Evaluasi Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Framework Cobit 2019 Pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Kepulauan Riau

View through CrossRef
Teknologi informasi yang berkembang pesat saat ini sangat mempengaruhi kondisi bisnis perusahaan sehingga dibutuhkan tata kelola teknologi informasi. COBIT 2019 merupakan kerangka kerja tata kelola teknologi informasi yang memiliki standarisasi untuk melakukan penerapan tata kelola teknologi informasi. Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Kepulauan Riau merupakan perusahaan pemerintahan yang bergerak di bidang pelayanan hukum dan HAM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kapabilitas proses TI saat ini (as-is) dan tingkat kapabilitas proses TI yang diharapkan (to-be) serta memberikan rekomendasi dan saran pada tata kelola TI yang lebih baik bagi Kanwil Kemenkumham Provinsi Kepri. Penelitian ini dilakukan menggunakan standar framework COBIT 2019. Dari objektif proses yang ada, didapatkan 8 objektif yang sesuai dengan penelitian, yaitu APO04 – Managed Innovation, APO07 – Managed Human Resources, APO13 – Managed Security, BAI02 – Managed Requirements Definitions, BAI03 – Managed Solutions Identification and Build, DSS03 – Managed Problems, DSS05 – Managed Security Services, MEA01 – Managed Performance and Conformance Monitoring, EDM01 – Ensured Governance Framework Setting and Maintenance. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pada objektif proses APO04 dan EDM01 berada pada tingkat kemampuan level 4 (as-is) dengan nilai kemampuan APO04 dan EDM01 sebesar 100%, untuk DSS03 dan MEA01 berada pada tingkat kemampuan level 5 (as-is) dengan nilai kemampuan DSS03 dan MEA01 sebesar 100%, untuk APO07 dan APO13 berada pada tingkat kemampuan level 2 (as-is), dan untuk domain BAI03 dan DSS05 berada pada tingkat kemampuan level 1 (as-is).
Title: Evaluasi Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Framework Cobit 2019 Pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Kepulauan Riau
Description:
Teknologi informasi yang berkembang pesat saat ini sangat mempengaruhi kondisi bisnis perusahaan sehingga dibutuhkan tata kelola teknologi informasi.
COBIT 2019 merupakan kerangka kerja tata kelola teknologi informasi yang memiliki standarisasi untuk melakukan penerapan tata kelola teknologi informasi.
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Kepulauan Riau merupakan perusahaan pemerintahan yang bergerak di bidang pelayanan hukum dan HAM.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kapabilitas proses TI saat ini (as-is) dan tingkat kapabilitas proses TI yang diharapkan (to-be) serta memberikan rekomendasi dan saran pada tata kelola TI yang lebih baik bagi Kanwil Kemenkumham Provinsi Kepri.
Penelitian ini dilakukan menggunakan standar framework COBIT 2019.
Dari objektif proses yang ada, didapatkan 8 objektif yang sesuai dengan penelitian, yaitu APO04 – Managed Innovation, APO07 – Managed Human Resources, APO13 – Managed Security, BAI02 – Managed Requirements Definitions, BAI03 – Managed Solutions Identification and Build, DSS03 – Managed Problems, DSS05 – Managed Security Services, MEA01 – Managed Performance and Conformance Monitoring, EDM01 – Ensured Governance Framework Setting and Maintenance.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan pada objektif proses APO04 dan EDM01 berada pada tingkat kemampuan level 4 (as-is) dengan nilai kemampuan APO04 dan EDM01 sebesar 100%, untuk DSS03 dan MEA01 berada pada tingkat kemampuan level 5 (as-is) dengan nilai kemampuan DSS03 dan MEA01 sebesar 100%, untuk APO07 dan APO13 berada pada tingkat kemampuan level 2 (as-is), dan untuk domain BAI03 dan DSS05 berada pada tingkat kemampuan level 1 (as-is).

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANISHA-HTN
ANISHA-HTN
NAMA:ANISHANIM :10200120233KELAS :HTN-FMATA KULIAH:HUKUM TATA NEGARAHUKUM TATA NEGARAA.Pengertian Hukum tata Negara pada dasarnya adalah hukum yang mengatur organisasi kek...
tugas resume hukum tata negara
tugas resume hukum tata negara
Hukum tata Negara dapar diartikan dalam arti sempit maupun dalam arti luas. Secara arti sempit hukum tata negara dapat diartikan hukum yang mengatur organisasi negra sedangkan dala...
tugas hukum tata negara
tugas hukum tata negara
Tujuan Hukum Tata Negara yang di simpulkan beberapa definisi di atas,bahwa hukum HTN mengkaji beberapa aspek krusial,yakni Negara/ organ Negara,hubungan antara organ/lembaga Negara...
Urgensi Pengaturan Artificial Intelligence (AI) Dalam Bidang Hukum Hak Cipta Di Indonesia
Urgensi Pengaturan Artificial Intelligence (AI) Dalam Bidang Hukum Hak Cipta Di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta memahami urgensi pengaturan AI dalam UU Hak Cipta di Indonesia serta potensi AI sebagai subjek hukum dalam sistem hukum di Indonesia...
Negara Hukum Dan Demokrasi Pancasila Dalam Jaminan Hak Asasi Manusia (HAM)
Negara Hukum Dan Demokrasi Pancasila Dalam Jaminan Hak Asasi Manusia (HAM)
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana negara hukum  dan bagaimana kaitannya dengan Hak Asasi Manusia (HAM) Hak Asasi Manusia  adalah hak dasar yang lahir dari manu...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

Back to Top