Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MENGGALI KONSEP ESTETIKA (MAGELLO DAN CANTI’PA) DALAM PERTUNJUKAN MUSIK TARI PAKARENA

View through CrossRef
Menurut Soedjadi (2000:14) konsep adalah ide abstrak yang dapat digunakan untuk mengadakan klasifikasi atau penggolongan yang pada umumnya dinyatakan dengan suatu istilah atau rangkaian kata (lambang bahasa). Magello dan canti’pa adalah sebuah ucapan yang dilontarkan penonton yang mengandung konsep emik yang ada dibalik sebuah fenomena budaya dan muncul pernyataan orang-orang si pemilik budaya tersebut. Magello merupkan hasil ansambel musik dalam suatu pertunjukan yang mengandung pesan baik. Sedangkan Canti’pa merupakan suatu estetika yang terpancar dari fisik penari dalam sebuah tarian dengan gerakan anggun, lemah lembut dan bertempo lambat. Maka masalah dalam penelitian ini adalah fenomena budaya (Magello dan Canti’pa) dalam sebuah pertunjukan musik tari pakarena. Musik tari pakarena adalah ansambel musik tardisional sulawesi selatan yang diiringi oleh beberapa instrument terdisional yang disebut gondrong rinci. Gondrong rinci merupakan alat musik tradisional yang terdiri dari gendang, pui-pui, kecapi, seruling, dan katt-katto. Musik pengiring tari kipas pakarena ini dimainkan oleh 5-7 orang, pada setiap repertuar dengan tabuan yang berbeda-beda, bertempo cepat, namun tetap menghasilkan suara yang padu. Tujuan dalam penelitian ini adalah memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat tentang konsep magello dan canti’pa agar bisa digunakan dalam melihat suatu pertunjukan berupa tari maupun musik tradisional Makassar. Hasil dari penelitian ini yaitu konsep ini bisa dipakai masyarakat dan peneliti selanjutnya dalam mengkaji suatu musik tari pakarena. Berdasarkan penjelasan di atas maka ada beberapa kesimpulan dalam penelitian ini yaitu 1.Mendeskripsikan fenomena budaya (Magello dan Canti’pa) dalam sebuah pertunjukan musik tari pakarena 2.Mendefinisikan istilah emik yang muncul dalam fenomena budaya (Magello dan Canti’pa) dalam pertunjukan musik tari pakarena 3.Menentukan daya prediksi. Kata kunci : (Estetika, Magello, dan Canti’pa,).
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Title: MENGGALI KONSEP ESTETIKA (MAGELLO DAN CANTI’PA) DALAM PERTUNJUKAN MUSIK TARI PAKARENA
Description:
Menurut Soedjadi (2000:14) konsep adalah ide abstrak yang dapat digunakan untuk mengadakan klasifikasi atau penggolongan yang pada umumnya dinyatakan dengan suatu istilah atau rangkaian kata (lambang bahasa).
Magello dan canti’pa adalah sebuah ucapan yang dilontarkan penonton yang mengandung konsep emik yang ada dibalik sebuah fenomena budaya dan muncul pernyataan orang-orang si pemilik budaya tersebut.
Magello merupkan hasil ansambel musik dalam suatu pertunjukan yang mengandung pesan baik.
Sedangkan Canti’pa merupakan suatu estetika yang terpancar dari fisik penari dalam sebuah tarian dengan gerakan anggun, lemah lembut dan bertempo lambat.
Maka masalah dalam penelitian ini adalah fenomena budaya (Magello dan Canti’pa) dalam sebuah pertunjukan musik tari pakarena.
Musik tari pakarena adalah ansambel musik tardisional sulawesi selatan yang diiringi oleh beberapa instrument terdisional yang disebut gondrong rinci.
Gondrong rinci merupakan alat musik tradisional yang terdiri dari gendang, pui-pui, kecapi, seruling, dan katt-katto.
Musik pengiring tari kipas pakarena ini dimainkan oleh 5-7 orang, pada setiap repertuar dengan tabuan yang berbeda-beda, bertempo cepat, namun tetap menghasilkan suara yang padu.
Tujuan dalam penelitian ini adalah memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat tentang konsep magello dan canti’pa agar bisa digunakan dalam melihat suatu pertunjukan berupa tari maupun musik tradisional Makassar.
Hasil dari penelitian ini yaitu konsep ini bisa dipakai masyarakat dan peneliti selanjutnya dalam mengkaji suatu musik tari pakarena.
Berdasarkan penjelasan di atas maka ada beberapa kesimpulan dalam penelitian ini yaitu 1.
Mendeskripsikan fenomena budaya (Magello dan Canti’pa) dalam sebuah pertunjukan musik tari pakarena 2.
Mendefinisikan istilah emik yang muncul dalam fenomena budaya (Magello dan Canti’pa) dalam pertunjukan musik tari pakarena 3.
Menentukan daya prediksi.
Kata kunci : (Estetika, Magello, dan Canti’pa,).

Related Results

Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
MUSIK GEREJA DAN HYMNE A.Musik GerejaMusik gereja adalah penggunaan musik yang berkembang dan digunakan di gereja musik sangat penting dalam ibadah gereja, karena sebagian besar ke...
KONSEP GARAPAN TARI TURAK DEWA MUSIRAWAS
KONSEP GARAPAN TARI TURAK DEWA MUSIRAWAS
Terbentuknya sebuah karya tari tidak terlepas pada konsep-konsep yang melatarbelakanginya. Konsep garapan tari tidak serta merta hadir dan dapat terwujud dengan mudah. Ada banyak p...
Musik – Die schönste Nebensache
Musik – Die schönste Nebensache
Jugend und Musik ist ein Thema, dem sich die Medienpädagogik immer wieder von Neuem zuwenden muss. Die zentrale Position, die Musik im Fühlen, aber auch im Denken und Handeln der M...
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
Tari Bedhaya Medang Kamulan merupakan tari bedhaya peringatan kemenangan Mpu Sindok. Penelitian ini mengungkap masalah yang berkaitan dengan tari Bedhaya Medang Kamulan karya Wahyu...
Music Theraphy
Music Theraphy
Berbagai permasalahan dalam pelaksanaan layanan konseling dialami konselor sekolah. Konselor belum mampu menerapkan konseling yang memiliki dampak yang signifikan bagi perubahan ti...
REKONSTRUKSI TARI BEDHAYA SUKOHARJO OLEH M. TH. SRI MULYANI
REKONSTRUKSI TARI BEDHAYA SUKOHARJO OLEH M. TH. SRI MULYANI
Artikel ini dimaksudkan untuk menjelaskan bahwa Rekonstruksi tari Bedhaya Sukoharjo oleh M.Th. Sri Mulyani yang fungsinya sebagai penyambutan tamu resmi, telah mengalami rekonstruk...
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
Proses Inovasi Gerak Tari Jaipongan yang terjadi dikalangan generasi muda lebih digemari dari pada bentuk tari Jaipongan bentuk ketuk tilu. Hal menjadi permasalahan penting bagi pa...
KONSEP GARAP TARI SAMBUT KAPO ILIM
KONSEP GARAP TARI SAMBUT KAPO ILIM
Abstrak: Karya tari yang berjudul “ Tari Sambut Kapo Ilim” merupakan karya yang terinsprirasi dari Tari Setabik yang berasal dari Musi Banyuasin. Terbentuknya sebuah karya tari ini...

Back to Top