Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Urgensi Penerapan Prinsip Halal dan Thayyib dalam Kegiatan Konsumsi

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi penerapan prinsip halal dan thayyib dalam konsumsi. Prinsip halal memastikan bahwa makanan dan produk yang dikonsumsi memenuhi standar syariat Islam, sementara prinsip thayyib menekankan aspek kualitas, kebersihan, kesehatan, dan etika. Dalam konteks modern, di mana masyarakat dihadapkan pada berbagai pilihan produk yang diproses secara industri, penerapan prinsip-prinsip ini menjadi semakin penting untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar konsumen memahami pentingnya prinsip halal, kesadaran akan prinsip thayyib masih kurang. Banyak konsumen yang menganggap produk bersertifikat halal sudah cukup, tanpa mempertimbangkan aspek kualitas dan kebersihan yang lebih mendalam. Pelaku usaha makanan menghadapi tantangan dalam memenuhi standar thayyib, terutama terkait biaya tambahan untuk memastikan kebersihan dan kualitas produk. Lembaga sertifikasi halal juga menghadapi kendala dalam pengawasan dan penegakan standar yang ketat. Penelitian ini menekankan urgensi edukasi dan sosialisasi yang lebih intensif mengenai prinsip thayyib di samping prinsip halal. Disarankan adanya kolaborasi antara pemerintah, lembaga sertifikasi halal, dan komunitas untuk meningkatkan kesadaran dan penerapan kedua prinsip ini. Penerapan yang efektif dari prinsip halal dan thayyib tidak hanya akan memastikan kepatuhan terhadap syariat Islam tetapi juga akan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Title: Urgensi Penerapan Prinsip Halal dan Thayyib dalam Kegiatan Konsumsi
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi penerapan prinsip halal dan thayyib dalam konsumsi.
Prinsip halal memastikan bahwa makanan dan produk yang dikonsumsi memenuhi standar syariat Islam, sementara prinsip thayyib menekankan aspek kualitas, kebersihan, kesehatan, dan etika.
Dalam konteks modern, di mana masyarakat dihadapkan pada berbagai pilihan produk yang diproses secara industri, penerapan prinsip-prinsip ini menjadi semakin penting untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan konsumen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar konsumen memahami pentingnya prinsip halal, kesadaran akan prinsip thayyib masih kurang.
Banyak konsumen yang menganggap produk bersertifikat halal sudah cukup, tanpa mempertimbangkan aspek kualitas dan kebersihan yang lebih mendalam.
Pelaku usaha makanan menghadapi tantangan dalam memenuhi standar thayyib, terutama terkait biaya tambahan untuk memastikan kebersihan dan kualitas produk.
Lembaga sertifikasi halal juga menghadapi kendala dalam pengawasan dan penegakan standar yang ketat.
Penelitian ini menekankan urgensi edukasi dan sosialisasi yang lebih intensif mengenai prinsip thayyib di samping prinsip halal.
Disarankan adanya kolaborasi antara pemerintah, lembaga sertifikasi halal, dan komunitas untuk meningkatkan kesadaran dan penerapan kedua prinsip ini.
Penerapan yang efektif dari prinsip halal dan thayyib tidak hanya akan memastikan kepatuhan terhadap syariat Islam tetapi juga akan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Related Results

Analisis Dampak Kesadaran Halal dan Label Halal terhadap Niat Beli Mie Instan Korea Pada Remaja di Sumenep Melalui Sikap
Analisis Dampak Kesadaran Halal dan Label Halal terhadap Niat Beli Mie Instan Korea Pada Remaja di Sumenep Melalui Sikap
ABSTRAK Tujuan dilangsungkannya sebuah penelitian ini ialah untuk mengkaji pengaruh kesadaran halal dan label halal terhadap niat beli mie instan Korea pada remaja di Sumenep melal...
The Role of Halal Center in Increasing Sustainable Economy in the Halal Industry Sector
The Role of Halal Center in Increasing Sustainable Economy in the Halal Industry Sector
The role of the Indonesian Ulama Council (MUI) in halal labeling is still considered ineffective. So, the government enacted Law Number 3 of 2014 concerning Halal Product Guarantee...
PERAN MASYARAKAT DALAM PENYELENGGARAAN JAMINAN PRODUK HALAL DI INDONESIA
PERAN MASYARAKAT DALAM PENYELENGGARAAN JAMINAN PRODUK HALAL DI INDONESIA
<p>Negara menerbitkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Pasal 4 Undang-Undang Jaminan Produk Halal (UUJPH) jo Pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor...
Pengaruh Sertifikasi Halal UMKM terhadap Pariwisata Halal di Kawasan Masjid Raya Al Jabbar Kota Bandung
Pengaruh Sertifikasi Halal UMKM terhadap Pariwisata Halal di Kawasan Masjid Raya Al Jabbar Kota Bandung
Abstract. This research aims to analyze the effect of MSME halal certification on halal tourism in the Al Jabar Mosque area in Bandung City, where many MSMEs in the Al Jabbar Grand...
Prinsip-prinsip Penggembalaan Yesus dalam Injil Matius
Prinsip-prinsip Penggembalaan Yesus dalam Injil Matius
Tujuan artikel ini adalah agar setiap gembala mengetahui tentang prinsip-prinsip penggembalaan Yesus dalam Injil Matius yang dapat diterapkan dalam pelayanan penggembalaan masa kin...
Consumers and Halal cosmetic products: knowledge, religiosity, attitude and intention
Consumers and Halal cosmetic products: knowledge, religiosity, attitude and intention
Purpose – The purpose of this paper is to add to the body of knowledge about attitude and intention to choose a Halal product. Despite the importance of the Hal...

Back to Top