Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Length of Stay di Instalasi Gawat Darurat

View through CrossRef
Latar Belakang: Emergency Department Length of Stay, bisa berarti interval waktu antara kedatangan pasien ke UGD dengan waktu pasien secara fisik meninggalkan UGD. LOS di Emergency Department, ditandai dengan waktu yang tidak tepat lama sebelum keberangkatan akhir untuk  tempat tidur di rumah sakit, rumah, atau fasilitas lain diyakini mempengaruhi hasil klinis. Lamanya LOS tentu akan memicu risiko terjadinya hal yang tidak diinginkan, mempengaruhi tingkat keselamatan menurunkan mutu pelayanan rumah sakit dan kepuasan pasien. Tujuan: Tujuan dari studi ini guna mengetahui Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Length of Stay di Instalasi Gawat Darurat RSUD Akhmad Berahim Kabupaten Tana Tidung. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif berjenis deskriptif analitik. Sampel pada penelitian ini berjumlah 85responden menggunakan metode purposive sampling dengan pendekatan cross sectional. Menggunakan lembar observasi Length of Stay. Hasil: Analisa data bivariat memakai uji chi square pada faktor Waktu Pemeriksaan Diagnostik adalah p 0.003 kurang 0.05 yang berarti ada hubungan antara  Waktu Pemeriksaan Diagnostik dengan Length of Stay di Instalasi Gawat Darurat RSUD Akhmad  Berahim Tana Tidung. Sedangkan faktor Waktu Triase p 1.000 lebih 0.05, faktor Waktu Konsultasi p 0.057 lebih  0.05, faktor Cara Kedatangan p 0.743 lebih 0.05 dan faktor Jenis Kasus p 0.388 lebih 0.05 keempatnya tidak ada hubungan dengan Length of Stay di Instalasi Gawat Darurat RSUD Akhmad Berahim Tana Tidung. Kesimpulan: Adanya Hubungan Waktu Pemeriksaan Diagnostik dengan Length of Stay di Instalasi Gawat Darurat RSUD Akhmad Berahim Tana Tidung. Tidak adanya hubungan antara Waktu Triase, Waktu Konsultasi, Cara Kedatangan, dan Jenis kasus dengan Length of Stay di Instalasi Gawat Darurat RSUD Akhmad Berahim Tana Tidung.
Title: Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Length of Stay di Instalasi Gawat Darurat
Description:
Latar Belakang: Emergency Department Length of Stay, bisa berarti interval waktu antara kedatangan pasien ke UGD dengan waktu pasien secara fisik meninggalkan UGD.
LOS di Emergency Department, ditandai dengan waktu yang tidak tepat lama sebelum keberangkatan akhir untuk  tempat tidur di rumah sakit, rumah, atau fasilitas lain diyakini mempengaruhi hasil klinis.
Lamanya LOS tentu akan memicu risiko terjadinya hal yang tidak diinginkan, mempengaruhi tingkat keselamatan menurunkan mutu pelayanan rumah sakit dan kepuasan pasien.
Tujuan: Tujuan dari studi ini guna mengetahui Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Length of Stay di Instalasi Gawat Darurat RSUD Akhmad Berahim Kabupaten Tana Tidung.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif berjenis deskriptif analitik.
Sampel pada penelitian ini berjumlah 85responden menggunakan metode purposive sampling dengan pendekatan cross sectional.
Menggunakan lembar observasi Length of Stay.
Hasil: Analisa data bivariat memakai uji chi square pada faktor Waktu Pemeriksaan Diagnostik adalah p 0.
003 kurang 0.
05 yang berarti ada hubungan antara  Waktu Pemeriksaan Diagnostik dengan Length of Stay di Instalasi Gawat Darurat RSUD Akhmad  Berahim Tana Tidung.
Sedangkan faktor Waktu Triase p 1.
000 lebih 0.
05, faktor Waktu Konsultasi p 0.
057 lebih  0.
05, faktor Cara Kedatangan p 0.
743 lebih 0.
05 dan faktor Jenis Kasus p 0.
388 lebih 0.
05 keempatnya tidak ada hubungan dengan Length of Stay di Instalasi Gawat Darurat RSUD Akhmad Berahim Tana Tidung.
Kesimpulan: Adanya Hubungan Waktu Pemeriksaan Diagnostik dengan Length of Stay di Instalasi Gawat Darurat RSUD Akhmad Berahim Tana Tidung.
Tidak adanya hubungan antara Waktu Triase, Waktu Konsultasi, Cara Kedatangan, dan Jenis kasus dengan Length of Stay di Instalasi Gawat Darurat RSUD Akhmad Berahim Tana Tidung.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT TERHADAP PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT
TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT TERHADAP PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT
<p>Rumah Sakit mcmiliki kewajiban untuk memberikan pertolongan (emergency)tanpa mengharuskan pembayaran uang muka terlebih dahulu, hal ini tertuang dalam Pasal 32 ayat (1) da...
Gambaran Pengetahuan Perawat Terhadap Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) di Puskesmas Pekanbaru
Gambaran Pengetahuan Perawat Terhadap Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) di Puskesmas Pekanbaru
Sistem penanggulangan gawat darurat terpadu (SPGDT) merupakan sebuah sistem untuk menanggulangi pasien dalam keadaaan kondisi gawat darurat yang terdiri dari beberapa unsur seperti...
Studi Literatur “Menjawab Tantangan Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis”
Studi Literatur “Menjawab Tantangan Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis”
Pendahuluan: Keperawatan gawat darurat di rumah sakit merupakan salah satu aspek penting dalam sistem pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk memberikan perawatan segera kepada pa...
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN KEPUASAN KELUARGA PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD DR. SOEDIRAN MANGUN SUMARSO
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN KEPUASAN KELUARGA PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD DR. SOEDIRAN MANGUN SUMARSO
Pelayanan keperawatan gawat darurat meliputi pelayanan keperawatan yang ditujukan kepada pasien gawat darurat yaitu pasien dalam keadaan gawat dan mengancam nyawa. Perawat yang ber...
Hubungan Stres Kerja dengan Karakteristik Perawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD)
Hubungan Stres Kerja dengan Karakteristik Perawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD)
Abstract. Nurse work stress is a human resource management issue in hospitals that is caused by a combination of stress at work, individual characteristics, and stressors outside t...
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN WAKTU TANGGAP PERAWAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD. M.W. MARAMIS MINAHASA UTARA
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN WAKTU TANGGAP PERAWAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD. M.W. MARAMIS MINAHASA UTARA
Latar Belakang.Waktu tanggap perawat merupakan kecepatan dalam penanganan pasien, dihitung sejak pasien datang sampai dilakukan penanganan, waktu tanggap perawat yang baik bagi pas...

Back to Top