Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Memahami Pengalaman Hidup Penyintas Percobaan Bunuh Diri: Narrative Review

View through CrossRef
Abstract. Suicide is a growing global mental health issue, particularly in Asia and Indonesia, with significant impacts on suicide attempt survivors. This study aims to explore the lived experiences of survivors post-attempt through a narrative review, identifying recovery challenges and protective factors. The research method involved a systematic review of 11 qualitative studies (2015–2025) selected from online databases, focusing on phenomenological approaches and direct survivor accounts. Findings revealed that survivors face social and internalized stigma, isolation, and difficulties expressing suicidal thoughts. Psychological factors such as perceived burdensomeness and profound loneliness were key triggers, while social support, spirituality, and meaning-making acted as protective factors. Cultural influences and low self-compassion were also identified as barriers to recovery. The study concludes that holistic interventions grounded in survivors' lived experiences are essential, including public education to reduce stigma and enhanced psychosocial support. This research provides a foundation for developing more effective prevention policies and programs. Abstrak. Bunuh diri merupakan masalah kesehatan mental global yang semakin meningkat, termasuk di Asia dan Indonesia, dengan dampak signifikan pada penyintas percobaan bunuh diri. Studi ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman hidup penyintas pasca-percobaan bunuh diri melalui narrative review untuk memahami tantangan pemulihan dan faktor protektif. Metode penelitian melibatkan tinjauan sistematis terhadap 11 artikel kualitatif terpilih dari database online (2015–2025), dengan kriteria inklusi studi langsung pada penyintas dan pendekatan fenomenologis. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penyintas menghadapi stigma sosial dan internal, isolasi, serta kesulitan mengungkapkan pikiran bunuh diri. Faktor psikologis seperti rasa menjadi beban dan kesepian mendalam menjadi pemicu, sementara dukungan sosial, spiritualitas, dan meaning-making berperan sebagai faktor protektif. Analisis juga menunjukkan pengaruh budaya dan rendahnya self-compassion dalam menghambat pemulihan. Kesimpulannya, intervensi holistik berbasis pengalaman hidup penyintas diperlukan, termasuk edukasi masyarakat untuk mengurangi stigma dan peningkatan dukungan psikososial. Studi ini memberikan dasar untuk pengembangan kebijakan dan program pencegahan yang lebih efektif.
Title: Memahami Pengalaman Hidup Penyintas Percobaan Bunuh Diri: Narrative Review
Description:
Abstract.
Suicide is a growing global mental health issue, particularly in Asia and Indonesia, with significant impacts on suicide attempt survivors.
This study aims to explore the lived experiences of survivors post-attempt through a narrative review, identifying recovery challenges and protective factors.
The research method involved a systematic review of 11 qualitative studies (2015–2025) selected from online databases, focusing on phenomenological approaches and direct survivor accounts.
Findings revealed that survivors face social and internalized stigma, isolation, and difficulties expressing suicidal thoughts.
Psychological factors such as perceived burdensomeness and profound loneliness were key triggers, while social support, spirituality, and meaning-making acted as protective factors.
Cultural influences and low self-compassion were also identified as barriers to recovery.
The study concludes that holistic interventions grounded in survivors' lived experiences are essential, including public education to reduce stigma and enhanced psychosocial support.
This research provides a foundation for developing more effective prevention policies and programs.
Abstrak.
Bunuh diri merupakan masalah kesehatan mental global yang semakin meningkat, termasuk di Asia dan Indonesia, dengan dampak signifikan pada penyintas percobaan bunuh diri.
Studi ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman hidup penyintas pasca-percobaan bunuh diri melalui narrative review untuk memahami tantangan pemulihan dan faktor protektif.
Metode penelitian melibatkan tinjauan sistematis terhadap 11 artikel kualitatif terpilih dari database online (2015–2025), dengan kriteria inklusi studi langsung pada penyintas dan pendekatan fenomenologis.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penyintas menghadapi stigma sosial dan internal, isolasi, serta kesulitan mengungkapkan pikiran bunuh diri.
Faktor psikologis seperti rasa menjadi beban dan kesepian mendalam menjadi pemicu, sementara dukungan sosial, spiritualitas, dan meaning-making berperan sebagai faktor protektif.
Analisis juga menunjukkan pengaruh budaya dan rendahnya self-compassion dalam menghambat pemulihan.
Kesimpulannya, intervensi holistik berbasis pengalaman hidup penyintas diperlukan, termasuk edukasi masyarakat untuk mengurangi stigma dan peningkatan dukungan psikososial.
Studi ini memberikan dasar untuk pengembangan kebijakan dan program pencegahan yang lebih efektif.

Related Results

Pappaseng Tellu Riala Sappo: Resiliensi Remaja Penyintas Bunuh Diri Di Kota Daeng Dalam Perspektif Teori Grotberg
Pappaseng Tellu Riala Sappo: Resiliensi Remaja Penyintas Bunuh Diri Di Kota Daeng Dalam Perspektif Teori Grotberg
Abstrak: Remaja penyintas bunuh diri merupakan remaja yang pernah berniat dan mencoba bunuh diri namun berhasil selamat dan bisa bertahan sampai sekarang. Resiliensi merupakan kema...
Gambaran Ide Bunuh Diri pada Mahasiswa di Kota Bandung
Gambaran Ide Bunuh Diri pada Mahasiswa di Kota Bandung
Abstract. College students are one of the populations that have a risk of suicide. As a first step towards suicide attempts and actual suicide, suicidal ideation is considered a si...
Faktor Protektif Ide Bunuh Diri Remaja
Faktor Protektif Ide Bunuh Diri Remaja
Bunuh diri menjadi salah satu isu kesehatan mental pada remaja. Faktor pendorong bunuh diri berasal dari adanya ide bunuh diri. Faktor protektif dapat menjadi hal yang dapat menceg...
Peran Spiritualitas dalam Mempengaruhi Resiko Perilaku Bunuh Diri: A Literature Review
Peran Spiritualitas dalam Mempengaruhi Resiko Perilaku Bunuh Diri: A Literature Review
Bunuh diri merupakan salah satu penyebab kematian yang kerap terjadi pada individu yang memiliki masalah gangguan mental. Bunuh diri dapat berawal dari depresi yang terjadi dalam d...
Dukungan sosial teman sebaya dan kejadian ide bunuh diri pada mahasiswa
Dukungan sosial teman sebaya dan kejadian ide bunuh diri pada mahasiswa
Background: Mental health is said to be good when the brain feels calm and relaxed, allowing a person to appreciate others and enjoy everyday life. People who have mental health ar...
PENGALAMAN RESILIENSI PADA LANSIA PENYINTAS COVID 19
PENGALAMAN RESILIENSI PADA LANSIA PENYINTAS COVID 19
Latar belakang: Penyintas covid 19 masih bergejala hingga lebih dari 60 hari setelah onset pertama muncul. Kondisi ini dikenal sebagai long covid. Terdapat banyak sekali lansia yan...
Bom Bunuh Diri Untuk Jihad
Bom Bunuh Diri Untuk Jihad
Salah satu ajaran agama Islam yang langsung ditunjukkan Allah melalui al- Qur’an adalah ajaran tentang jihad. Salah satu metode atau cara yang ditempuh untuk berjihad akhir-akhir i...
Peran Forgiveness dalam Proses Pemulihan Penyintas Cyber Dating Violence
Peran Forgiveness dalam Proses Pemulihan Penyintas Cyber Dating Violence
Abstract. Cyber Dating Violence (CDV) is a form of violence in romantic relationships that occurs through digital media and has increasingly become a concern among individuals in e...

Back to Top