Javascript must be enabled to continue!
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Penyelamatan Di Wisata Air Kolam Renang Desa Nganjat, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten
View through CrossRef
Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat melalui Pelatihan Penyelamatan di Wisata Air ini adalah untuk memberikan keterampilan khusus sebagai pertolongan terhadap kecelakaan yang terjadi selama di air (kolam renang). Metode yang digunakan untuk pelatihan ini adalah dengan metode ceramah, diskusi dan praktek pelatihan air. Kemudian, evaluasi di kolam renang dengan beberapa kegiatan yang membantu menarik korban dengan peralatan dan tidak ada peralatan, uji tes menyelam, dan penyelamatan perenang. Pelatihan ini dilaksanakan di Kolam Renang Tirta Kamandanu, Desa Nganjat dan melibatkan 35 peserta yaitu pemuda Karang Taruna Nganjat. Pemahaman terhadap strategi penyelamatan pada saat pelatihan dinyatakan behasil dilihat dari partisipasi aktif peserta pelatihan baik saat penyampaian materi maupun saat praktik langsung di air. Hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam pelatihan yang disampaikan dapat ditarik beberapa catatan penting antara lain sebagai berikut. Masih kurangnya kemampuan dan pengetahuan peserta dalam menguasai teknik penyelamatan saat terjadi kecelakan di kolam renang. Dengan diadakan Kegiatan Pengabdian masyarakat yang telah dilakukan oleh Kelompok KKN UNS 149, para peserta pelatihan mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat membantu mereka dalam pembelajaran renang maupun dalam metode penyelamatan dalam kolam renang dan pertolongan pertama yang akan dilakukan. Kesimpulannya adalah pelatihan penyelamatan di wisata air ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap strategi penyelamatan dengan efektif dan efisien.
Kata kunci: Pelatihan Penyelamatan, Kolam Renang, Wisata Air
Lembaga Bale Literasi
Title: Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Penyelamatan Di Wisata Air Kolam Renang Desa Nganjat, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten
Description:
Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat melalui Pelatihan Penyelamatan di Wisata Air ini adalah untuk memberikan keterampilan khusus sebagai pertolongan terhadap kecelakaan yang terjadi selama di air (kolam renang).
Metode yang digunakan untuk pelatihan ini adalah dengan metode ceramah, diskusi dan praktek pelatihan air.
Kemudian, evaluasi di kolam renang dengan beberapa kegiatan yang membantu menarik korban dengan peralatan dan tidak ada peralatan, uji tes menyelam, dan penyelamatan perenang.
Pelatihan ini dilaksanakan di Kolam Renang Tirta Kamandanu, Desa Nganjat dan melibatkan 35 peserta yaitu pemuda Karang Taruna Nganjat.
Pemahaman terhadap strategi penyelamatan pada saat pelatihan dinyatakan behasil dilihat dari partisipasi aktif peserta pelatihan baik saat penyampaian materi maupun saat praktik langsung di air.
Hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam pelatihan yang disampaikan dapat ditarik beberapa catatan penting antara lain sebagai berikut.
Masih kurangnya kemampuan dan pengetahuan peserta dalam menguasai teknik penyelamatan saat terjadi kecelakan di kolam renang.
Dengan diadakan Kegiatan Pengabdian masyarakat yang telah dilakukan oleh Kelompok KKN UNS 149, para peserta pelatihan mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat membantu mereka dalam pembelajaran renang maupun dalam metode penyelamatan dalam kolam renang dan pertolongan pertama yang akan dilakukan.
Kesimpulannya adalah pelatihan penyelamatan di wisata air ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap strategi penyelamatan dengan efektif dan efisien.
Kata kunci: Pelatihan Penyelamatan, Kolam Renang, Wisata Air.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Sanitasi Lingkungan Kolam Renang X di Banyuwangi
Analisis Sanitasi Lingkungan Kolam Renang X di Banyuwangi
Latar Belakang: Kolam renang merupakan salah satu tempat umum yang harus tejaga kualitas lingkungannya dari berbagai segi. Salah satu wujud upayanya adalah dengan melakukan kegiata...
ANALISIS KADAR SISA KLORIN DAN PH AIR DI KOLAM RENANG UMUM KOTA PEKANBARU
ANALISIS KADAR SISA KLORIN DAN PH AIR DI KOLAM RENANG UMUM KOTA PEKANBARU
Kualitas air kolam renang merupakan aspek penting yang harus dikelola dan diperhatikan agar tidak menjadi suatu gangguan kesehatan di lingkungan kolam renang. Kadar klorin pada kol...
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR TERJUN ALING-ALING DESA SAMBANGAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR TERJUN ALING-ALING DESA SAMBANGAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG
Strategi Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Aling-Aling Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Buleleng memiliki berbagai objek wisata yang dapat dinikmati oleh wi...
KUALITAS FISIK, KIMIA DAN BAKTERIOLOGISAIR KOLAM RENANG DI WILAYAH KECAMATAN MADIUN KABUPATEN MADIUN
KUALITAS FISIK, KIMIA DAN BAKTERIOLOGISAIR KOLAM RENANG DI WILAYAH KECAMATAN MADIUN KABUPATEN MADIUN
Pengawasan kualitas air kolam renang perlu dilakukan terus mnerus agar tidak menimbulkangangguan kesehatan terhadap pengunjung misalnya penyakit kulit, mata. Penelitian ini bertuju...
tugas makalah PJOK rizky asmi fadillah X mia 3
tugas makalah PJOK rizky asmi fadillah X mia 3
Ada banyak macam jenis olahraga yang ada di dunia ini,salah satunya adalah olahraga Renang. Seperti yang diketahui olahraga Renang telah menjadi salah satu olah raga yang ikut dal...
Pemberdayaan Desa Wisata Melalui Kemas Ulang Informasi Potensi Desa Di Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang
Pemberdayaan Desa Wisata Melalui Kemas Ulang Informasi Potensi Desa Di Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang
Desa merupakan kesatuan masyarakat yang memiliki pemerintahan sendiri, sehingga potensi yang ada di wilayahnya merupakan hak bagi pemerintahan desa dan masyarakat. Potensi yang ada...
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Kapasitas pelaku desa wisata di Indonesia umumnya masih rendah terutama para pelaku wisata di desa wisata. Rendahnya kapasitas tersebut dapat dilihat dari pelaku desa wisata yang b...

