Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Manfaat Terapi Tambahan Vitamin pada Pasien Nyeri Neuropati Diabetika

View through CrossRef
Latar Belakang: Nyeri neuropati diabetika menjadi komplikasi penyakit Diabetes Mellitus yang paling sering terjadi dan dapat menjadi beban sehingga dibutuhkan pengobatan optimal. Pengobatan saat ini yaitu terapi simtomatik dengan kontrol indeks glikemik namun belum dapat mencapai target optimal. Penelitian terdahulu menunjukkan suplementasi vitamin B dan vitamin D dapat memberikan pengurangan nyeri yang signifikan. Cara Kerja: Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kohort retrospektif. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode consecutive sampling dengan total sampel 107 subjek yang mendapatkan terapi simtomatik atau terapi simtomatik ditambah vitamin. Terapi diberikan selama tiga bulan. Pengukuran skala nyeri dilakukan dengan menggunakan Neuropathic Pain Scale. Hasil: Penelitian ini membandingkan subjek dalam tiga kelompok perbandingan. Pada kelompok perbandingan pertama, pengurangan nyeri paling besar pada kelompok terapi simtomatik ditambah vitamin (39,50±14,222) (p=0,000). Pada kelompok perbandingan kedua, pengurangan nyeri paling besar terdapat pada kelompok terapi simtomatik ditambah kombinasi vitamin B dan vitamin D 1000 IU (53,00±6,749) (p=0,000). Pada kelompok perbandingan ketiga, pengurangan nyeri paling besar terdapat pada kelompok terapi simtomatik ditambah vitamin D 1000 IU (44,00±8,944) (p=0,088). Kesimpulan: Terapi tambahan vitamin mengakibatkan pengurangan nyeri yang lebih besar secara bermakna dibandingkan terapi simtomatik saja. Tidak terdapat perbedaan penurunan nyeri yang bermakna antara penambahan vitamin D 400 IU dengan vitamin D 1000 IU. Kata kunci: intensitas nyeri; nyeri neuropati diabetika; vitamin B; vitamin D
Title: Manfaat Terapi Tambahan Vitamin pada Pasien Nyeri Neuropati Diabetika
Description:
Latar Belakang: Nyeri neuropati diabetika menjadi komplikasi penyakit Diabetes Mellitus yang paling sering terjadi dan dapat menjadi beban sehingga dibutuhkan pengobatan optimal.
Pengobatan saat ini yaitu terapi simtomatik dengan kontrol indeks glikemik namun belum dapat mencapai target optimal.
Penelitian terdahulu menunjukkan suplementasi vitamin B dan vitamin D dapat memberikan pengurangan nyeri yang signifikan.
Cara Kerja: Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kohort retrospektif.
Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode consecutive sampling dengan total sampel 107 subjek yang mendapatkan terapi simtomatik atau terapi simtomatik ditambah vitamin.
Terapi diberikan selama tiga bulan.
Pengukuran skala nyeri dilakukan dengan menggunakan Neuropathic Pain Scale.
Hasil: Penelitian ini membandingkan subjek dalam tiga kelompok perbandingan.
Pada kelompok perbandingan pertama, pengurangan nyeri paling besar pada kelompok terapi simtomatik ditambah vitamin (39,50±14,222) (p=0,000).
Pada kelompok perbandingan kedua, pengurangan nyeri paling besar terdapat pada kelompok terapi simtomatik ditambah kombinasi vitamin B dan vitamin D 1000 IU (53,00±6,749) (p=0,000).
Pada kelompok perbandingan ketiga, pengurangan nyeri paling besar terdapat pada kelompok terapi simtomatik ditambah vitamin D 1000 IU (44,00±8,944) (p=0,088).
Kesimpulan: Terapi tambahan vitamin mengakibatkan pengurangan nyeri yang lebih besar secara bermakna dibandingkan terapi simtomatik saja.
Tidak terdapat perbedaan penurunan nyeri yang bermakna antara penambahan vitamin D 400 IU dengan vitamin D 1000 IU.
Kata kunci: intensitas nyeri; nyeri neuropati diabetika; vitamin B; vitamin D.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
VITAMIN D INSUFFICIENCY IN FOUR MAJOR HOSPITALS OF PUNJAB
VITAMIN D INSUFFICIENCY IN FOUR MAJOR HOSPITALS OF PUNJAB
Objective: To demonstrate vitamin D deficiency in the general population of Punjab Study Design: Observational, Cross-Sectional Place and Duration: Multicentre study co...
PENERAPAN TERAPI MUSIK TERHADAP NYERI NEUROPATI PADA PENYANDANG DIABETES MELLITUS
PENERAPAN TERAPI MUSIK TERHADAP NYERI NEUROPATI PADA PENYANDANG DIABETES MELLITUS
Abstrak   Nyeri neuropati adalah salah satu komplikasi kronik yang dapat dialami penyandang Diabetes Mellitus (DM) yang dapat menyebabkan gangguan fisik, sosial dan spi...
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN NYERI
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN NYERI
Abstrak  Pendahuluan.Nyeri adalah rasa tidak nyaman yang dirasakan oleh individu yang sifatnya sangat subyektif, yang dapat mempengaruhi pikiran dan mengubah kehidupan. Juml...
Pengaruh Terapi Musik Klasik Terhadap Tingkat Nyeri Pasien Post Operasi Fraktur
Pengaruh Terapi Musik Klasik Terhadap Tingkat Nyeri Pasien Post Operasi Fraktur
Fraktur merupakan suatu kondisi yang menyebabkan gangguan mobilisasi dan rasa nyeri pada pasien. Pada pasien fraktur akan dilakukan pembedahan untuk menyambung kembali tulang yang ...
Pengaruh Terapi Benson Terhadap Pasien AMI (Acute Mycardial Infark) di Ruang Rawat Inap
Pengaruh Terapi Benson Terhadap Pasien AMI (Acute Mycardial Infark) di Ruang Rawat Inap
Infark Miokard Akut adalah penyakit jantung yang disebabkan karena sumbatan pada arteri coroner. Masalah yang ditimbulkan yaitu nyeri. Salah salah intervensi yang dapat digunakan u...
Hubungan Potensi Nyeri Nosiseptif dan Neuropati Dengan Usia Kehamilan Pada Ibu Hamil
Hubungan Potensi Nyeri Nosiseptif dan Neuropati Dengan Usia Kehamilan Pada Ibu Hamil
Perubahan fisiologis selama kehamilan dapat menyebabkan keluhan neurologi, seperti nyeri. Nyeri seringkali menjadi keluhan selama kehamilan. Nyeri nosiseptif dapat muncul karena st...

Back to Top