Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Avtonomija migracij in vladnost plastičnih meja

View through CrossRef
Avtorica na podlagi avtonomije migracij meje analizira kot mesta nadzora in nasiljater hkrati kot migrantski praxis, kot strategije bega in ruptur. Pojasnjuje idejo o »utelešenih mejah«, da bi pokazala, kako meje na poti oblikujejo ljudi in so obenem same oblikovane prek utelešenih izkušenj tistih, ki meje prestopajo. Z uporabo Foucaultovega koncepta 'vladnosti' (gouvernementalité) in koncepta 'plastičnosti' (plasticity), kot ga analizira Malabou, postavi tezo, da današnje upravljanje migracij uporablja mehanizem »plastičnih meja«, ki so oblikovane kot neposredni odziv na mobilnost migrantov, kar pokaže tudi na empiričnem primeru eksternalizacije meje kot evropske politike upravljanja z migracijami.
The Research Center of the Slovenian Academy of Sciences and Arts (ZRC SAZU)
Title: Avtonomija migracij in vladnost plastičnih meja
Description:
Avtorica na podlagi avtonomije migracij meje analizira kot mesta nadzora in nasiljater hkrati kot migrantski praxis, kot strategije bega in ruptur.
Pojasnjuje idejo o »utelešenih mejah«, da bi pokazala, kako meje na poti oblikujejo ljudi in so obenem same oblikovane prek utelešenih izkušenj tistih, ki meje prestopajo.
Z uporabo Foucaultovega koncepta 'vladnosti' (gouvernementalité) in koncepta 'plastičnosti' (plasticity), kot ga analizira Malabou, postavi tezo, da današnje upravljanje migracij uporablja mehanizem »plastičnih meja«, ki so oblikovane kot neposredni odziv na mobilnost migrantov, kar pokaže tudi na empiričnem primeru eksternalizacije meje kot evropske politike upravljanja z migracijami.

Related Results

Inovasi Desain Meja Setrika Menggunakan Metode Model Kano dan Quality Function Deployment (QFD)
Inovasi Desain Meja Setrika Menggunakan Metode Model Kano dan Quality Function Deployment (QFD)
Menyetrika merupakan aktivitas yang paling melelahkan dan paling berisiko diantara proses kerja rumah tangga lainnya. Hal ini menyebabkan pekerja merasakan nyeri pada pinggang dan ...
Perbaikan Desain Meja Packaging untuk AMDK Menggunakan Pengukuran Antropometri
Perbaikan Desain Meja Packaging untuk AMDK Menggunakan Pengukuran Antropometri
Peralatan merupakan hal terpenting dalam kegiatan produksi sebagai metode bantu saat melakukan proses supaya lebih efektif. Perusahaan air minum dalam kemasan adalah industri yang ...
Penggunaan Material Multiplek Pada Meja Konsol
Penggunaan Material Multiplek Pada Meja Konsol
Keberadaan meja konsol dengan berbagai fungsi, material hingga bentuknya yang merupakan salah satu element dekoratif pada ruang foyer. Meja konsol tidak banyak digunakan pada rumah...
PENGARUH BENTUK LATIHAN MENGGUNAKAN DUA MEJA TERHADAP KETEPATAN FOREHAND DALAM PERMAINAN TENIS MEJA
PENGARUH BENTUK LATIHAN MENGGUNAKAN DUA MEJA TERHADAP KETEPATAN FOREHAND DALAM PERMAINAN TENIS MEJA
Penelitian untuk memperoleh informasi tentang pengaruh bentuk latihan menggunakan dua meja terhadap ketepatan forehand  dalam permainan tenis meja pada UKM Tenis Meja Universitas S...
Methyljasmonate and salicylic acid contribute to the control of Tilletia controversa Kühn, causal agent of wheat dwarf bunt
Methyljasmonate and salicylic acid contribute to the control of Tilletia controversa Kühn, causal agent of wheat dwarf bunt
AbstractTilletia controversa Kühn (TCK) is the causal agent of dwarf bunt of wheat, a destructive disease in wheat-growing regions of the world. The role of Meja, SA and Meja + SA ...
Sosialisasi Buku Saku Perwasitan Tenis Meja Berbasis Flipbook
Sosialisasi Buku Saku Perwasitan Tenis Meja Berbasis Flipbook
Kurangnya pengetahuan wasit tentang peraturan-peraturan tenis meja mengakibatkan banyak terjadinya kesalahan dalam mengambil keputusan pada saat memimpin pertandingan. Hal ini dika...
Peragaan Penggunaan Meja Instrumen Multifungsi Pemantau Kesehatan Balita di Posyandu
Peragaan Penggunaan Meja Instrumen Multifungsi Pemantau Kesehatan Balita di Posyandu
Covid-19 memberlakukan 5M, yaitu Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi. Dua dari ...

Back to Top