Javascript must be enabled to continue!
Upaya Pengendalian Dampak Negatif Literasi Digital Bagi Siswa Sekolah Dasar
View through CrossRef
Di era digital ini, siswa Sekolah Dasar (SD) semakin mudah terpapar informasi dan teknologi digital. Hal ini memiliki dampak positif dan negatif. Dampak positifnya, siswa dapat belajar banyak hal dan mengakses informasi dengan mudah. Namun, dampak negatifnya juga perlu diwaspadai, seperti cyberbullying, konten negatif, dan kecanduan internet. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pengendalian dampak negatif literasi digital bagi siswa SD. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membahas upaya pengendalian dampak negatif literasi digital bagi siswa SD. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu Kepala sekolah, guru dan seluruh siswa SDN Gadingkulon 2 Teknik pengumpulan data melalui tes, wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data melalui reduksi data, menyajikan data, mengambil dan verifikasi data menjadi laporan. Berdasarkan hasil studi literatur, terdapat beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mengendalikan dampak negatif literasi digital bagi siswa SDN Gadingkulon 2, antara lain: (1) Pendidikan literasi digital: Memberikan pendidikan literasi digital kepada siswa SDN Gadingkulon 2 untuk membantu mereka memahami cara menggunakan internet dengan aman dan bertanggung jawab, (2) Pemantauan orang tua: Orang tua perlu memantau aktivitas online anak-anak mereka dan membatasi waktu penggunaan internet, (3) Filter konten: Menggunakan filter konten untuk memblokir akses ke konten negatif, (4) Peraturan sekolah: Membuat peraturan sekolah tentang penggunaan internet dan media sosial, (5) Keterlibatan komunitas: Melibatkan komunitas dalam upaya pengendalian dampak negatif literasi digital. Pengendalian dampak negatif literasi digital bagi siswa SDN Gadingkulon 2 merupakan tanggung jawab bersama. Perlu dilakukan upaya kolaboratif dari berbagai pihak, seperti sekolah, orang tua, dan komunitas.
Title: Upaya Pengendalian Dampak Negatif Literasi Digital Bagi Siswa Sekolah Dasar
Description:
Di era digital ini, siswa Sekolah Dasar (SD) semakin mudah terpapar informasi dan teknologi digital.
Hal ini memiliki dampak positif dan negatif.
Dampak positifnya, siswa dapat belajar banyak hal dan mengakses informasi dengan mudah.
Namun, dampak negatifnya juga perlu diwaspadai, seperti cyberbullying, konten negatif, dan kecanduan internet.
Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pengendalian dampak negatif literasi digital bagi siswa SD.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membahas upaya pengendalian dampak negatif literasi digital bagi siswa SD.
Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif kualitatif.
Subjek penelitian ini yaitu Kepala sekolah, guru dan seluruh siswa SDN Gadingkulon 2 Teknik pengumpulan data melalui tes, wawancara, observasi dan dokumentasi.
Analisis data melalui reduksi data, menyajikan data, mengambil dan verifikasi data menjadi laporan.
Berdasarkan hasil studi literatur, terdapat beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mengendalikan dampak negatif literasi digital bagi siswa SDN Gadingkulon 2, antara lain: (1) Pendidikan literasi digital: Memberikan pendidikan literasi digital kepada siswa SDN Gadingkulon 2 untuk membantu mereka memahami cara menggunakan internet dengan aman dan bertanggung jawab, (2) Pemantauan orang tua: Orang tua perlu memantau aktivitas online anak-anak mereka dan membatasi waktu penggunaan internet, (3) Filter konten: Menggunakan filter konten untuk memblokir akses ke konten negatif, (4) Peraturan sekolah: Membuat peraturan sekolah tentang penggunaan internet dan media sosial, (5) Keterlibatan komunitas: Melibatkan komunitas dalam upaya pengendalian dampak negatif literasi digital.
Pengendalian dampak negatif literasi digital bagi siswa SDN Gadingkulon 2 merupakan tanggung jawab bersama.
Perlu dilakukan upaya kolaboratif dari berbagai pihak, seperti sekolah, orang tua, dan komunitas.
Related Results
PERAN PEMERINTAH DESA DAN PELAKU USAHA TERHADAP BUDAYA LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR
PERAN PEMERINTAH DESA DAN PELAKU USAHA TERHADAP BUDAYA LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR
Program for International Student Assessment (PISA) tahun 2019 telah merilis hasil kompetensi siswa. Dari ketiga kompetensi yang dinilai, kompetensi literasi siswa paling rendah. M...
PERAN PEMERINTAH DESA DAN PELAKU USAHA TERHADAP BUDAYA LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR
PERAN PEMERINTAH DESA DAN PELAKU USAHA TERHADAP BUDAYA LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR
Program for International Student Assessment (PISA) tahun 2019 telah merilis hasil kompetensi siswa. Dari ketiga kompetensi yang dinilai, kompetensi literasi siswa paling rendah. M...
PENGGUNAAN LITERASI DIGITAL DALAM MENERAPKAN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR
PENGGUNAAN LITERASI DIGITAL DALAM MENERAPKAN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR
AbstrakKehidupan sehari-hari, termasuk pendidikan menjadikan teknologi digital memegang peranan yang sangat penting seiring dengan derasnya arus globalisasi. Penelitian ini bertuju...
Access Denied
Access Denied
Introduction
As social-distancing mandates in response to COVID-19 restricted in-person data collection methods such as participant observation and interviews, researchers turned t...
PENGIMPLEMENTASIAN PROGRAM LITERASI SEKOLAH DASAR DI SDN 011 DESA BARU, SD IT AZ-ZUHRA PEKANBARU, SDN 037 KARYA INDAH, DAN SD 024 TARAI BANGUN
PENGIMPLEMENTASIAN PROGRAM LITERASI SEKOLAH DASAR DI SDN 011 DESA BARU, SD IT AZ-ZUHRA PEKANBARU, SDN 037 KARYA INDAH, DAN SD 024 TARAI BANGUN
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program literasi yang dilakukan di empat sekolah dasar di Riau. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui obse...
MENINGKATKAN KETERAMPILAN LITERASI MULTIDIMENSI MELALUI PROGRAM HOLISTIK DI SEKOLAH DASAR
MENINGKATKAN KETERAMPILAN LITERASI MULTIDIMENSI MELALUI PROGRAM HOLISTIK DI SEKOLAH DASAR
Latar Belakang : Kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai aktivitas, antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan atau berbicar...
Pendekatan literasi musik: Upaya mengetahui persepsi mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar tentang keragaman budaya musik Indonesia
Pendekatan literasi musik: Upaya mengetahui persepsi mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar tentang keragaman budaya musik Indonesia
Bagi mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar, pembelajaran musik menjadi matakuliah wajib yang harus dituntaskan. Dalam masyarakat multikultural, siswa pendidikan guru sekolah dasa...
PERAN KEPEMIMPINAN PEMBELAJARAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA
PERAN KEPEMIMPINAN PEMBELAJARAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA
Kemampuan literasi dan numerasi merupakan salah satu komponen yang sangat penting bagi siswa terutama dalam era globalisasi karena kemampuan literasi dan numerasi dapat menunjang s...

