Javascript must be enabled to continue!
Efektivitas core stability menurunkan nyeri pada myofascial low back pain
View through CrossRef
Nyeri punggung bawah adalah masalah nyeri musculoskeletal yang umum dialami pada tiap pekerja dengan kegiatan yang bersifat statis. Salah satu yang banyak ditemukan nyeri pinggang pada pekerja adalah kasus myofascial low back pain. Myofascial Low Back Pain Syndrome adalah permasalahan pada fascia dan otot paravertebral regio lumbal dengan didapatkan adanya trigger point yang timbul dari taut band yang berbentuk seperti jalinan tali dan lunak ketika dipalpasi. Salah satu intervensi yang dapat diberikan untuk masalah nyeri pada kasus ini adalah latihan core stability. Latihan ini sangat bisa dilakukan secara mandiri namun masih banyak penderita Myofascial low back pain belum mengetahui maupun tidak tahu cara melakukan latihan dengan benar. Indonesia sendiri belum ada penelitian lebih lanjut terkait keefektifan latihan Core stability pada kondisi Myofascial low back pain. Tujuan penelitian: untuk membuktikan apakah latihan core stability efektif untuk menurunkan tingkat nyeri pada penderita Myofascial low back pain pada pembatik. Metode penelitian menggunakan desain experimental dengan pre-test dan post test grup selama 4 minggu dengan dosis intervensi 3 kali dalam seminggu dengan jumlah sampel 10 pembatik positif menderita myofascial low back pain. Pengukuran nyeriImenggunakan Visual analogue scale dan dengan cara mengukur nyeri sebelum dan sesudah intervensi. Sampel dengan kriteria inklusi positif nyeri Myofascial low back pain dan kriteria eksklusi diantaranya subjek memiliki kelainan fraktur clavicula atau vertebra. Hasil: Terjadi penurunan nyeri sebelum dan sesudah intervensi dengan selisih 3,76±0,65 (P=0,000) Kesimpulan: Core stability exercise efektif untuk menurunkan nyeri Myofascial low back pain pada pembatik Giriloyo. Peneliti memberikan edukasi kepada pembatik untuk bisa mengulang latihan core stability.
Title: Efektivitas core stability menurunkan nyeri pada myofascial low back pain
Description:
Nyeri punggung bawah adalah masalah nyeri musculoskeletal yang umum dialami pada tiap pekerja dengan kegiatan yang bersifat statis.
Salah satu yang banyak ditemukan nyeri pinggang pada pekerja adalah kasus myofascial low back pain.
Myofascial Low Back Pain Syndrome adalah permasalahan pada fascia dan otot paravertebral regio lumbal dengan didapatkan adanya trigger point yang timbul dari taut band yang berbentuk seperti jalinan tali dan lunak ketika dipalpasi.
Salah satu intervensi yang dapat diberikan untuk masalah nyeri pada kasus ini adalah latihan core stability.
Latihan ini sangat bisa dilakukan secara mandiri namun masih banyak penderita Myofascial low back pain belum mengetahui maupun tidak tahu cara melakukan latihan dengan benar.
Indonesia sendiri belum ada penelitian lebih lanjut terkait keefektifan latihan Core stability pada kondisi Myofascial low back pain.
Tujuan penelitian: untuk membuktikan apakah latihan core stability efektif untuk menurunkan tingkat nyeri pada penderita Myofascial low back pain pada pembatik.
Metode penelitian menggunakan desain experimental dengan pre-test dan post test grup selama 4 minggu dengan dosis intervensi 3 kali dalam seminggu dengan jumlah sampel 10 pembatik positif menderita myofascial low back pain.
 Pengukuran nyeriImenggunakan Visual analogue scale dan dengan cara mengukur nyeri sebelum dan sesudah intervensi.
Sampel dengan kriteria inklusi positif nyeri Myofascial low back pain dan kriteria eksklusi diantaranya subjek memiliki kelainan fraktur clavicula atau vertebra.
Hasil: Terjadi penurunan nyeri sebelum dan sesudah intervensi dengan selisih 3,76±0,65 (P=0,000) Kesimpulan: Core stability exercise efektif untuk menurunkan nyeri Myofascial low back pain pada pembatik Giriloyo.
Peneliti memberikan edukasi kepada pembatik untuk bisa mengulang latihan core stability.
Related Results
Pengaruh Myofacial Release Kombinasi dengan Hold Relax terhadap Myofacial Pain Syndrome
Pengaruh Myofacial Release Kombinasi dengan Hold Relax terhadap Myofacial Pain Syndrome
AbstrakPekerja garment khususnya pada bagian operator jahit merupakan salah satu pekerjaan yang beresiko terkena gangguan myofascial pain syndrome otot upper trapezius. Myofascial ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN NYERI
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN NYERI
Abstrak
Pendahuluan.Nyeri adalah rasa tidak nyaman yang dirasakan oleh individu yang sifatnya sangat subyektif, yang dapat mempengaruhi pikiran dan mengubah kehidupan. Jumlah pr...
Differential Diagnosis of Neurogenic Thoracic Outlet Syndrome: A Review
Differential Diagnosis of Neurogenic Thoracic Outlet Syndrome: A Review
Abstract
Thoracic outlet syndrome (TOS) is a complex and often overlooked condition caused by the compression of neurovascular structures as they pass through the thoracic outlet. ...
EFEKTIFITAS AKUPRESUR DAN MUROTAL AL QUR’AN DALAM MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN DAN RASA NYERI PADA IBU BERSALIN DI PMB BD M ACIH SUNARSIH TAHUN 2024
EFEKTIFITAS AKUPRESUR DAN MUROTAL AL QUR’AN DALAM MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN DAN RASA NYERI PADA IBU BERSALIN DI PMB BD M ACIH SUNARSIH TAHUN 2024
Pendahuluan: Persalinan merupakan kejadian fisiologi dan normal yang dialami oleh wanita. Selama persalinan rentan terjadi peningkatan tingkat kecemasan serta persepsi nyeri ibu ha...
Pengaruh Senam Rematik terhadap Perubahan Skala Nyeri pada Lanjut Usia dengan Osteoarthritis Lutut
Pengaruh Senam Rematik terhadap Perubahan Skala Nyeri pada Lanjut Usia dengan Osteoarthritis Lutut
Proses degeneratif tubuh yang terjadi seiring dengan pertambahan usia akan meningkatkan risiko terjadinya nyeri sendi akibat osteoarthritis lutut, terutama pada lansia. Nyeri sendi...
EFEKTIVITAS TERAPI FISIK WILLIAM FLEXION TERHADAP NYERI DISMINORHEA PADA MAHASISWI DI STIKES PANTI KOSALA
EFEKTIVITAS TERAPI FISIK WILLIAM FLEXION TERHADAP NYERI DISMINORHEA PADA MAHASISWI DI STIKES PANTI KOSALA
Disminorhea adalah nyeri yang dialami oleh seorang wanita menjelang atau selama haid, disertai sakit kepala, mual dan bahkan sampai pingsan. Hasil survei awal pada mahasiswi di STI...
KUNYIT ASAM MENGURANGI NYERI HAID PADA REMAJA PUTRI
KUNYIT ASAM MENGURANGI NYERI HAID PADA REMAJA PUTRI
ACID TURMERIC REDUCES MENSTRUAL PAIN IN TEENAGE GIRLS Background: Dysmenorrhea or painful menstruation is a common gynecological problem for women of all ages. The incidence of dys...

