Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENERAPAN AUGMENTED REALITY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK PENGENALAN TATA SURYA SD NEGERI ADISUCIPTO 1

View through CrossRef
ABSTRACTSD Negeri Adisucipto 1 is one of the state elementary schools located in the sub-district of Depok, Sleman, Yogyakarta. At the elementary school, teachers deliver subject matter according to the curriculum that has been determined by the government. One of the lessons given is the Solar System and for interest in learning the solar system in grade 5 SD Negeri Adisucipto 1 is said to be lacking because students feel bored with learning media using print media. This is evidenced by the score obtained as much as 81.31% of the 28 5th grade students who filled out the questionnaire stating that they were bored in the current learning media.Based on the problems above, the author wants to make learning media that is not boring for students with Augmented Reality technology. The author uses the MDLC method to design, and build which consists of 6 stages such as Conception, Design, Material Collection, Manufacture, Testing, and Distribution. The results of this study prove that as many as 85.4% stated strongly agree to use this Augmented Reality Solar System application.Keywords : Solar System, Augmented Reality, Learning Media, Elementary School, MDLCABSTRAKSD Negeri Adisucipto 1 merupakan salah satu sekolah dasar berstatus negeri yang terletak di kecamatan Depok, Sleman, Yogyakarta. Pada SD tersebut, guru menyampaikan materi pelajaran sesuai dengan kurikulum yang telah ditentukan pemerintah. Salah satu pelajaran yang diberikan yaitu Tata Surya dan untuk minat belajar tata surya di kelas 5 SD Negeri Adisucipto 1 ini dikatakan kurang dikarenakan siswa merasa bosan atau jenuh dengan media pembelajaran menggunakan media cetak. Hal ini dibuktikan dengan skor yang didapatkan sebanyak 81,31% dari 28 siswa kelas 5 yang mengisi kuesioner menyatakan bosan atau jenuh dalam media pembelajaran saat ini. Tujuan dari penelitian ini untuk membuat media pembelajaran yang tidak membosankan bagi siswa dengan teknologi Augmented Reality. Metode yang digunakan yaitu Augmented Reality dengan menggunakan metode MDLC yang terbagi menjadi 6 tahapan seperti Pengonsepan, Perancangan, Pengumpulan Bahan, Pembuatan, Pengujian, dan Pendistribusian. Hasil dari penelitian ini yaitu aplikasi ini telah melalui beberapa pengujian yang salah satunya dengan menggunakan skala likert. Hal ini membuktikan bahwa sebanyak 85,4% menyatakan sangat setuju menggunakan aplikasi Augmented Reality Tata Surya tersebut.Kata Kunci : Tata Surya, Augmented Reality, Media Pembelajaran, Sekolah Dasar, MDLC
Title: PENERAPAN AUGMENTED REALITY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK PENGENALAN TATA SURYA SD NEGERI ADISUCIPTO 1
Description:
ABSTRACTSD Negeri Adisucipto 1 is one of the state elementary schools located in the sub-district of Depok, Sleman, Yogyakarta.
At the elementary school, teachers deliver subject matter according to the curriculum that has been determined by the government.
One of the lessons given is the Solar System and for interest in learning the solar system in grade 5 SD Negeri Adisucipto 1 is said to be lacking because students feel bored with learning media using print media.
This is evidenced by the score obtained as much as 81.
31% of the 28 5th grade students who filled out the questionnaire stating that they were bored in the current learning media.
Based on the problems above, the author wants to make learning media that is not boring for students with Augmented Reality technology.
The author uses the MDLC method to design, and build which consists of 6 stages such as Conception, Design, Material Collection, Manufacture, Testing, and Distribution.
The results of this study prove that as many as 85.
4% stated strongly agree to use this Augmented Reality Solar System application.
Keywords : Solar System, Augmented Reality, Learning Media, Elementary School, MDLCABSTRAKSD Negeri Adisucipto 1 merupakan salah satu sekolah dasar berstatus negeri yang terletak di kecamatan Depok, Sleman, Yogyakarta.
Pada SD tersebut, guru menyampaikan materi pelajaran sesuai dengan kurikulum yang telah ditentukan pemerintah.
Salah satu pelajaran yang diberikan yaitu Tata Surya dan untuk minat belajar tata surya di kelas 5 SD Negeri Adisucipto 1 ini dikatakan kurang dikarenakan siswa merasa bosan atau jenuh dengan media pembelajaran menggunakan media cetak.
Hal ini dibuktikan dengan skor yang didapatkan sebanyak 81,31% dari 28 siswa kelas 5 yang mengisi kuesioner menyatakan bosan atau jenuh dalam media pembelajaran saat ini.
Tujuan dari penelitian ini untuk membuat media pembelajaran yang tidak membosankan bagi siswa dengan teknologi Augmented Reality.
Metode yang digunakan yaitu Augmented Reality dengan menggunakan metode MDLC yang terbagi menjadi 6 tahapan seperti Pengonsepan, Perancangan, Pengumpulan Bahan, Pembuatan, Pengujian, dan Pendistribusian.
Hasil dari penelitian ini yaitu aplikasi ini telah melalui beberapa pengujian yang salah satunya dengan menggunakan skala likert.
Hal ini membuktikan bahwa sebanyak 85,4% menyatakan sangat setuju menggunakan aplikasi Augmented Reality Tata Surya tersebut.
Kata Kunci : Tata Surya, Augmented Reality, Media Pembelajaran, Sekolah Dasar, MDLC.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN AUGMENTED REALITY BERBASIS ANDROID PADA MATERI ALAT OPTIK
PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN AUGMENTED REALITY BERBASIS ANDROID PADA MATERI ALAT OPTIK
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan yang ditinjau dari validitas dan efektifitas pada pembuatan media pembelajaran fisika dengan Augmented Reality berb...
tugas resume hukum tata negara
tugas resume hukum tata negara
Hukum tata Negara dapar diartikan dalam arti sempit maupun dalam arti luas. Secara arti sempit hukum tata negara dapat diartikan hukum yang mengatur organisasi negra sedangkan dala...
Augmented Reality for Smoking Cessation: Development and Usability Study (Preprint)
Augmented Reality for Smoking Cessation: Development and Usability Study (Preprint)
BACKGROUND The recent widespread availability of augmented reality via smartphone offers an opportunity to translate cue exposure therapy for smoking cessat...
tugas hukum tata negara
tugas hukum tata negara
Tujuan Hukum Tata Negara yang di simpulkan beberapa definisi di atas,bahwa hukum HTN mengkaji beberapa aspek krusial,yakni Negara/ organ Negara,hubungan antara organ/lembaga Negara...
Membangun Komunitas Belajar yang Beriman Melalui Pojok Literasi Rohani di SMPK Adisucipto Penfui
Membangun Komunitas Belajar yang Beriman Melalui Pojok Literasi Rohani di SMPK Adisucipto Penfui
, A spiritual literacy corner is a unique area or space to facilitate reading and learning about religious and spiritual values. The title of this article is "Building a Learning C...
Penerapan Augmented Reality Sebagai Media Pembelajaran Pengenalan Ilmu Tajwid Berbasis Android
Penerapan Augmented Reality Sebagai Media Pembelajaran Pengenalan Ilmu Tajwid Berbasis Android
Augmented Reality sesuai digunakan untuk membuat media pembelajaran yang menarik. Ada pun tujuan dari penelitian ini adalah membuat media pembelajaran Ilmu Tajwid bisa terbuat deng...

Back to Top