Javascript must be enabled to continue!
Gaya Komunikasi Penyiar RRI Bandung pada Program “Talkshow Sore Ceria”
View through CrossRef
Abstract. Announcer communication style is a crucial aspect that determines the quality and engagement of a radio program. This study aims to analyze the communication style of announcers on the "Talkshow Sore Ceria" program at Pro 2 RRI Bandung, which targets a young audience, and to identify the communication barriers they face. This study uses a qualitative descriptive method with a constructivist paradigm. The subjects are the announcers of the "Talkshow Sore Ceria" program, the program coordinator, and active listeners. Data was collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed using an interactive model from Miles and Huberman. The results show that the announcers consistently apply The Equalitarian Style. This style is characterized by balanced two-way interaction, the use of informal and relaxed language, strategic use of humor to build rapport, and active listener engagement through various digital platforms. The study also identifies four main communication barriers: semantic (language misunderstanding), mechanical (technical issues), ecological (environmental disturbances), and psychological (announcer's internal condition). Announcers employ various proactive and reactive strategies to overcome these challenges to maintain broadcast quality.
Abstrak. Gaya komunikasi penyiar merupakan aspek krusial yang menentukan kualitas dan daya tarik sebuah program radio. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya komunikasi penyiar pada program “Talkshow Sore Ceria” di Pro 2 RRI Bandung yang menargetkan audiens anak muda, serta mengidentifikasi hambatan komunikasi yang mereka hadapi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan paradigma konstruktivisme. Subjek penelitian adalah para penyiar program “Talkshow Sore Ceria”, koordinator program, dan pendengar aktif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyiar secara konsisten menerapkan The Equalitarian Style. Gaya ini ditandai dengan interaksi dua arah yang setara, penggunaan bahasa informal dan santai, penggunaan humor yang strategis untuk membangun kedekatan, serta keterlibatan aktif pendengar melalui berbagai platform digital. Studi ini juga mengidentifikasi empat hambatan komunikasi utama: semantis (kesalahpahaman bahasa), mekanis (kendala teknis), ekologis (gangguan lingkungan), dan psikologis (kondisi internal penyiar). Para penyiar menerapkan berbagai strategi proaktif dan reaktif untuk mengatasi tantangan tersebut demi menjaga kualitas siaran.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Gaya Komunikasi Penyiar RRI Bandung pada Program “Talkshow Sore Ceria”
Description:
Abstract.
Announcer communication style is a crucial aspect that determines the quality and engagement of a radio program.
This study aims to analyze the communication style of announcers on the "Talkshow Sore Ceria" program at Pro 2 RRI Bandung, which targets a young audience, and to identify the communication barriers they face.
This study uses a qualitative descriptive method with a constructivist paradigm.
The subjects are the announcers of the "Talkshow Sore Ceria" program, the program coordinator, and active listeners.
Data was collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed using an interactive model from Miles and Huberman.
The results show that the announcers consistently apply The Equalitarian Style.
This style is characterized by balanced two-way interaction, the use of informal and relaxed language, strategic use of humor to build rapport, and active listener engagement through various digital platforms.
The study also identifies four main communication barriers: semantic (language misunderstanding), mechanical (technical issues), ecological (environmental disturbances), and psychological (announcer's internal condition).
Announcers employ various proactive and reactive strategies to overcome these challenges to maintain broadcast quality.
Abstrak.
Gaya komunikasi penyiar merupakan aspek krusial yang menentukan kualitas dan daya tarik sebuah program radio.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya komunikasi penyiar pada program “Talkshow Sore Ceria” di Pro 2 RRI Bandung yang menargetkan audiens anak muda, serta mengidentifikasi hambatan komunikasi yang mereka hadapi.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan paradigma konstruktivisme.
Subjek penelitian adalah para penyiar program “Talkshow Sore Ceria”, koordinator program, dan pendengar aktif.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyiar secara konsisten menerapkan The Equalitarian Style.
Gaya ini ditandai dengan interaksi dua arah yang setara, penggunaan bahasa informal dan santai, penggunaan humor yang strategis untuk membangun kedekatan, serta keterlibatan aktif pendengar melalui berbagai platform digital.
Studi ini juga mengidentifikasi empat hambatan komunikasi utama: semantis (kesalahpahaman bahasa), mekanis (kendala teknis), ekologis (gangguan lingkungan), dan psikologis (kondisi internal penyiar).
Para penyiar menerapkan berbagai strategi proaktif dan reaktif untuk mengatasi tantangan tersebut demi menjaga kualitas siaran.
Related Results
Strategi Public Relations dalam Mempertahankan Citra Positif
Strategi Public Relations dalam Mempertahankan Citra Positif
Abstract. Various kinds of Private Radio Competitors made RRI Radio Government devise a strategy to maintain its image so that it remains the leading one. The many public stigmas r...
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
Renal resistive index measurements by ultrasound in patients with liver cirrhosis: Magnitude and associations with renal dysfunction
Renal resistive index measurements by ultrasound in patients with liver cirrhosis: Magnitude and associations with renal dysfunction
BACKGROUND
The hemodynamic alterations seen in liver cirrhosis lead to renal vasoconstriction, ultimately causing acute kidney injury (AKI). The renal resistive index (RR...
DESAIN KONSEPTUAL PERISAI RADIASI REAKTOR RRI-50
DESAIN KONSEPTUAL PERISAI RADIASI REAKTOR RRI-50
ABSTRAK DESAIN KONSEPTUAL PERISAI RADIASI REAKTOR RRI-50. Salah satu parameter yang harus dipenuhi dalam mendesain reaktor nuklir adalah desain perisai radiasi yang dapat menjamin ...
BUDAYA KOMUNIKASI ORGANISASI LPP RRI DENPASAR DALAM SOSIALISASI APLIKASI MOBILE RRI DIGITAL
BUDAYA KOMUNIKASI ORGANISASI LPP RRI DENPASAR DALAM SOSIALISASI APLIKASI MOBILE RRI DIGITAL
RRI Digital, a mobile application based on radio streaming technology owned by LPP RRI, facilitates public access to information and entertainment. To build employee understanding ...
Analisis Paribasa Bali Pada Siaran Pan Balang Tamak Radio Nuansa Giri 91,2 Fm
Analisis Paribasa Bali Pada Siaran Pan Balang Tamak Radio Nuansa Giri 91,2 Fm
Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan 1) bentuk Paribasa Bali baru penyiar Pan Balang Tamak radio Nuansa Giri 91,2 FM, 2) hubungan paribasa Bali di penyiar Pan ...
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Abstract. Traffic conditions in the city of Bandung are still very closely related to violations committed by road users due to a lack of awareness when driving. This problem promp...
Strategi Komunikasi Organisasi Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan Rri Palembang
Strategi Komunikasi Organisasi Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan Rri Palembang
Latar belakang pada penelitian ini adalah ketertarikan peneliti melihat adanya masalah di RRI Palembang Terlihat dari masih ada karyawan tidak betanggung jawab pada pekerjaan yaitu...

