Javascript must be enabled to continue!
KARAKTERISTIK PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN ENDE KABUPATEN ENDE
View through CrossRef
Kecamaan Ende merupakan salah satu wilayah kecamatan yang terletak di bagian utara Kota Ende yang memiliki luas 170,98 km2 dengan jumlah penduduk 17.208 jiwa. Kaakteristik penggunaan lahan di Kecamatan Ende dapat dilihat dari beberapa indikator yakni, permkiman,perkebunan, hutan serta infrastruktur jalan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik penggunaan lahan di Kecamatan Ende. Pengumpula data dalam penelitian ini menggunakan survei primer dan sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan tenik analisis persentase. Karakteristik penggunaan lahan di Kecamatan Ende didominasi oleh jenis penggunaan lahan hutan, dengan luas total mencapai 47,17 Km2 dengan persentase sebesar 77 %, penggunaan lahan perkebunan seluas 12,33 Km2 atau 20 %, dan yang terakhir jenis penggunan lahan permukiman seluas 1,60 Km2 atau 3 % dari total keseluruhan.Selain itu terdapat inifrastruktur jalan sepanjang 220,32 Km dengan rincian Jalan Lingkungan sepanjang 191,51 Km, Jalan Lokal sepanjang 26,41 Km dan Jalan Kolektor sepanjang 2,40 Km.
Title: KARAKTERISTIK PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN ENDE KABUPATEN ENDE
Description:
Kecamaan Ende merupakan salah satu wilayah kecamatan yang terletak di bagian utara Kota Ende yang memiliki luas 170,98 km2 dengan jumlah penduduk 17.
208 jiwa.
Kaakteristik penggunaan lahan di Kecamatan Ende dapat dilihat dari beberapa indikator yakni, permkiman,perkebunan, hutan serta infrastruktur jalan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik penggunaan lahan di Kecamatan Ende.
Pengumpula data dalam penelitian ini menggunakan survei primer dan sekunder.
Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan tenik analisis persentase.
Karakteristik penggunaan lahan di Kecamatan Ende didominasi oleh jenis penggunaan lahan hutan, dengan luas total mencapai 47,17 Km2 dengan persentase sebesar 77 %, penggunaan lahan perkebunan seluas 12,33 Km2 atau 20 %, dan yang terakhir jenis penggunan lahan permukiman seluas 1,60 Km2 atau 3 % dari total keseluruhan.
Selain itu terdapat inifrastruktur jalan sepanjang 220,32 Km dengan rincian Jalan Lingkungan sepanjang 191,51 Km, Jalan Lokal sepanjang 26,41 Km dan Jalan Kolektor sepanjang 2,40 Km.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS KESELARASAN PENGGUNAAN LAHAN EKSISTING DAN POLA RUANG DENGAN KEMAMPUAN LAHAN DI WILAYAH BOGOR BARAT KABUPATEN BOGOR
ANALISIS KESELARASAN PENGGUNAAN LAHAN EKSISTING DAN POLA RUANG DENGAN KEMAMPUAN LAHAN DI WILAYAH BOGOR BARAT KABUPATEN BOGOR
ABSTRAK Wilayah Bogor Barat Kabupaten Bogor merupakan wilayah yang secara pembangunan ekonomi paling tertinggal dibandingkan wilayah kabupaten Bogor lainnya. Untuk mengurangi kete...
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS LAHAN DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS LAHAN DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA
Daya dukung lahan merupakan kapasitas atau kemampuan lahan yang berupa lingkungan untuk mendukung kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Kemampuan lahan adalah mutu lahan yan...
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN SIRIMAU KOTA AMBON
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN SIRIMAU KOTA AMBON
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luasan masing-masing perubahan penggunaan lahan Kecamatan Sirimau dilihat dari citra satelit tahun 2006-2016, mengetahui agihan perubahan ...
ANALISIS SUMBERDAYA LAHAN PERTANIAN MELALUI PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (STUDI KASUS KECAMATAN KEMPAS KABUPATEN INDRAGIRI HILIR)
ANALISIS SUMBERDAYA LAHAN PERTANIAN MELALUI PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (STUDI KASUS KECAMATAN KEMPAS KABUPATEN INDRAGIRI HILIR)
Penggunaaan lahan yang tepat serta sesuai dengan kemampuan lahan akan menentukan keberhasilan kegiatan produksi pertanian. Sistem Informasi Geografis atau GIS dapat digunakan untuk...
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN POTENSI PERLUASAN LAHAN UNTUK SAWAH DI KABUPATEN CIANJUR
<p>Pertumbuhan penduduk, peningkatan pendapatan, dan pesatnya pembangunan menjadikan permasalahan penggunaan lahan semakin kompleks. Lahan berperan sebagai penyedia pangan, n...
DINAMIKA PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN PUUWATU DAN KECAMATAN BARUGA KOTA KENDARI
DINAMIKA PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN PUUWATU DAN KECAMATAN BARUGA KOTA KENDARI
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui dan menganalisis dinamika penggunaan lahan di Kecamatan Puuwatu dan Kecamatan Baruga Kota Kendari pada tahun 2008 hingga 2014, (2) Me...
Kesesuaian Perubahan Penggunaan Lahan Dengan Rencana Tata Ruang Di Kawasan Peri-Urban
Kesesuaian Perubahan Penggunaan Lahan Dengan Rencana Tata Ruang Di Kawasan Peri-Urban
ABSTRACTThe suburban area is an area that has experienced many changes in land use, especially changes in agricultural land use to non-agricultural. With increasing activity, the d...

