Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Gambaran Karakteristik Ibu Hamil Dengan Kejadian Sifilis

View through CrossRef
Abstract. Syphilis in pregnancy remains a public health problem because it can cause various pregnancy complications, including congenital syphilis, preterm birth, and fetal death. Early detection through serological examination is an important step in preventing vertical transmission. This study aimed to describe the characteristics of pregnant women with syphilis. This research was a descriptive study. Data were obtained from medical records of pregnant women who underwent syphilis serological testing. The sampling technique used was total sampling, with a total of 130 pregnant women included. The variables analyzed consisted of age, education level, parity, and occupation. Data were presented in the form of frequency distributions and percentages. The results showed that most pregnant women were in the 20–35 year age group (84,6%), had secondary education (84,6%), were employed (60,8%), and had primiparous and multiparous parity in equal proportions (50% each). The conclusion of this study indicates that syphilis among pregnant women was predominantly found in those of reproductive age, with secondary education, employed status, and primiparous or multiparous parity. Therefore, strengthening routine screening and follow-up treatment for syphilis in pregnant women is necessary. Abstrak. Sifilis pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena dapat menyebabkan berbagai komplikasi kehamilan, seperti sifilis kongenital, kelahiran prematur, hingga kematian janin. Deteksi dini melalui pemeriksaan serologis merupakan langkah penting dalam pencegahan penularan vertikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik ibu hamil dengan kejadian sifilis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Data diperoleh dari rekam medis ibu hamil yang menjalani pemeriksaan serologis sifilis. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 130 ibu hamil. Variabel yang dianalisis meliputi usia, tingkat pendidikan, paritas, dan pekerjaan. Data disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu hamil berada pada kelompok usia 20–35 tahun (84,6%), memiliki tingkat pendidikan menengah (84,6%), bekerja (60,8%), serta memiliki paritas primipara dan multipara dengan proporsi yang sama (masing-masing 50%). Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kejadian sifilis pada ibu hamil didominasi oleh usia reproduktif, pendidikan menengah, status bekerja, serta paritas primipara dan multipara, sehingga diperlukan penguatan skrining dan tindak lanjut pengobatan sifilis pada ibu hamil.
Title: Gambaran Karakteristik Ibu Hamil Dengan Kejadian Sifilis
Description:
Abstract.
Syphilis in pregnancy remains a public health problem because it can cause various pregnancy complications, including congenital syphilis, preterm birth, and fetal death.
Early detection through serological examination is an important step in preventing vertical transmission.
This study aimed to describe the characteristics of pregnant women with syphilis.
This research was a descriptive study.
Data were obtained from medical records of pregnant women who underwent syphilis serological testing.
The sampling technique used was total sampling, with a total of 130 pregnant women included.
The variables analyzed consisted of age, education level, parity, and occupation.
Data were presented in the form of frequency distributions and percentages.
The results showed that most pregnant women were in the 20–35 year age group (84,6%), had secondary education (84,6%), were employed (60,8%), and had primiparous and multiparous parity in equal proportions (50% each).
The conclusion of this study indicates that syphilis among pregnant women was predominantly found in those of reproductive age, with secondary education, employed status, and primiparous or multiparous parity.
Therefore, strengthening routine screening and follow-up treatment for syphilis in pregnant women is necessary.
Abstrak.
Sifilis pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena dapat menyebabkan berbagai komplikasi kehamilan, seperti sifilis kongenital, kelahiran prematur, hingga kematian janin.
Deteksi dini melalui pemeriksaan serologis merupakan langkah penting dalam pencegahan penularan vertikal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik ibu hamil dengan kejadian sifilis.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif.
Data diperoleh dari rekam medis ibu hamil yang menjalani pemeriksaan serologis sifilis.
Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 130 ibu hamil.
Variabel yang dianalisis meliputi usia, tingkat pendidikan, paritas, dan pekerjaan.
Data disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase.
Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu hamil berada pada kelompok usia 20–35 tahun (84,6%), memiliki tingkat pendidikan menengah (84,6%), bekerja (60,8%), serta memiliki paritas primipara dan multipara dengan proporsi yang sama (masing-masing 50%).
Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kejadian sifilis pada ibu hamil didominasi oleh usia reproduktif, pendidikan menengah, status bekerja, serta paritas primipara dan multipara, sehingga diperlukan penguatan skrining dan tindak lanjut pengobatan sifilis pada ibu hamil.

Related Results

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Jati Bening Periode Januari – April T...
Optimalisasi Sosialisasi Dan Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Di Desa Jambesari
Optimalisasi Sosialisasi Dan Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Di Desa Jambesari
Kelas ibu hamil termasuk salah satu sarana belajar bersama yang diikuti ibu hamil mulai dari trimester II dan II, yang difasilitasi oleh bidan yang bertujuan membahas materi di buk...
ANALISIS KORELASI PENGETAHUAN TENTANG SENAM HAMIL DENGAN MINAT IBU HAMIL DALAM MELAKUKAN SENAM HAMIL
ANALISIS KORELASI PENGETAHUAN TENTANG SENAM HAMIL DENGAN MINAT IBU HAMIL DALAM MELAKUKAN SENAM HAMIL
Senam hamil merupakan senam yang dilaksanakan saat seorang ibu hamil dimana tujuannya adalah untuk mempersiapkan fisik dan mental ibu hamil sehingga diharapkan proses persalinan da...
Edukasi Senam Hamil Pada Ibu Hamil Trimester III Sebagai Persiapan Persalinan Di TPMB Lia Maria Bandar Lampung
Edukasi Senam Hamil Pada Ibu Hamil Trimester III Sebagai Persiapan Persalinan Di TPMB Lia Maria Bandar Lampung
Senam hamil merupakan suatu metode penting untuk mempertahankan atau memperbaiki keseimbangan fisik ibu hamil dan merupakan terapi latihan yang diberikan pada ibu hamil. Manfaat se...
Penerapan Sistem Ibu Hamil (SIBUMIL) dalam Menunjang Efektifitas Pencatatan Data Ibu Hamil
Penerapan Sistem Ibu Hamil (SIBUMIL) dalam Menunjang Efektifitas Pencatatan Data Ibu Hamil
Posyandu Ngudi Rahayu merupakan posyandu di Desa Luwang Kecamatan Gatak Sukoharjo, Jawa Tengah. Pencatatan masih dilakukan secara manual menggunakan tulisan tangan, sehingga data p...
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT PIJAT PADA IBU HAMIL DI PMB HJ. DARMIANA
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT PIJAT PADA IBU HAMIL DI PMB HJ. DARMIANA
Ibu hamil sering mengalami ketidaknyamanan pada kehamilannya. Penatalaksanaan ketidaknyamanan tersebut dapat diatasi dengan pijat kehamilan, namun banyak masyarakat belum mengetahu...
PENDAMPINGAN IBU HAMIL TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS TRUCUK KLATEN
PENDAMPINGAN IBU HAMIL TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS TRUCUK KLATEN
Kehamilan merupakan masa yang dimulai dari pembuahan atau bertemunya sel telur dengan sperma sampai dengan lahirnya janin. Lamanya kehamilan normal yaitu 40 minggu. Kehamilan ini d...
Hubungan Pengetahuan Dengan Keikutsertaan Kelas Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Anjir Pasar
Hubungan Pengetahuan Dengan Keikutsertaan Kelas Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Anjir Pasar
Berdasarkan data tahun 2024, target peserta kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Anjir Pasar di adalah sebanyak 323 ibu hamil, namun yang berhadir hanya sebanyak 171 orang. H...

Back to Top