Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR SISWA KELAS RENDAH PADA PEMBELAJARAN PJOK DI SEKOLAH DASAR NEGERI 2 SUSUT

View through CrossRef
ABSTRACT Gross motor development is a crucial aspect of elementary school-aged children’s growth, as it relates to their ability to perform various physical activities involving the body’s large muscle groups. This study aims to examine the gross motor development of lower-grade students in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) classes at SD Negeri 2 Susut. This study employs a quantitative descriptive approach. The research subjects were lower-grade students numbering (adjust the sample size). Data collection was conducted through gross motor skill tests comprising eight types of tests: throwing, catching, bouncing a ball, dribbling a ball, balance, forward roll, jumping, and running. The data were analyzed using descriptive analysis techniques by calculating the percentage of test results obtained by the students. The results of the study indicate that, in general, students’ gross motor development falls into the “adequate” category. Running ability showed the best development compared to other skills, while balance and several manipulative skills still need improvement. These findings suggest that students’ gross motor development is not evenly distributed across all motor skills. Therefore, physical education instruction needs to be more varied and provide students with broader opportunities to engage in a variety of physical activities so that their gross motor skills can develop optimally. Keywords: Gross Motor Skills, Elementary School Students, Physical Education Instruction ABSTRAK Perkembangan motorik kasar merupakan salah satu aspek penting dalam pertumbuhan anak usia sekolah dasar karena berkaitan dengan kemampuan anak dalam melakukan berbagai aktivitas gerak yang melibatkan otot-otot besar tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan motorik kasar siswa kelas rendah pada pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SD Negeri 2 Susut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas rendah yang berjumlah (sesuaikan jumlah sampel). Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan motorik kasar yang meliputi delapan jenis tes yaitu melempar, menangkap, memantulkan bola, menggiring bola, keseimbangan, roll depan, melompat, dan berlari. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dengan menghitung persentase hasil tes yang diperoleh siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum perkembangan motorik kasar siswa berada pada kategori cukup. Kemampuan berlari menunjukkan perkembangan yang paling baik dibandingkan dengan keterampilan lainnya, sedangkan kemampuan keseimbangan dan beberapa keterampilan manipulatif masih perlu ditingkatkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan motorik kasar siswa tidak berkembang secara merata pada setiap keterampilan gerak. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran PJOK yang lebih bervariasi dan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi siswa untuk melakukan berbagai aktivitas gerak sehingga perkembangan motorik kasar dapat berkembang secara optimal. Kata Kunci: Motorik Kasar, Siswa Sekolah Dasar, Pembelajaran PJOK
Title: ANALISIS PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR SISWA KELAS RENDAH PADA PEMBELAJARAN PJOK DI SEKOLAH DASAR NEGERI 2 SUSUT
Description:
ABSTRACT Gross motor development is a crucial aspect of elementary school-aged children’s growth, as it relates to their ability to perform various physical activities involving the body’s large muscle groups.
This study aims to examine the gross motor development of lower-grade students in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) classes at SD Negeri 2 Susut.
This study employs a quantitative descriptive approach.
The research subjects were lower-grade students numbering (adjust the sample size).
Data collection was conducted through gross motor skill tests comprising eight types of tests: throwing, catching, bouncing a ball, dribbling a ball, balance, forward roll, jumping, and running.
The data were analyzed using descriptive analysis techniques by calculating the percentage of test results obtained by the students.
The results of the study indicate that, in general, students’ gross motor development falls into the “adequate” category.
Running ability showed the best development compared to other skills, while balance and several manipulative skills still need improvement.
These findings suggest that students’ gross motor development is not evenly distributed across all motor skills.
Therefore, physical education instruction needs to be more varied and provide students with broader opportunities to engage in a variety of physical activities so that their gross motor skills can develop optimally.
Keywords: Gross Motor Skills, Elementary School Students, Physical Education Instruction ABSTRAK Perkembangan motorik kasar merupakan salah satu aspek penting dalam pertumbuhan anak usia sekolah dasar karena berkaitan dengan kemampuan anak dalam melakukan berbagai aktivitas gerak yang melibatkan otot-otot besar tubuh.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan motorik kasar siswa kelas rendah pada pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SD Negeri 2 Susut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif.
Subjek penelitian adalah siswa kelas rendah yang berjumlah (sesuaikan jumlah sampel).
Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan motorik kasar yang meliputi delapan jenis tes yaitu melempar, menangkap, memantulkan bola, menggiring bola, keseimbangan, roll depan, melompat, dan berlari.
Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dengan menghitung persentase hasil tes yang diperoleh siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum perkembangan motorik kasar siswa berada pada kategori cukup.
Kemampuan berlari menunjukkan perkembangan yang paling baik dibandingkan dengan keterampilan lainnya, sedangkan kemampuan keseimbangan dan beberapa keterampilan manipulatif masih perlu ditingkatkan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan motorik kasar siswa tidak berkembang secara merata pada setiap keterampilan gerak.
Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran PJOK yang lebih bervariasi dan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi siswa untuk melakukan berbagai aktivitas gerak sehingga perkembangan motorik kasar dapat berkembang secara optimal.
Kata Kunci: Motorik Kasar, Siswa Sekolah Dasar, Pembelajaran PJOK.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perkembangan Motorik Kasar Pada Anak Toddler
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perkembangan Motorik Kasar Pada Anak Toddler
Pendahuluan: Perkembangan motorik kasar adalah perkembangan kemampuan anak anak yang melibatkan otot-otot besar dalam melakukan gerakan dan sikap tubuh. Banyak factor yang mempenga...
Tinjauan Literature Media Pembelajaran Dalam Meningkatkan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini
Tinjauan Literature Media Pembelajaran Dalam Meningkatkan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini
Anak usia dini merupakan sosok yang perlu bimbingan orang dewasa dalam menstimulasi segala aspek perkembangannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsika...
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING DAN MENEMPEL
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING DAN MENEMPEL
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Mengguntingan dan Menempel. Motorik halus adalah salah satu aspek perkembangan yang harus dikembangakan pada anak usia dini den...
Integrasi Permainan Tradisional Dalam Metode Pembelajaran Praktik untuk Meningkatkan Minat Belajar PJOK
Integrasi Permainan Tradisional Dalam Metode Pembelajaran Praktik untuk Meningkatkan Minat Belajar PJOK
Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui peningkatan minat belajar PJOK siswa dengan Integrasi Permainan Tradisional dalam pembelajaran praktik siswa kelas VI S...
Penggunaan Media Pembelajaran e-Learning Berbasis Web untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VII
Penggunaan Media Pembelajaran e-Learning Berbasis Web untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VII
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan  gambaran hasil pre-test siswa kelas eksperimen dan siswa kelas kontrol pada materi pokok suhu dan perubahannya, (2) mendeskrips...

Back to Top