Javascript must be enabled to continue!
Pembentukan Desa Tangguh Covid 19 di Desa Kalisari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan
View through CrossRef
Kecamatan Natar merupakan salah satu Kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan yang memiliki kasus terkonfirmasi Covid 19 tertinggi dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan, namun ada satu yaitu Desa Kalisari yang merupakan satu satunya Desa yang tercatat belum ada terkonfrimasi kasus Covid 19. Posisi desa ini berada di tengah dan sebagai jalur perlintasan antar beberapa kecamatan dan kabupaten. Terdiri dari 7 Dusun, 24 RT dengan jumlah penduduk sekitar 2043 KK atau 4790 Jiwa dengan kondisi sosial ekonomi menengah ke bawah. Kondisi Desa tersebut berisiko besar terjadinya atau menyebarnya kasus Covid 19 apabila tidak diantisipasi sejak awal. Tujuan program pengabmas ini adalah untuk membentuk Desa Tangguh Covid 19 di Desa Kalisari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabmas dilakukan dengan 3 tahap. Tahap 1 adalah tahap persiapan dengan mengidentifikasi sasaran, kekuatan tim baik dari Jurusan Keperawaan maupun tim Mitra dan komitmen untuk melakukan program pengabmas; Tahap 2 adalah tahap pelaksanaan, yaitu sosialisasi program, melakukan edukasi tentang covid 19 termasuk PBHS dalam mencegah penularan di masyarakat serta mengembangkan sarana pendukung dalam mencapai PHBS di masyarakat seperti fasilitas cuci tangan di beberapa tempat umum, pembagian masker, pemasangan banner dan pembagian leaflet kepada seluruh masyarakat. Program ini efektif dilaksanakan selama 2 bulan dari bulan Oktober – Desember 2020 dengan jumlah tim 24 orang Dosen Jurusan keperawatan dan 15 mahasiswa keperawatan perwakilan dari masing masing program studi. Sasaran kegiatan pengabmas berjumah 346 orang. Hasil akhir pengabmas didapatkan bahwa adanya peningkatan tata nilai dalam masyarakat terutama bidang kesehatan yaitu peningkatan pengetahuan masyarakat tentang Covid 19 dan PHBS di Era New Normal , peningkatan keterampilan dalam menggunakan masker dan cuci tangan dengan 6 langkah benar, ketersediaanya masker dan hand sanitizer di masyarakat, peningkatan partisipan yang menggunakan masker setiap keluar rumah,peningkatan partisipan yang menggunakan sarana cuci tangan di tempat umum, tersedianya 7 sarana cuci tangan di berbagai tempat umum seperti mesjid dan TPA serta adanya satgas Covid 19 Desa yang bersepakat untuk meningkatkan peran, fungsi dan tugasnya. Selain itu program pengabmas ini juga menghasilkan satu artikel pengabmas yang siap dipublikasikan dalam Jurnal Pengabmas baik terakreditasi atau tidak. Disarankan untuk kegiatan pengabmas yang akan datang, waktu kegiatan di tambah dan evaluasi pengetahuan dengan menggunakan format manual saja agar bisa di evaluasi secara kuantitatif peningkatan pengetahuan masyarakat.
Title: Pembentukan Desa Tangguh Covid 19 di Desa Kalisari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan
Description:
Kecamatan Natar merupakan salah satu Kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan yang memiliki kasus terkonfirmasi Covid 19 tertinggi dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan, namun ada satu yaitu Desa Kalisari yang merupakan satu satunya Desa yang tercatat belum ada terkonfrimasi kasus Covid 19.
Posisi desa ini berada di tengah dan sebagai jalur perlintasan antar beberapa kecamatan dan kabupaten.
Terdiri dari 7 Dusun, 24 RT dengan jumlah penduduk sekitar 2043 KK atau 4790 Jiwa dengan kondisi sosial ekonomi menengah ke bawah.
Kondisi Desa tersebut berisiko besar terjadinya atau menyebarnya kasus Covid 19 apabila tidak diantisipasi sejak awal.
Tujuan program pengabmas ini adalah untuk membentuk Desa Tangguh Covid 19 di Desa Kalisari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan.
Metode pelaksanaan kegiatan pengabmas dilakukan dengan 3 tahap.
Tahap 1 adalah tahap persiapan dengan mengidentifikasi sasaran, kekuatan tim baik dari Jurusan Keperawaan maupun tim Mitra dan komitmen untuk melakukan program pengabmas; Tahap 2 adalah tahap pelaksanaan, yaitu sosialisasi program, melakukan edukasi tentang covid 19 termasuk PBHS dalam mencegah penularan di masyarakat serta mengembangkan sarana pendukung dalam mencapai PHBS di masyarakat seperti fasilitas cuci tangan di beberapa tempat umum, pembagian masker, pemasangan banner dan pembagian leaflet kepada seluruh masyarakat.
Program ini efektif dilaksanakan selama 2 bulan dari bulan Oktober – Desember 2020 dengan jumlah tim 24 orang Dosen Jurusan keperawatan dan 15 mahasiswa keperawatan perwakilan dari masing masing program studi.
Sasaran kegiatan pengabmas berjumah 346 orang.
Hasil akhir pengabmas didapatkan bahwa adanya peningkatan tata nilai dalam masyarakat terutama bidang kesehatan yaitu peningkatan pengetahuan masyarakat tentang Covid 19 dan PHBS di Era New Normal , peningkatan keterampilan dalam menggunakan masker dan cuci tangan dengan 6 langkah benar, ketersediaanya masker dan hand sanitizer di masyarakat, peningkatan partisipan yang menggunakan masker setiap keluar rumah,peningkatan partisipan yang menggunakan sarana cuci tangan di tempat umum, tersedianya 7 sarana cuci tangan di berbagai tempat umum seperti mesjid dan TPA serta adanya satgas Covid 19 Desa yang bersepakat untuk meningkatkan peran, fungsi dan tugasnya.
Selain itu program pengabmas ini juga menghasilkan satu artikel pengabmas yang siap dipublikasikan dalam Jurnal Pengabmas baik terakreditasi atau tidak.
Disarankan untuk kegiatan pengabmas yang akan datang, waktu kegiatan di tambah dan evaluasi pengetahuan dengan menggunakan format manual saja agar bisa di evaluasi secara kuantitatif peningkatan pengetahuan masyarakat.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Protokol Kesehatan sebagai Upaya Preverentif Covid 19 pada Civitas Akademika di Universitas Malahayati Bandar Lampung
Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Protokol Kesehatan sebagai Upaya Preverentif Covid 19 pada Civitas Akademika di Universitas Malahayati Bandar Lampung
ABSTRACT: ATTITUDE RELATIONSHIP WITH HEALTH PROTOCOL BEHAVIOR AS A PREVERENTIVE EFFORT FOR COVID 19 IN ACADEMIC CIVITY AT MALAHAYATI UNIVERSITY BANDAR LAMPUNG Introduction: Indone...
BANTUAN TEKNIS PEMBUATAN PETA KONDISI JALAN DUSUN SUKARAME DI DESA NATAR – KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
BANTUAN TEKNIS PEMBUATAN PETA KONDISI JALAN DUSUN SUKARAME DI DESA NATAR – KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Dusun Sukarame merupakan Dusun yang terletak di Desa Natar, Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Kondisi eksisting jalan di Dusun Sukarame Desa Natar Kecamatan Natar Kabupate...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Skripsi Nurhamidah Lubis
Skripsi Nurhamidah Lubis
Tuor merupakan tradisi turun-temurun dalam kehidupan masyarakat Mandailing. Disamping itu tuor menjadi hukum yang tidak tertulis namun memiliki nilai historis dan soiologis. Pemb...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
Lampung Tempo Doeloe
Lampung Tempo Doeloe
Buku ini meriwayatkan Lampung dan pengelanaan, dengan melibatkan 15 kontributor dari pelbagai bangsa sehingga terhimpun sebanyak 21 tulisan, termasuk 5 tulisan dari penyusun sendir...
TRADISI NGEDEBLAG DI DESA PAKRAMAN KEMENUH KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR (Kajian Teologi Hindu)
TRADISI NGEDEBLAG DI DESA PAKRAMAN KEMENUH KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR (Kajian Teologi Hindu)
<p>Umat Hindu selalu memegang teguh ajaran <em>Tri Hita Karana </em>yaitu tiga sumber</p><p>yang mendatangkan kebahagiaan, yakni hubungan manusia deng...

