Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Studi Pendahuluan Penambatan Molekul Senyawa Kandungan dari Cinnamomi Cortex terhadap Epitop Respiratory Syncytial Virus (RSV)

View through CrossRef
Motavizumab merupakan imunoglobulin (IgG1) antibodi monoklonal rekombinan. Antibodi monoklonal ini banyak digunakan untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh respiratory syncytial virus (RSV). Antibodi ini mengikat protein RSV F yang berperan dalam perlekatan virus dan memediasi fusi. Ekstrak dari Cinnamomi Cortex diketahui dapat digunakan sebagai antivirus. Senyawa flavonoid salah satunya katekin memiliki potensi sebagai antivirus COVID-19. Salah satu senyawa dari ekatrak proantosianidin juga dikenal sebagai tanin terkondensasi yang memiliki aktivitas sebagai antivirus dengan menghambat infeksi SARS-CoV dan upregulasi. Dalam penelitian ini dilakukan studi penambatan molekul pada 14 senyawa yang terkandung dari Cinnamomi Cortex terhadap epitop RSV. Hasil penelitian ini menunjukkan senyawa yang afinitas pengikatan paling baik (ΔG), dan konstanta inhibisi (Ki) terdapat pada 4 senyawa yaitu pada senyawa (+)-epikatekin (ΔG -5,77 kkal/mol dan Ki 59,43 μM), β-kariofilen (ΔG -5,45 kkal/mol dan Ki 100,45 μM), (+)-katekin (ΔG -5,17 kkal/mol dan Ki 162,53 μM), dan (-)-katekin (ΔG -5,09 kkal/mol dan Ki 186,98 μM). Interaksi ikatan hidrogen pada residu asam amino THR108 dengan gugus hidroksil pada ketiga senyawa (+)-epikatekin, (+)-katekin, (-)-katekin. Interaksi ikatan hidrofobik pada residu asam amino PRO149 yang memiliki C alkil yang berikatan dengan C rangkap pada keempat senyawa (+)-epikatekin, beta-kariofilen, (+)-katekin, (-)-katekin.
Title: Studi Pendahuluan Penambatan Molekul Senyawa Kandungan dari Cinnamomi Cortex terhadap Epitop Respiratory Syncytial Virus (RSV)
Description:
Motavizumab merupakan imunoglobulin (IgG1) antibodi monoklonal rekombinan.
Antibodi monoklonal ini banyak digunakan untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh respiratory syncytial virus (RSV).
Antibodi ini mengikat protein RSV F yang berperan dalam perlekatan virus dan memediasi fusi.
Ekstrak dari Cinnamomi Cortex diketahui dapat digunakan sebagai antivirus.
Senyawa flavonoid salah satunya katekin memiliki potensi sebagai antivirus COVID-19.
Salah satu senyawa dari ekatrak proantosianidin juga dikenal sebagai tanin terkondensasi yang memiliki aktivitas sebagai antivirus dengan menghambat infeksi SARS-CoV dan upregulasi.
Dalam penelitian ini dilakukan studi penambatan molekul pada 14 senyawa yang terkandung dari Cinnamomi Cortex terhadap epitop RSV.
Hasil penelitian ini menunjukkan senyawa yang afinitas pengikatan paling baik (ΔG), dan konstanta inhibisi (Ki) terdapat pada 4 senyawa yaitu pada senyawa (+)-epikatekin (ΔG -5,77 kkal/mol dan Ki 59,43 μM), β-kariofilen (ΔG -5,45 kkal/mol dan Ki 100,45 μM), (+)-katekin (ΔG -5,17 kkal/mol dan Ki 162,53 μM), dan (-)-katekin (ΔG -5,09 kkal/mol dan Ki 186,98 μM).
Interaksi ikatan hidrogen pada residu asam amino THR108 dengan gugus hidroksil pada ketiga senyawa (+)-epikatekin, (+)-katekin, (-)-katekin.
Interaksi ikatan hidrofobik pada residu asam amino PRO149 yang memiliki C alkil yang berikatan dengan C rangkap pada keempat senyawa (+)-epikatekin, beta-kariofilen, (+)-katekin, (-)-katekin.

Related Results

Respiratory Syncytial Virus: Transmission and Treatment
Respiratory Syncytial Virus: Transmission and Treatment
Respiratory Syncytial Virus (RSV), a respiratory tract infection-causing virus with a global distribution and seasonal occurrence, is the second leading cause of death in children ...
Lethal model for respiratory syncytial virus infection using C57BL/6 mice
Lethal model for respiratory syncytial virus infection using C57BL/6 mice
ABSTRACT Respiratory syncytial virus (RSV) infection is a major infectious disease affecting public health. Infants and elderly infected with RS...

Back to Top