Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM DIARE DI PUSKESMAS PANCUR BATU KECAMATAN PANCUR BATU

View through CrossRef
Penyakit menular masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang menimbulkan kesakitan, kematian dan kecacatan yang tinggi sehingga pemerintah melakukan penyelenggaraan penanggulangan melalui upaya pencegahan, pengendalian, dan pemberantasan yang efektif dan efisien. Penanggulangan penyakit menular mengutamakan aspek promotif dan preventif dengan membatasi penularan serta penyebaran penyakit agar tidak meluas antar daerah maupun antarnegara serta berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa / wabah (Permenkes RI No. 82, 2014).Salah satu upaya kesehatan yang dilakukan dalam meningkatkan derajat kesehatan yang optimal adalah program pencegahan dan pengendalian penyakit menular. Penyakit menular yang sampai saat ini masih menjadi program pemerintah di antaranya adalah program pegendalian penyakit diare yang bertujuan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian karena diare bersama lintas program dan sector terkait (Kemenkes RI, 2011).Diare merupakan suatu kondisi dimana seseorang buang air besar dengan konsistensi tinja yang lembek atau mencair bahkan dapat berupa air saja dan frekuensinya lebih sering (3 kali atau lebih) dalam sehari. Diare merupakan penyakit yang berbasis lingkungan yang faktor utama dari kontaminasi air atau tinja berakumulasi dengan perilaku manusia yang tidak sehat (Kemenkes RI, 2011).
Center for Open Science
Title: ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM DIARE DI PUSKESMAS PANCUR BATU KECAMATAN PANCUR BATU
Description:
Penyakit menular masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang menimbulkan kesakitan, kematian dan kecacatan yang tinggi sehingga pemerintah melakukan penyelenggaraan penanggulangan melalui upaya pencegahan, pengendalian, dan pemberantasan yang efektif dan efisien.
Penanggulangan penyakit menular mengutamakan aspek promotif dan preventif dengan membatasi penularan serta penyebaran penyakit agar tidak meluas antar daerah maupun antarnegara serta berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa / wabah (Permenkes RI No.
82, 2014).
Salah satu upaya kesehatan yang dilakukan dalam meningkatkan derajat kesehatan yang optimal adalah program pencegahan dan pengendalian penyakit menular.
Penyakit menular yang sampai saat ini masih menjadi program pemerintah di antaranya adalah program pegendalian penyakit diare yang bertujuan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian karena diare bersama lintas program dan sector terkait (Kemenkes RI, 2011).
Diare merupakan suatu kondisi dimana seseorang buang air besar dengan konsistensi tinja yang lembek atau mencair bahkan dapat berupa air saja dan frekuensinya lebih sering (3 kali atau lebih) dalam sehari.
Diare merupakan penyakit yang berbasis lingkungan yang faktor utama dari kontaminasi air atau tinja berakumulasi dengan perilaku manusia yang tidak sehat (Kemenkes RI, 2011).

Related Results

PELAKSANAAN PROGRAM PENANGGULANGAN DIARE DI PUSKESMAS MATAKALI
PELAKSANAAN PROGRAM PENANGGULANGAN DIARE DI PUSKESMAS MATAKALI
Diare adalah buang air besar dengan konsistensi cair sebanyak 3 kali atau lebih dalam satu hari). Dua kriteria penting harus ada yaitu buang air besar cair dan sering,  jadi misaln...
Faktor-Faktor Perilaku Ibu Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita
Faktor-Faktor Perilaku Ibu Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita
Diare merupakan penyebab kematian terbesar ke dua pada Balita di Dunia setelah penyakit Pneumonia. Diare adalah suau keadaan peradangan pada mukosa lambung dan usus halus yang meng...
Sistem Pelaksanaan PONED di Puskesmas Kabupaten Pati
Sistem Pelaksanaan PONED di Puskesmas Kabupaten Pati
Kasus kematian ibu bersalin di Kabupaten Pati dalam tiga tahun terakhir cenderung meningkat pada tahun 2009 sampai 2011, padahal di kabupaten Pati sudah terdapat 3 puskesmas PONED....
PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN KOTA CIMAHI JAWA BARAT INDONESIA
PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN KOTA CIMAHI JAWA BARAT INDONESIA
Terkait dengan penatalaksanaan pandemi Corona virus disesase-19 (Covid-19), Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah memberikan pedoman bagi tenaga kesehatan tentang pengelom...
PENGARUH SANITASI LINGKUNGAN TERHADAP INSIDEN DIARE PADA BALITA
PENGARUH SANITASI LINGKUNGAN TERHADAP INSIDEN DIARE PADA BALITA
Penyakit diare tetap menjadi masalah kesehatan global, terutama di negara-negara berkembang. Diare merupakan penyakit endemis di Indonesia dan sering kali berpotensi menjadi Kejadi...
PENDIDIKAN KESEHATAN EFEKTIF MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU TENTANG MP-ASI DI UPT PUSKESMAS TUNTUNGAN KECAMATAN PANCUR BATU TAHUN 2022
PENDIDIKAN KESEHATAN EFEKTIF MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU TENTANG MP-ASI DI UPT PUSKESMAS TUNTUNGAN KECAMATAN PANCUR BATU TAHUN 2022
Makanan pendamping ASI (MP-ASI) diperlukan untuk melengkapi kebutuhan nutrisi bayi usia 6-24 bulan. MPASI memberikan energi dan zat gizi yang dibutuhkan bayi, membantu bayi beradap...
Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Diare
Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Diare
Pengetahuan ibu mengenai diare merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya diare akut seperti ketidaktahuan ibu akan penyebab diare, bagaimana cara penularan diare, da...

Back to Top