Javascript must be enabled to continue!
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI PEMASARAN DI DESA WISATA
View through CrossRef
Kawasan Borobudur merupakan salah satu destinasi prioritas dengan permasalahan kemiskinan dan pengangguran. Di Kecamatan Borobudur 31,67% penduduk terdata sebagai belum/tidak bekerja, mengurus rumah tangga dan pensiunan. Salah satu upaya peningkatan kualitas hidup di Borobudur yaitu peningkatan ekonomi rumah tangga melalui peran perempuan. Pemberdayaan perempuan sangat penting agar perempuan mandiri dan dapat berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana peningkatan kemampuan komunikasi pemasaran dapat memberdayakan perempuan di desa wisata. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan studi literatur yang dilakukan di Desa Karanganyar. Penelitian ini melibatkan sejumlah 75 perempuan yang terlibat dalam kegiatan pelatihan komunikasi pemasaran di desa wisata tersebut. Mereka diminta untuk menuliskan evaluasi atas pandangan mereka terkait dengan penguasaan komunikasi pemasaran hingga hambatan dalam penguasaannya. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi pemasaran dinilai dapat membantu perempuan untuk memperluas jaringan bisnis, meningkatkan penjualan, dan memperkuat branding produk. Dalam konteks desa wisata, peningkatan kemampuan komunikasi pemasaran juga dinilai dapat meningkatkan peran perempuan dalam pengambilan keputusan dan mengurangi kesenjangan gender. Namun, terdapat beberapa kendala dalam pemberdayaan perempuan melalui peningkatan kemampuan komunikasi pemasaran, seperti keterbatasan akses internet dan kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar. Melalui penelitian ini disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi pemasaran dapat menjadi strategi yang efektif dalam pemberdayaan perempuan di desa wisata. Namun, implikasi dari penelitian ini adalah perlu adanya dukungan dari berbagai pihak seperti pemerintah, masyarakat, dan pelaku bisnis untuk memastikan kesuksesan dari program pemberdayaan perempuan di desa wisata tersebut.
Title: PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI PEMASARAN DI DESA WISATA
Description:
Kawasan Borobudur merupakan salah satu destinasi prioritas dengan permasalahan kemiskinan dan pengangguran.
Di Kecamatan Borobudur 31,67% penduduk terdata sebagai belum/tidak bekerja, mengurus rumah tangga dan pensiunan.
Salah satu upaya peningkatan kualitas hidup di Borobudur yaitu peningkatan ekonomi rumah tangga melalui peran perempuan.
Pemberdayaan perempuan sangat penting agar perempuan mandiri dan dapat berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana peningkatan kemampuan komunikasi pemasaran dapat memberdayakan perempuan di desa wisata.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan studi literatur yang dilakukan di Desa Karanganyar.
Penelitian ini melibatkan sejumlah 75 perempuan yang terlibat dalam kegiatan pelatihan komunikasi pemasaran di desa wisata tersebut.
Mereka diminta untuk menuliskan evaluasi atas pandangan mereka terkait dengan penguasaan komunikasi pemasaran hingga hambatan dalam penguasaannya.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi pemasaran dinilai dapat membantu perempuan untuk memperluas jaringan bisnis, meningkatkan penjualan, dan memperkuat branding produk.
Dalam konteks desa wisata, peningkatan kemampuan komunikasi pemasaran juga dinilai dapat meningkatkan peran perempuan dalam pengambilan keputusan dan mengurangi kesenjangan gender.
Namun, terdapat beberapa kendala dalam pemberdayaan perempuan melalui peningkatan kemampuan komunikasi pemasaran, seperti keterbatasan akses internet dan kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar.
Melalui penelitian ini disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi pemasaran dapat menjadi strategi yang efektif dalam pemberdayaan perempuan di desa wisata.
Namun, implikasi dari penelitian ini adalah perlu adanya dukungan dari berbagai pihak seperti pemerintah, masyarakat, dan pelaku bisnis untuk memastikan kesuksesan dari program pemberdayaan perempuan di desa wisata tersebut.
Related Results
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Kapasitas pelaku desa wisata di Indonesia umumnya masih rendah terutama para pelaku wisata di desa wisata. Rendahnya kapasitas tersebut dapat dilihat dari pelaku desa wisata yang b...
Pemberdayaan Desa Wisata Melalui Kemas Ulang Informasi Potensi Desa Di Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang
Pemberdayaan Desa Wisata Melalui Kemas Ulang Informasi Potensi Desa Di Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang
Desa merupakan kesatuan masyarakat yang memiliki pemerintahan sendiri, sehingga potensi yang ada di wilayahnya merupakan hak bagi pemerintahan desa dan masyarakat. Potensi yang ada...
Upaya Peningkatan Fasilitas Wisata di Desa Wisata Dayeuhkolot, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang
Upaya Peningkatan Fasilitas Wisata di Desa Wisata Dayeuhkolot, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang
Modern lifestyle trends have significantly increased public interest in travel, driving a rise in tourist visits to both regional and international destinations. This growing deman...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
Wisata Bongan saat ini tengah dikembangkan untuk menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Desa wisata ini memiliki beragam potensi wisata, baik itu ...
Pembuatan Sistem Informasi Wisata “Go-Selotapak” Berbasis Android
Pembuatan Sistem Informasi Wisata “Go-Selotapak” Berbasis Android
Abstract—Selotapak Village is one of the tourist villages in Trawas. Selotapak Village develops tourism based on natural potential and community empowerment. Therefore, tourist sit...
Peningkatan Kapasitas Masyarakat Lokal Dalam Pemasaran Produk Wisata Dan Pengelolaan Homestay Di Desa Wisata Sidan
Peningkatan Kapasitas Masyarakat Lokal Dalam Pemasaran Produk Wisata Dan Pengelolaan Homestay Di Desa Wisata Sidan
Abstrak
Desa Wisata Sidan sebagai desa wisata dampingan Program Studi Destinasi Pariwisata telah menunjukkan eksistensinya dalam tahapan pengembangan desa wisata. Melalui kegiata...

