Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

UNSUR FORMALISTIK DALAM KARYA YA BAMBAN YA LUKAH DAN HUMINODUN SPIRIT

View through CrossRef
Karya catan Hassan Majin iaitu Ya Bamban Ya Lukah dan Huminodun Spirits (Kadazandusun) oleh Abdullah Ehlid Al Walid adalah cetusan idea pelukis terhadap tarian tradisi masyarakat Bisaya dan cerita rakyat wanita Kadazandusun. Karya diolah oleh pelukis bertujuan untuk memberi tafsirannya sendiri berdasarkan ekspresi dalam catan seni visual. Karya ini memberi penekanan terhadap penyampaian rasa, emosi dan perasaan yang diolah dalam sapuan berus dan penggunaan warna dalam kanvas karyanya. Naratif cerita diolah melalui pergerakan Spirit Bubu Mengalai dan figura Huminodun. Kajian dilakukan secara kualitatif untuk mentafsir keadaan yang sebenar menerusi pengkaryaan. Penghasilan karya adalah menerusi aplikasi aspek formalistik dalam pengkaryaan dan perspektif budaya. Hasil kajian menjelaskan bahawa terdapat unsur spirit dalam perkaryaan sebagai pernyataan seni visual yang mengupas tentang elemen fomalistik, kepercayaan terhadap figura dan kritikan seni. Justeru, terdapat unsur kepercayaan semangat dan perubatan tradisional menerusi tarian serta semangat menuai padi masyarakat tempatan di Borneo yang mereka warisi sejak dahulu lagi. Oleh hal yang demikian, pelukis dapat memaparkan semula dalam bentuk karya catan seni visual.   Hassan Majin’s painting artwork Ya Bamban Ya Lukah and Huminodun Spirits (Kadazandusun) by Abdullah Ehlid Al Walid is the origin of this painter’s idea of the traditional dance of the Bisaya community and the Sabah folklore of a Kadazandusun woman. The work produced by the artist aims to give his interpretation based on being expressed in visual art paintings. This work focuses on emphasis on the delivery of feelings, emotions and feelings processed in brush strokes and the use of colour in the canvas of his work. The narrative of the story is processed into visual works through the movement of the Bubu Mengalai Spirit and Huminodun figure. The study is done qualitatively to interpret the real situation through the work. Production of works through the application of formalistic aspects in the creation and cultural perspective. The results of the study can explain that there is an element of spirit in the work as a visual art statement that examines the elements of formality, belief in figures and art criticism. Therefore, there is an element of belief in the spirit of traditional medicine through the dance and harvesting of local rice in Borneo that they have inherited for a long time. Thus, the painter can re-display in the form of visual art paintings.
Title: UNSUR FORMALISTIK DALAM KARYA YA BAMBAN YA LUKAH DAN HUMINODUN SPIRIT
Description:
Karya catan Hassan Majin iaitu Ya Bamban Ya Lukah dan Huminodun Spirits (Kadazandusun) oleh Abdullah Ehlid Al Walid adalah cetusan idea pelukis terhadap tarian tradisi masyarakat Bisaya dan cerita rakyat wanita Kadazandusun.
Karya diolah oleh pelukis bertujuan untuk memberi tafsirannya sendiri berdasarkan ekspresi dalam catan seni visual.
Karya ini memberi penekanan terhadap penyampaian rasa, emosi dan perasaan yang diolah dalam sapuan berus dan penggunaan warna dalam kanvas karyanya.
Naratif cerita diolah melalui pergerakan Spirit Bubu Mengalai dan figura Huminodun.
Kajian dilakukan secara kualitatif untuk mentafsir keadaan yang sebenar menerusi pengkaryaan.
Penghasilan karya adalah menerusi aplikasi aspek formalistik dalam pengkaryaan dan perspektif budaya.
Hasil kajian menjelaskan bahawa terdapat unsur spirit dalam perkaryaan sebagai pernyataan seni visual yang mengupas tentang elemen fomalistik, kepercayaan terhadap figura dan kritikan seni.
Justeru, terdapat unsur kepercayaan semangat dan perubatan tradisional menerusi tarian serta semangat menuai padi masyarakat tempatan di Borneo yang mereka warisi sejak dahulu lagi.
Oleh hal yang demikian, pelukis dapat memaparkan semula dalam bentuk karya catan seni visual.
  Hassan Majin’s painting artwork Ya Bamban Ya Lukah and Huminodun Spirits (Kadazandusun) by Abdullah Ehlid Al Walid is the origin of this painter’s idea of the traditional dance of the Bisaya community and the Sabah folklore of a Kadazandusun woman.
The work produced by the artist aims to give his interpretation based on being expressed in visual art paintings.
This work focuses on emphasis on the delivery of feelings, emotions and feelings processed in brush strokes and the use of colour in the canvas of his work.
The narrative of the story is processed into visual works through the movement of the Bubu Mengalai Spirit and Huminodun figure.
The study is done qualitatively to interpret the real situation through the work.
Production of works through the application of formalistic aspects in the creation and cultural perspective.
The results of the study can explain that there is an element of spirit in the work as a visual art statement that examines the elements of formality, belief in figures and art criticism.
Therefore, there is an element of belief in the spirit of traditional medicine through the dance and harvesting of local rice in Borneo that they have inherited for a long time.
Thus, the painter can re-display in the form of visual art paintings.

Related Results

NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK KARYA HAMKA SEBUAH ANALISIS UNSUR TEMA, TOKOH, PERWATAKAN, AMANAT
NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK KARYA HAMKA SEBUAH ANALISIS UNSUR TEMA, TOKOH, PERWATAKAN, AMANAT
Penelitian ini merupakan suatu analisis terhadap unsur pendidikan atas tema, tokoh dan perwatakan serta amanat dalam novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya HAMKA. Rumusan mas...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
Analisis Unsur Intrinsik Dan Ekstrinsik Lagu Dalam Album Pekal “Salam Sakapoh Iban” Karya Man Pekal
Analisis Unsur Intrinsik Dan Ekstrinsik Lagu Dalam Album Pekal “Salam Sakapoh Iban” Karya Man Pekal
Lirik lagu termasuk bagian dari karya sastra yang digolongkan kedalam puisi. Lirik-liriknya mengandung keindahan tersendiri bagi pencipta dan pendengarnya, unsur intrinsik (fisik d...
UNSUR-UNSUR ISYARY DALAM SEBUAH TAFSIR NUSANTARA: Telaah Analitis Tafsir Faid al-Rahman Karya Kiai Sholeh Darat
UNSUR-UNSUR ISYARY DALAM SEBUAH TAFSIR NUSANTARA: Telaah Analitis Tafsir Faid al-Rahman Karya Kiai Sholeh Darat
Penelitian ini membahas tentang unsur-unsur isyary dalam sebuah tafsir Nusantara: Telaah analistis Tafsir Faid al-Rahman karya Kiai Sholeh Darat. Kiai Sholeh Darat merupakan tokoh ...
VISUALISASI DEWI PERTIWI DALAM FOTOGRAFI EKSPRESI
VISUALISASI DEWI PERTIWI DALAM FOTOGRAFI EKSPRESI
Masalah lingkungan dapat berakibat pada rusaknya alam yang berharga seperti hutan, sungai, pantai dan lain-lain, selain itu masalah lingkungan juga dapat merusak keragaman hayati y...
Analisis Unsur-unsur Intrinsik Novel “Hijau” karya Agnes Jessica
Analisis Unsur-unsur Intrinsik Novel “Hijau” karya Agnes Jessica
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui apa tema pada novel “Hijau” karya Agnes Jessica. (2) Mengetahui bagaimana alur pada novel “Hijau” karya Agnes Jessica. (3) Mengetahui...
Analisis Unsur-unsur Intrinsik Novel “Hijau” karya Agnes Jessica
Analisis Unsur-unsur Intrinsik Novel “Hijau” karya Agnes Jessica
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui apa tema pada novel “Hijau” karya Agnes Jessica. (2) Mengetahui bagaimana alur pada novel “Hijau” karya Agnes Jessica. (3) Mengetahui...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...

Back to Top