Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Mendekati Penggemar K-Pop dengan Dakwah yang Santun: Etika Komunikasi Dakwah @FuadHnaim di Youtube

View through CrossRef
Artikel ini membahas etika komunikasi dakwah yang diterapkan Ustadz Fuadh Naim melalui channel YouTube @FuadhNaim kepada penggemar K-Pop. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teori tanggung jawab sosial, melalui analisis konten video dan studi literatur. Artikel ini menemukan bahwa Ustadz Fuadh Naim mampu menghadapi tantangan dakwah kepada penggemar K-Pop dengan menerapkan prinsip etika komunikasi dakwah sesuai ajaran Islam, seperti Qaulan Karima, Qaulan Sadida, Qaulan Ma’rufa, Qaulan Baligha, Qaulan Layyina, dan Qaulan Maysura. Pendekatan ini menekankan kesantunan, kejelasan, kelembutan, dan kemudahan dalam menyampaikan pesan, sehingga pesan dakwah dapat diterima dengan baik oleh mad’u yang memiliki minat dan budaya berbeda. Hasil penelitian memberikan wawasan mengenai strategi dakwah yang efektif dan etis di era digital, khususnya dalam menghadapi audiens dengan latar belakang budaya populer. Temuan ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan metode dakwah yang relevan di lingkungan digital yang beragam dan dinamis.   This article discusses the da'wah communication ethics applied by Ustadz Fuadh Naim through the @FuadhNaim YouTube channel to K-Pop fans. This research uses descriptive qualitative method with social responsibility theory, through video content analysis and literature study. The research found that Ustadz Fuadh Naim was able to face the challenges of da'wah to K-Pop fans by applying the principles of da'wah communication ethics according to Islamic teachings, such as Qaulan Karima, Qaulan Sadida, Qaulan Ma'rufa, Qaulan Baligha, Qaulan Layyina, and Qaulan Maysura. This approach emphasizes politeness, clarity, gentleness, and ease in delivering messages, so that da'wah messages can be well received by mad’u who have different interests and cultures. The results of the study provide insight into effective and ethical da'wah strategies in the digital era, especially in dealing with audiences with popular cultural backgrounds. The findings are expected to be a reference in the development of relevant da'wah methods in a diverse and dynamic digital environment.
Title: Mendekati Penggemar K-Pop dengan Dakwah yang Santun: Etika Komunikasi Dakwah @FuadHnaim di Youtube
Description:
Artikel ini membahas etika komunikasi dakwah yang diterapkan Ustadz Fuadh Naim melalui channel YouTube @FuadhNaim kepada penggemar K-Pop.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teori tanggung jawab sosial, melalui analisis konten video dan studi literatur.
Artikel ini menemukan bahwa Ustadz Fuadh Naim mampu menghadapi tantangan dakwah kepada penggemar K-Pop dengan menerapkan prinsip etika komunikasi dakwah sesuai ajaran Islam, seperti Qaulan Karima, Qaulan Sadida, Qaulan Ma’rufa, Qaulan Baligha, Qaulan Layyina, dan Qaulan Maysura.
Pendekatan ini menekankan kesantunan, kejelasan, kelembutan, dan kemudahan dalam menyampaikan pesan, sehingga pesan dakwah dapat diterima dengan baik oleh mad’u yang memiliki minat dan budaya berbeda.
Hasil penelitian memberikan wawasan mengenai strategi dakwah yang efektif dan etis di era digital, khususnya dalam menghadapi audiens dengan latar belakang budaya populer.
Temuan ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan metode dakwah yang relevan di lingkungan digital yang beragam dan dinamis.
  This article discusses the da'wah communication ethics applied by Ustadz Fuadh Naim through the @FuadhNaim YouTube channel to K-Pop fans.
This research uses descriptive qualitative method with social responsibility theory, through video content analysis and literature study.
The research found that Ustadz Fuadh Naim was able to face the challenges of da'wah to K-Pop fans by applying the principles of da'wah communication ethics according to Islamic teachings, such as Qaulan Karima, Qaulan Sadida, Qaulan Ma'rufa, Qaulan Baligha, Qaulan Layyina, and Qaulan Maysura.
This approach emphasizes politeness, clarity, gentleness, and ease in delivering messages, so that da'wah messages can be well received by mad’u who have different interests and cultures.
The results of the study provide insight into effective and ethical da'wah strategies in the digital era, especially in dealing with audiences with popular cultural backgrounds.
The findings are expected to be a reference in the development of relevant da'wah methods in a diverse and dynamic digital environment.

Related Results

Strategi Dakwah Ustadz Ramdan Fawzi di Masa Pandemi
Strategi Dakwah Ustadz Ramdan Fawzi di Masa Pandemi
Abstrak.Da’i banyak yang mengamalkan dakwah menggunakan media sosial alternatif, salah satunya di platform YouTube. Kegiatan ini juga dilakukan oleh Ustadz Ramdan Fawzi dalam berda...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Riset Komunikasi Dakwah Berbasis Budaya Indonesia
Riset Komunikasi Dakwah Berbasis Budaya Indonesia
Buku ini mengemukakan berbagai topik-topik yang diangkat dari hasil penelitian dimulai konsep ‘riset dakwah’ dan ‘riset komunikasi dakwah’ dengan mengadakan penjelajahan wawasan ...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Realitas Sosial Remaja Penggemar Budaya Korea (K-POP) di Bandar Lampung
Realitas Sosial Remaja Penggemar Budaya Korea (K-POP) di Bandar Lampung
Perkembangan globalisasi turut serta membawa budaya korea (K-Pop) masuk ke Indonesia. Masuknya budaya ini cukup digemari oleh para remaja yang membuat mereka kemudian membentuk kom...
Urgensi Mempelajari Etika Dakwah Dalam Komunikasi Islam
Urgensi Mempelajari Etika Dakwah Dalam Komunikasi Islam
Kajian ini bertujuan untuk membahas urgensi mempelajari etika dakwah dalam komunikasi Islam. Metode kajiannya menggunakan studi literatur. Adapun hasil kajian ini ditemukan bahwa: ...
Model Komunikasi Dakwah di Desa Larangan Badung Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan
Model Komunikasi Dakwah di Desa Larangan Badung Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan
Masyarakat Madura dikenal dengan keakraban antar sesama manusia, selalu mengedepankan perilaku yang baik terhadap semua orang dan tidak pandang bulu, sopan santun yang dibudayakan ...
Studi Etnografi Virtual mengenai Fanatisme Fandom NCTzen di Sosial Media Twitter
Studi Etnografi Virtual mengenai Fanatisme Fandom NCTzen di Sosial Media Twitter
Abstract. This study examines the social use of Twitter media as an interaction medium between K-Pop fans that triggers fanatic behavior in certain objects. Aggressive fan behavior...

Back to Top