Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

INTEGRASI TARGET DAN INDIKATOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) KE DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DI JAWA TENGAH

View through CrossRef
Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan tantangan berat bagi negara berkembang, termasuk Indonesia. Di tingkat daerah, integrasi SDGs ke dalam perencanaan pembangunan menemui banyak tantangan, karena sebagian indikator belum sesuai dengan kondisi daerah, serta ketersediaan data-data yang sangat terbatas. Tujuan penelitian ini ialah menganalisis integrasi indikator SDGs ke dalam dokumen perencanaan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah di Jawa Tengah. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di Jawa Tengah, dengan mengambil kasus di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Grobogan. Informan penelitian ialah pihak yang memiliki kewenangan menyusun perencanaan pembangunan, serta aktor nonpemerintah. Teknik analisis data menggunakan model inetraktif sebagaimana dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Kesimpulan penelitian ini ialah bahwa implementasi SDGs di Jawa Tengah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota masih belum berjalan optimal. Hal ini dikarenakan SDGs hanya dimaknai sebagai kegiatan BAPPEDA, serta di dalam penyusunan rencana aksi masih sangat sedikit program pemerintah maupun nonpemerintah yang diintegrasikan. Kendala lain adalah lemahnya komtimen antar stakeholder, baik di dalam sharing data dan sumberdaya, perumusan program dan penyusunan rencana aksi. Oleh sebab itu disarankan agar SDGs sebagai milik bersama dimulai dari komitmen kepala daerah, baik dalam hal sharing program, penguatan komitmen antar pihak, membangun tim solid dalam rangka penyediaan basis data dan program kegiatan, komunikasi dan sinkronisasi.
Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Tengah
Title: INTEGRASI TARGET DAN INDIKATOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) KE DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DI JAWA TENGAH
Description:
Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan tantangan berat bagi negara berkembang, termasuk Indonesia.
Di tingkat daerah, integrasi SDGs ke dalam perencanaan pembangunan menemui banyak tantangan, karena sebagian indikator belum sesuai dengan kondisi daerah, serta ketersediaan data-data yang sangat terbatas.
Tujuan penelitian ini ialah menganalisis integrasi indikator SDGs ke dalam dokumen perencanaan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah di Jawa Tengah.
Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Lokasi penelitian di Jawa Tengah, dengan mengambil kasus di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Grobogan.
Informan penelitian ialah pihak yang memiliki kewenangan menyusun perencanaan pembangunan, serta aktor nonpemerintah.
Teknik analisis data menggunakan model inetraktif sebagaimana dikembangkan oleh Miles dan Huberman.
Kesimpulan penelitian ini ialah bahwa implementasi SDGs di Jawa Tengah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota masih belum berjalan optimal.
Hal ini dikarenakan SDGs hanya dimaknai sebagai kegiatan BAPPEDA, serta di dalam penyusunan rencana aksi masih sangat sedikit program pemerintah maupun nonpemerintah yang diintegrasikan.
Kendala lain adalah lemahnya komtimen antar stakeholder, baik di dalam sharing data dan sumberdaya, perumusan program dan penyusunan rencana aksi.
Oleh sebab itu disarankan agar SDGs sebagai milik bersama dimulai dari komitmen kepala daerah, baik dalam hal sharing program, penguatan komitmen antar pihak, membangun tim solid dalam rangka penyediaan basis data dan program kegiatan, komunikasi dan sinkronisasi.

Related Results

Irlan Fery Jenis-Jenis Pajak Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19
Irlan Fery Jenis-Jenis Pajak Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19
Jenis-Jenis  Pajak  Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19   Irlan Fery   Fakultas Ekonomi Akuntansi Seko...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
STRATEGI PENINGKATAN PENDAPATAN DAERAH MELALUI PEMBERDAYAAN ASET DAERAH DI PROVINSI JAWA TENGAH
STRATEGI PENINGKATAN PENDAPATAN DAERAH MELALUI PEMBERDAYAAN ASET DAERAH DI PROVINSI JAWA TENGAH
Proporsi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jawa Tengah masih didominasi pajak daerah, yakni sebesar 83,36%. Sedangkan penerimaan bukan pajak sebesar 16,64% yang bera...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
SPATIAL ANALYSIS: PENDEKATAN METROPOLITAN STATISTICAL AREA UNTUK PERENCANAAN PEMBANGUNAN MANUSIA DI PROVINSI JAWA TENGAH
SPATIAL ANALYSIS: PENDEKATAN METROPOLITAN STATISTICAL AREA UNTUK PERENCANAAN PEMBANGUNAN MANUSIA DI PROVINSI JAWA TENGAH
Pembangunan manusia menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Hal tersebut tertuang pada agenda ketiga dari tu...
Efektivitas Program Partisipatif Kelompok Perempuan dalam Meningkatkan Swadaya Masyarakat
Efektivitas Program Partisipatif Kelompok Perempuan dalam Meningkatkan Swadaya Masyarakat
Di era otonomi daerah, yang diawali dengan UU RI No. 22 Tahun 1999, yang diamandemen dengan UU RI No. 32 Tahun 2004 tentang pemerintah lokal, telah memberikan kesempatan bagi otono...

Back to Top