Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Studi Komparasi Konsep Pendidikan Karakter Menurut KH. Hasyim Asy’ari dan Ki Hadjar Dewantara

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep pendidikan karakter menurut KH. Hasyim Asy’ari dan Ki Hadjar Dewantara, serta mengetahui relevansi konsep pendidikan karakter dari kedua tokoh tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat analisis deskriptif, dengan metode komparasi dan jenis penelitian yang digunakan adalah kepustakaan/library research, yaitu pengumpulan data yang bersifat kepustakaan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini bahwa konsep pendidikan karakter menurut KH. Hasyim Asy’ari adalah upaya membentuk manusia secara utuh baik jasmani maupun rohani, sehingga manusia dapat bertaqwa kepada Allah dengan benar-benar mengamalkan segala perintah-Nya mampu menegakkan keadilan di muka bumi, beramal shaleh dan maslahat, pantas menyandang predikat sebagai makhluk yang paling mulia dan lebih tinggi derajatnya dari segala jenis makhluk Allah yang lain. Adapun konsep pendidikan karakter dalam perspektif Ki Hadjar Dewantara adalah usaha yang bermaksud memberi bimbingan, tuntunan dan arahan bagi tumbuhnya anak didik sesuai dengan kodratnya agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya. pemikiran konsep pendidikan karakter menurut KH. Hasyim Asy’ari dan Ki Hadjar Dewantara sangat relevan untuk pendidikan saat ini, mengingat beberapa komponen pendidikan karakter di Indonesia meliputi makna dan tujuan pendidikan, makna dan landasan filosofis karakter, serta paradigma pendidikan karakter memiliki keterkaitan yang signifikan. terkait dengan pendidikan karakter pendidik dan anak didik dapat dikatakan sebagai insan kamil, maka harus berpegang teguh kepada tauhid dan moral
Title: Studi Komparasi Konsep Pendidikan Karakter Menurut KH. Hasyim Asy’ari dan Ki Hadjar Dewantara
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep pendidikan karakter menurut KH.
Hasyim Asy’ari dan Ki Hadjar Dewantara, serta mengetahui relevansi konsep pendidikan karakter dari kedua tokoh tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat analisis deskriptif, dengan metode komparasi dan jenis penelitian yang digunakan adalah kepustakaan/library research, yaitu pengumpulan data yang bersifat kepustakaan.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini bahwa konsep pendidikan karakter menurut KH.
Hasyim Asy’ari adalah upaya membentuk manusia secara utuh baik jasmani maupun rohani, sehingga manusia dapat bertaqwa kepada Allah dengan benar-benar mengamalkan segala perintah-Nya mampu menegakkan keadilan di muka bumi, beramal shaleh dan maslahat, pantas menyandang predikat sebagai makhluk yang paling mulia dan lebih tinggi derajatnya dari segala jenis makhluk Allah yang lain.
Adapun konsep pendidikan karakter dalam perspektif Ki Hadjar Dewantara adalah usaha yang bermaksud memberi bimbingan, tuntunan dan arahan bagi tumbuhnya anak didik sesuai dengan kodratnya agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya.
pemikiran konsep pendidikan karakter menurut KH.
Hasyim Asy’ari dan Ki Hadjar Dewantara sangat relevan untuk pendidikan saat ini, mengingat beberapa komponen pendidikan karakter di Indonesia meliputi makna dan tujuan pendidikan, makna dan landasan filosofis karakter, serta paradigma pendidikan karakter memiliki keterkaitan yang signifikan.
terkait dengan pendidikan karakter pendidik dan anak didik dapat dikatakan sebagai insan kamil, maka harus berpegang teguh kepada tauhid dan moral.

Related Results

STUDI KOMPARASI PEMIKIRAN IMAM AL-GHOZALI DAN K.H. HASYIM ASY’ARI TENTANG PENDIDIKAN KARAKTER
STUDI KOMPARASI PEMIKIRAN IMAM AL-GHOZALI DAN K.H. HASYIM ASY’ARI TENTANG PENDIDIKAN KARAKTER
Penelitian ini dilatar belakangi oleh keresahan pribadi penulis mengenai rendahnya kualitas karakter lulusan lembaga pendidikan terlebih di era globalisasi dan yang serba modern in...
PEMIKIRAN HASYIM ASY'ARI TENTANG PENDIDIKAN ISLAM
PEMIKIRAN HASYIM ASY'ARI TENTANG PENDIDIKAN ISLAM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pemikiran KH. Hasyim Asy’ari mengenai pendidikan Islam serta hasil karyanya yang mulai dengan riwayat hidup KH. Hasyim Asy’ari. Di...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Konsep Dan Peran Kompetensi Kepribadian Guru Menurut Kitab Adab Al-Alim Wa Al-Muta�allim Karya Syaikh Hasyim Asy'ari
Konsep Dan Peran Kompetensi Kepribadian Guru Menurut Kitab Adab Al-Alim Wa Al-Muta�allim Karya Syaikh Hasyim Asy'ari
Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Konsep kompetensi kepribadian guru menurut kitab Adab Al-Alim Wa Al-Muta�allim karya Syaikh Hasyim Asy'ari. (2) Peran guru menurut kit...
KONSEP EDUKASI KH. HASYIM ASY’ARI: SUATU ANALISIS INTERAKSI EDUKATIF
KONSEP EDUKASI KH. HASYIM ASY’ARI: SUATU ANALISIS INTERAKSI EDUKATIF
Pendidikan Islam tidak hanya berorientasi pada pencapaian aspek kognitif, tetapi juga menekankan pembentukan adab, akhlak, dan kesadaran spritual peserta didik. KH. Hasyim Asy'ari ...
Konsep Pendidikan Islam Menurut KH. Hasyim Asy’ari
Konsep Pendidikan Islam Menurut KH. Hasyim Asy’ari
Understanding A personal of KH. Hasyim Ash'ari. As one part of the traditionalist organization (NU), which is assumed to be the organization of the old-fashioned and illiterate peo...
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMIKIRAN K.H HASYIM ASY'ARI
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMIKIRAN K.H HASYIM ASY'ARI
Pendidikan karakter bukan hal yang baru dalam sistem pendidikan Islam sebab roh atau inti dari pendidikan Islam adalah pendidikan karakter yang semula dikenal dengan pendidikan akh...
CHARACTER EDUCATION DESIGNED BY KI HADJAR DEWANTARA
CHARACTER EDUCATION DESIGNED BY KI HADJAR DEWANTARA
Abstract:. Modern technology makes human life style also changesduring the development of the era. The exchange of information from one place to another becomes easier not only for...

Back to Top