Javascript must be enabled to continue!
REKAYASA ULANG MESIN MILLING CNC EMCO TU-3A UNTUK MENDUKUNG TEKNOLOGI CAM
View through CrossRef
Mesin perkakas CNC (Computer Numerically Controlled) merupakan alat yang sangat penting dan banyak digunakan dalam proses manufaktur produk. Mesin perkakas CNC adalah suatu mesin perkakas yang dikendalikan oleh komputer menggunakan kode angka dan huruf sehingga secara otomatis menjalankan operasi pemesinan sesuai dengan perintah yang tersusun dalam kode-kode tersebut. Jika dibandingkan dengan mesin perkakas konvensional yang setaraf dan sejenis, mesin perkakas CNC lebih unggul baik dari segi ketelitian, ketepatan, fleksibilitas, dan kapasitas produksi. Salah satu mesin CNC yang banyak digunakan di Indonesia adalah Mesin Milling CNC EMCO TU-3A buatan EMCO Austria. Mesin ini biasanya digunakan oleh institusi pendidikan untuk mendukung praktikum. Namun, karena teknologi yang sudah tidak kompatibel (tidak mendukung teknologi CAM - Computer Aided Manufacturing) dan tidak sesuai dengan standar industri, mesin ini sudah jarang digunakan lagi. Bahkan pada beberapa institusi, mesin ini hanya tersimpan di gudang atau dibuang begitu saja. Hal ini tentu menyebabkan kerugian bagi institusi tersebut. Oleh karena itu, diperlukan solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Salah satunya adalah dengan merekayasa ulang mesin tersebut dengan spesifikasi yang lebih baik serta kompatibel dengan teknologi saat ini, yaitu teknologi CAM. CAM merupakan teknologi komputer yang mengubah desain tiga dimensi pada komputer menjadi gerak operasi sebuah mesin sehingga dapat menghasilkan benda yang sesuai dengan desain. Proses ini melibatkan dua tahapan, yakni: mengubah desain tiga dimensi menjadi kode yang dipahami oleh mesin, kemudian mengontrol mesin berdasarkan kode tersebut. Penelitian ini menghasilkan mesin Milling CNC yang memiliki kemampuan ketelitian operasi 0.005 mm dengan mengintegrasikan prototipe kontrol dengan teknologi CAM ke dalam mesin.
Universitas Muria Kudus
Title: REKAYASA ULANG MESIN MILLING CNC EMCO TU-3A UNTUK MENDUKUNG TEKNOLOGI CAM
Description:
Mesin perkakas CNC (Computer Numerically Controlled) merupakan alat yang sangat penting dan banyak digunakan dalam proses manufaktur produk.
Mesin perkakas CNC adalah suatu mesin perkakas yang dikendalikan oleh komputer menggunakan kode angka dan huruf sehingga secara otomatis menjalankan operasi pemesinan sesuai dengan perintah yang tersusun dalam kode-kode tersebut.
Jika dibandingkan dengan mesin perkakas konvensional yang setaraf dan sejenis, mesin perkakas CNC lebih unggul baik dari segi ketelitian, ketepatan, fleksibilitas, dan kapasitas produksi.
Salah satu mesin CNC yang banyak digunakan di Indonesia adalah Mesin Milling CNC EMCO TU-3A buatan EMCO Austria.
Mesin ini biasanya digunakan oleh institusi pendidikan untuk mendukung praktikum.
Namun, karena teknologi yang sudah tidak kompatibel (tidak mendukung teknologi CAM - Computer Aided Manufacturing) dan tidak sesuai dengan standar industri, mesin ini sudah jarang digunakan lagi.
Bahkan pada beberapa institusi, mesin ini hanya tersimpan di gudang atau dibuang begitu saja.
Hal ini tentu menyebabkan kerugian bagi institusi tersebut.
Oleh karena itu, diperlukan solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
Salah satunya adalah dengan merekayasa ulang mesin tersebut dengan spesifikasi yang lebih baik serta kompatibel dengan teknologi saat ini, yaitu teknologi CAM.
CAM merupakan teknologi komputer yang mengubah desain tiga dimensi pada komputer menjadi gerak operasi sebuah mesin sehingga dapat menghasilkan benda yang sesuai dengan desain.
Proses ini melibatkan dua tahapan, yakni: mengubah desain tiga dimensi menjadi kode yang dipahami oleh mesin, kemudian mengontrol mesin berdasarkan kode tersebut.
Penelitian ini menghasilkan mesin Milling CNC yang memiliki kemampuan ketelitian operasi 0.
005 mm dengan mengintegrasikan prototipe kontrol dengan teknologi CAM ke dalam mesin.
Related Results
mesin bubut
mesin bubut
Perkembangan teknologi komputer saat ini telah mengalami kemajuan yang amat pesat. Dalam hal ini komputer telah diaplikasikan ke dalam alat-alat mesin perkakas di antaranya mesin b...
ANALISIS KEKUATAN DESAIN STRUKTUR BASE MESIN INDUK CNC VERTIKAL
ANALISIS KEKUATAN DESAIN STRUKTUR BASE MESIN INDUK CNC VERTIKAL
Industri manufaktur merupakan salah satu penyokong utama pertumbuhan ekonomi di negara maju. Industri manufaktur yang kuat, akan mampu mendorong produksi barang teknik (komponen me...
The effects of cellulose nanocrystal and dicumyl peroxide on the crystallization kinetics of polylactic acid
The effects of cellulose nanocrystal and dicumyl peroxide on the crystallization kinetics of polylactic acid
AbstractCellulose nanocrystals (CNCs) have been blended into polylactic acid (PLA) to improve the polymer's properties. The dispersion of CNC in the matrix has a strong influence o...
Perancangan Sistem Autentikasi Pengguna dan Monitoring Kelistrikan CNC Router G-Weike WK1212 Berbasis Internet of Thing (IoT)
Perancangan Sistem Autentikasi Pengguna dan Monitoring Kelistrikan CNC Router G-Weike WK1212 Berbasis Internet of Thing (IoT)
<p><em>Internet of Thing</em><em> </em><em>(IoT</em><em>) technology is able to manage devices to collect and exchange data over the...
Cellulose Nanocrystals Obtained From Microcrystalline Cellulose by p-toluene Sulfonic Acid Hydrolysis, NaOH and Ethylenediamine Treatment
Cellulose Nanocrystals Obtained From Microcrystalline Cellulose by p-toluene Sulfonic Acid Hydrolysis, NaOH and Ethylenediamine Treatment
Abstract
Cellulose nanocrystals (CNC) were first isolated from microcrystalline cellulose (MCC) by p-toluene sulfonic acid (p-TsOH) hydrolysis. Cellulose II nanocrystal (CN...
MENYIASATI FASILITAS LABORATORIUM CNC BAGI SMK YANG BERKEKURANGAN FINANSIAL
MENYIASATI FASILITAS LABORATORIUM CNC BAGI SMK YANG BERKEKURANGAN FINANSIAL
Vocational secondary education (SMK) focused on how to yield a graduate with a high skill level so ready to use as an operator in the world of work (Samadhi, 2014). Therefore kebar...
Evolution and significance of CaM KMT- Calmodulin interaction- A journey of more than 40 years
Evolution and significance of CaM KMT- Calmodulin interaction- A journey of more than 40 years
The calmodulin (CaM) family serves as the primary calcium sensor. Upon receiving calcium signals, CaM binds calcium ions and regulates the activity of numerous effector proteins. I...
PENGEMBANGAN MESIN FRAIS WMD-25VL SISTEM KONVENSIONAL MENJADI SISTEM COMPUTER NUMERICAL CONTROL BERBASIS MACH3 CONTROLLER
PENGEMBANGAN MESIN FRAIS WMD-25VL SISTEM KONVENSIONAL MENJADI SISTEM COMPUTER NUMERICAL CONTROL BERBASIS MACH3 CONTROLLER
Mesin frais kovensional adalah suatu mesin perkakas yang mempunyai 3 sumbu utama pada pergerakanya. Mesin frais konvensional dapat ditingkatkan kinerja dan efektifitasnya dengan me...

