Javascript must be enabled to continue!
PENERAPAN TERAPI SEFT (SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE) PADA PASIEN DENGAN RISIKO PERILAKU KEKERASAN
View through CrossRef
Risiko perilaku kekerasan merupakan tindakan yang berpotensi membahayakan bagi diri sendiri maupun orang lain. Kasus risiko perilaku kekerasan pada orang dengan gangguan jiwa di Indonesia cukup tinggi. Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) menjadi pilihan terapi nonfarmakologi untuk mencegah dan menangani risiko perilaku kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami penerapan Spiritual Emotional Freedom Technique dalam menangani pasien dengan risiko perilaku kekerasan. Metode penelitian ini adalah deksriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Hasil menunjukkan setelah dilakukan terapi Spiritual Emotional Freedom Technique selama 3 kali pertemuan yang berdurasi 10 menit tiap pertemuan, didapatkan adanya penurunan tanda gejala risiko perilaku kekerasan ditunjukkan dengan tidak adanya suara keras, bicara ketus, perilaku agresif, rahang mengatup, pandangan tajam, wajah memerah, serta berkurangnya postur tubuh kaku. Kesimpulannya intervensi Spiritual Emotional Freedom Technique terbukti efektif menurunkan tanda dan gejala perilaku kekerasan, Peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti pemberian terapi nonfarmakologi lainnya bagi pasien dengan risiko perilaku kekerasan yang memiliki kondisi berbeda atau mengobservasi keberhasilan terapi Spiritual Emotional Freedom Technique pada pasien dengan masalah kejiwaan lainnya.
Title: PENERAPAN TERAPI SEFT (SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE) PADA PASIEN DENGAN RISIKO PERILAKU KEKERASAN
Description:
Risiko perilaku kekerasan merupakan tindakan yang berpotensi membahayakan bagi diri sendiri maupun orang lain.
Kasus risiko perilaku kekerasan pada orang dengan gangguan jiwa di Indonesia cukup tinggi.
Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) menjadi pilihan terapi nonfarmakologi untuk mencegah dan menangani risiko perilaku kekerasan.
Penelitian ini bertujuan untuk mendalami penerapan Spiritual Emotional Freedom Technique dalam menangani pasien dengan risiko perilaku kekerasan.
Metode penelitian ini adalah deksriptif kualitatif dengan desain studi kasus.
Hasil menunjukkan setelah dilakukan terapi Spiritual Emotional Freedom Technique selama 3 kali pertemuan yang berdurasi 10 menit tiap pertemuan, didapatkan adanya penurunan tanda gejala risiko perilaku kekerasan ditunjukkan dengan tidak adanya suara keras, bicara ketus, perilaku agresif, rahang mengatup, pandangan tajam, wajah memerah, serta berkurangnya postur tubuh kaku.
Kesimpulannya intervensi Spiritual Emotional Freedom Technique terbukti efektif menurunkan tanda dan gejala perilaku kekerasan, Peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti pemberian terapi nonfarmakologi lainnya bagi pasien dengan risiko perilaku kekerasan yang memiliki kondisi berbeda atau mengobservasi keberhasilan terapi Spiritual Emotional Freedom Technique pada pasien dengan masalah kejiwaan lainnya.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Terapi Spritual Emotional Fredoom Technique Mengurangi Depresi pada Pasien Diabetes Millitus
Terapi Spritual Emotional Fredoom Technique Mengurangi Depresi pada Pasien Diabetes Millitus
Depresi pada diabetes mellitus tipe 2 lebih umum pada: wanita, ras minoritas, seseorang yang tidak menikah di usia paruh baya, status sosial, ekonomi rendah dan tidak bekerja. Kura...
Efektivitas Terapi Seft (Spiritual Emotional Freedom Technique) Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Hemodialisis
Efektivitas Terapi Seft (Spiritual Emotional Freedom Technique) Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Hemodialisis
Pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis cenderung mengalami kecemasan akibat proses pengobatan yang panjang, ketergantungan pada mesin dialisis, serta ketidakpastian...
Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Pasien Dengan Risiko Perilaku Kekerasan Di Wisma Flamboyan Rsj. Prof. Dr. Hb. Saanin Padang
Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Pasien Dengan Risiko Perilaku Kekerasan Di Wisma Flamboyan Rsj. Prof. Dr. Hb. Saanin Padang
Abstrak
Risiko perilaku kekerasan adalah jenis gangguan jiwa dimana seseorang dapat membahayakan diri sendiri, orang lain secara fisik ataupun psikologis, dan merusak lingkungan. B...
POLA TERAPI DAN EVALUASI KESESUAIAN TERAPI ANTIHIPERTENSI DI APOTEK APPO FARMA BANJARBARU
POLA TERAPI DAN EVALUASI KESESUAIAN TERAPI ANTIHIPERTENSI DI APOTEK APPO FARMA BANJARBARU
POLA TERAPI DAN EVALUASI KESESUAIAN TERAPI ANTIHIPERTENSI DI APOTEK APPO FARMA BANJARBARU
THERAPY PATTERNS AND EVALUATION OF THE SUITABILITY OF ANTIHYPERTENSIVEDRUGS IN APPO...
Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Efektif Dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan Wanita Pre Menopause
Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Efektif Dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan Wanita Pre Menopause
Terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) menggabungkan antara spiritualitas berupa do’a, keikhlasan, dan kepasrahan dengan energi psikologi berupa seperangkat prinsip da...
Pengaruh Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Tingkat Depresi Pada Penderita Kanker Payudara
Pengaruh Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Tingkat Depresi Pada Penderita Kanker Payudara
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) memiliki pengaruh dalam menurunkan tingkat depresi pada penderita kanker payuda...

