Javascript must be enabled to continue!
Upaya Penanggulangan Stunting Melalui Pengembangan Usaha Mikro Pangan di Desa Cileles Kecamata Jatinangor Kabupaten Sumedang
View through CrossRef
Abstract. The existence of food MSMEs is very supportive in efforts to overcome stunting through improving and improving nutritional status by providing food sources of energy, protein, vitamins and minerals. Cileles Village, located in Jatinangor District, Sumedang Regency, is a village designated as a place for the implementation of community service programs for LLDIKTI region IV universities in micro business development. Therefore, Djuanda University, through the Independent College Program Gotong Royong Membangun Desa LLDIKTI Region IV in 2023 carried out Community Service in Cileles Village, Jatinangor District, Sumedang Regency for 4 months. The data collected were tabulated, classified, and analyzed descriptively. Determination of stunting toddlers using the Child Anthropometric Standard Index indicator. The results of the data analysis showed that there was greater growth or weight gain relative to growth or height gain so that the body mass index was high in children aged 1-12 months. There were 16 very short children and 57 children classified as short. There are 3 malnourished children and 4 children at risk of overnutrition. It is concluded that stunting prevention efforts in Cileles Village, Jatinagor Subdistrict, Sumedang Regency can be implemented by providing nutritious food sources of energy, protein, vitamins, and minerals through food UMKM available for both pregnant women and children under five.
Abstrak. Keberadaan UMKM makanan sangat mendukung dalam upaya penanggulangan stunting melalui perbaikan dan peningkatan status gizi dengan pengadaan makanan sumber energi, protein, vitamin, dan mineral. Desa Cileles yang terletak di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang merupakan desa yang ditetapkan sebagai tempat pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat perguruan tinggi LLDIKTI wilayah IV dalam pengembangan usaha mikro. Oleh karena itu, Universitas Djuanda, melalui Program Perguruan Tinggi Mandiri Gotong Royong Membangun Desa LLDIKTI Wilayah IV tahun 2023 melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Cileles Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang selama 4 bulan. Data yang berhasil dihimpun, ditabulasi, diklasifikasikan, dan dianalisis secara deskriptif. Penentuan balita stunting menggunakan indikator Indeks Standar Antropometri Anak. Hasil dari analisis data memperlihatkan terjadi pertumbuhan atau pertambahan bobot badan yang lebih besar relatif terhadap pertumbuhan atau pertambahan tinggi badan sehingga indeks masssa tubuhnya tinggi pada anak kisaran umur 1 – 12 bulan. Ada 16 anak yang sangat pendek dan 57 anak tergolong pendek . Anak yang kurang gizi ada 3 orang dan 4 anak berisiko gizi lebih. Disimpulkan bahwa Upaya penanggulangan stunting di Desa Cileles Kecamatan Jatinagor Kabupaten Sumedang dapat dilaksanakan dengan penyediaan makanan bergizi sumber energi, protein, vitamin, dan mineral melalui UMKM makanan yang tersedia baik bagi ibu hamil maupun anak balita.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Upaya Penanggulangan Stunting Melalui Pengembangan Usaha Mikro Pangan di Desa Cileles Kecamata Jatinangor Kabupaten Sumedang
Description:
Abstract.
The existence of food MSMEs is very supportive in efforts to overcome stunting through improving and improving nutritional status by providing food sources of energy, protein, vitamins and minerals.
Cileles Village, located in Jatinangor District, Sumedang Regency, is a village designated as a place for the implementation of community service programs for LLDIKTI region IV universities in micro business development.
Therefore, Djuanda University, through the Independent College Program Gotong Royong Membangun Desa LLDIKTI Region IV in 2023 carried out Community Service in Cileles Village, Jatinangor District, Sumedang Regency for 4 months.
The data collected were tabulated, classified, and analyzed descriptively.
Determination of stunting toddlers using the Child Anthropometric Standard Index indicator.
The results of the data analysis showed that there was greater growth or weight gain relative to growth or height gain so that the body mass index was high in children aged 1-12 months.
There were 16 very short children and 57 children classified as short.
There are 3 malnourished children and 4 children at risk of overnutrition.
It is concluded that stunting prevention efforts in Cileles Village, Jatinagor Subdistrict, Sumedang Regency can be implemented by providing nutritious food sources of energy, protein, vitamins, and minerals through food UMKM available for both pregnant women and children under five.
Abstrak.
Keberadaan UMKM makanan sangat mendukung dalam upaya penanggulangan stunting melalui perbaikan dan peningkatan status gizi dengan pengadaan makanan sumber energi, protein, vitamin, dan mineral.
Desa Cileles yang terletak di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang merupakan desa yang ditetapkan sebagai tempat pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat perguruan tinggi LLDIKTI wilayah IV dalam pengembangan usaha mikro.
Oleh karena itu, Universitas Djuanda, melalui Program Perguruan Tinggi Mandiri Gotong Royong Membangun Desa LLDIKTI Wilayah IV tahun 2023 melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Cileles Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang selama 4 bulan.
Data yang berhasil dihimpun, ditabulasi, diklasifikasikan, dan dianalisis secara deskriptif.
Penentuan balita stunting menggunakan indikator Indeks Standar Antropometri Anak.
Hasil dari analisis data memperlihatkan terjadi pertumbuhan atau pertambahan bobot badan yang lebih besar relatif terhadap pertumbuhan atau pertambahan tinggi badan sehingga indeks masssa tubuhnya tinggi pada anak kisaran umur 1 – 12 bulan.
Ada 16 anak yang sangat pendek dan 57 anak tergolong pendek .
Anak yang kurang gizi ada 3 orang dan 4 anak berisiko gizi lebih.
Disimpulkan bahwa Upaya penanggulangan stunting di Desa Cileles Kecamatan Jatinagor Kabupaten Sumedang dapat dilaksanakan dengan penyediaan makanan bergizi sumber energi, protein, vitamin, dan mineral melalui UMKM makanan yang tersedia baik bagi ibu hamil maupun anak balita.
Related Results
Model Peningkatan Citra dan Penguatan Produk Unggulan Desa Cileles Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang
Model Peningkatan Citra dan Penguatan Produk Unggulan Desa Cileles Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang
Abstract. The article aims to explain the model of improving the village image through strengthening village superior products by evaluating typical MSME products of Cileles Villag...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PERAN LOCAL LEADER DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KECAMATAN JATINANGOR
PERAN LOCAL LEADER DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KECAMATAN JATINANGOR
Jatinangor merupakan salah satu kawasan yang rawan terjadinya bencana banjir . Wilayah ini merupakan kawasan pendidikan dan permukiman padat yang kini berkembang pesat, beda sepert...
Strategi Komunikasi Pemasaran pada Rebranding Usaha Kuliner Kopi
Strategi Komunikasi Pemasaran pada Rebranding Usaha Kuliner Kopi
Abstract. In a rebranding there are several stages in the form of renaming, relaunching, redesigning, repositioning. At the rebranding stage carried out by a business, a marketing ...
Edukasi gizi dengan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan pencegahan stunting
Edukasi gizi dengan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan pencegahan stunting
Background: Stunting remains a significant public health problem in Indonesia. Data from the 2022 Indonesian Nutritional Status Survey (SSGI) shows that the national stunting preva...
PENGARUH REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP KINERJA PEGAWAI
PENGARUH REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP KINERJA PEGAWAI
Abstrak - Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis: (1) Reward (2) Punishment; (3) Kinerja Pegawai; serta (4) Pengaruh Reward dan Punishment terhadap Kinerja ...
ANALISIS PERILAKU MAHASISWI STIKES PANTI KOSALA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
ANALISIS PERILAKU MAHASISWI STIKES PANTI KOSALA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
Prevalensi balita stunting di Indonesia pada tahun 2021 sebesar 24.4%, sehingga untuk memenuhi target prevalensi hingga 14,9% pada tahun 2025 perlu terus dilakukan upaya untuk menu...
Pencegahan Stunting melalui Pengembangan Kewirausahaan dan Capacity Building Masyarakat Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah
Pencegahan Stunting melalui Pengembangan Kewirausahaan dan Capacity Building Masyarakat Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah
Angka stunting Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah setiap tahun mengalami penurunan. Angka kasus stunting di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2020 sebesar 7,33%, pada tahun 2021 menurun...

