Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Persepsi dan Preferensi Konsumen Kosmetik Halal

View through CrossRef
Abstract. In choosing the product to be used, as a Muslim, you must prioritize halal (1). Likewise, the cosmetic products we use must be halal (2). In Surah An-Nahl verse 114 that Allah commands humans to consume halal food, this can be analogous to products other than food, including cosmetics. The purpose of this study is to find out how the perceptions and preferences of consumers of halal cosmetics Make Over in the city of Bandung, and to find out how the preferences of consumers of halal cosmetics make over in an Islamic perspective in the city of Bandung. This research method is a qualitative method. This type of research is a case study. Sources of data used in this study is primary data with interview analysis method. The results showed that: (1) Consumers' perceptions and preferences in using Make Over cosmetics because they are of good quality, durable, and do not irritate the skin. Consumers are interested in using products based on social media information, and beauty vlogger reviews. Consumers prioritize their needs, because they are for personal interests. Consumers in buying cosmetics based on attractive packaging, and affordable product prices. (2) Consumer preferences of Make Over cosmetics in an Islamic perspective, based on the composition contained in a product, as well as the halal label listed on the packaging. In Islam, it has also been explained that halal products must be used. In Islam teaches to consume everything as needed, because anything in excess is not good. This is in line with the word of Allah Q.S al-A'raf verse 31 which means "eat and drink and do not overdo it. Verily, Allah does not like those who are extravagant.” Abstrak. Dalam memilih produk yang akan dipakai, sebagai seorang Muslim harus mengutamakan kehalalannya (1). Begitu juga dengan produk kosmetik yang kita gunakan harus halal (2). Pada surat An-Nahl ayat 114 bahwa Allah memerintah kepada manusia untuk mengkonsumsi makanan yang halal, hal ini dapat dianalogikan pada produk selain makanan termasuk kosmetik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi dan preferensi konsumen kosmetik halal Make Over di Kota Bandung, dan untuk mengetahui bagaimana preferensi konsumen kosmetik halal Make Over dalam perspektif Islam di Kota Bandung. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif. Jenis penelitian ini adalah studi kasus. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dengan metode analisis wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Persepsi dan preferensi konsumen dalam menggunakan kosmetik Make Over karena kualitasnya bagus, tahan lama, dan tidak membuat kulit iritasi. Konsumen tertarik menggunakan produk berdasarkan informasi media sosial, dan review beauty vlogger. Konsumen lebih mengutamakan kebutuhan, karena untuk kepentingan pribadi. Konsumen dalam membeli kosmetik berdasarkan packaging yang menarik, serta harga produk yang terjangkau. (2) Preferensi konsumen kosmetik Make Over dalam perspektif Islam, berdasarkan komposisi yang terkandung dalam suatu produk, serta label halal yang tercantum dalam kemasan. Dalam Islam juga sudah dijelaskan bahwa harus menggunakan produk halal. Dalam Islam mengajarkan untuk mengkonsumsi segala sesuatu sesuai kebutuhan, karena segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Hal tersebut sejalan dengan firman allah Q.S al-A’raf ayat 31 yang artinya “makan dan minumlah kamu dan jangan berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan”.
Title: Persepsi dan Preferensi Konsumen Kosmetik Halal
Description:
Abstract.
In choosing the product to be used, as a Muslim, you must prioritize halal (1).
Likewise, the cosmetic products we use must be halal (2).
In Surah An-Nahl verse 114 that Allah commands humans to consume halal food, this can be analogous to products other than food, including cosmetics.
The purpose of this study is to find out how the perceptions and preferences of consumers of halal cosmetics Make Over in the city of Bandung, and to find out how the preferences of consumers of halal cosmetics make over in an Islamic perspective in the city of Bandung.
This research method is a qualitative method.
This type of research is a case study.
Sources of data used in this study is primary data with interview analysis method.
The results showed that: (1) Consumers' perceptions and preferences in using Make Over cosmetics because they are of good quality, durable, and do not irritate the skin.
Consumers are interested in using products based on social media information, and beauty vlogger reviews.
Consumers prioritize their needs, because they are for personal interests.
Consumers in buying cosmetics based on attractive packaging, and affordable product prices.
(2) Consumer preferences of Make Over cosmetics in an Islamic perspective, based on the composition contained in a product, as well as the halal label listed on the packaging.
In Islam, it has also been explained that halal products must be used.
In Islam teaches to consume everything as needed, because anything in excess is not good.
This is in line with the word of Allah Q.
S al-A'raf verse 31 which means "eat and drink and do not overdo it.
Verily, Allah does not like those who are extravagant.
” Abstrak.
Dalam memilih produk yang akan dipakai, sebagai seorang Muslim harus mengutamakan kehalalannya (1).
Begitu juga dengan produk kosmetik yang kita gunakan harus halal (2).
Pada surat An-Nahl ayat 114 bahwa Allah memerintah kepada manusia untuk mengkonsumsi makanan yang halal, hal ini dapat dianalogikan pada produk selain makanan termasuk kosmetik.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi dan preferensi konsumen kosmetik halal Make Over di Kota Bandung, dan untuk mengetahui bagaimana preferensi konsumen kosmetik halal Make Over dalam perspektif Islam di Kota Bandung.
Metode penelitian ini adalah metode kualitatif.
Jenis penelitian ini adalah studi kasus.
Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dengan metode analisis wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Persepsi dan preferensi konsumen dalam menggunakan kosmetik Make Over karena kualitasnya bagus, tahan lama, dan tidak membuat kulit iritasi.
Konsumen tertarik menggunakan produk berdasarkan informasi media sosial, dan review beauty vlogger.
Konsumen lebih mengutamakan kebutuhan, karena untuk kepentingan pribadi.
Konsumen dalam membeli kosmetik berdasarkan packaging yang menarik, serta harga produk yang terjangkau.
(2) Preferensi konsumen kosmetik Make Over dalam perspektif Islam, berdasarkan komposisi yang terkandung dalam suatu produk, serta label halal yang tercantum dalam kemasan.
Dalam Islam juga sudah dijelaskan bahwa harus menggunakan produk halal.
Dalam Islam mengajarkan untuk mengkonsumsi segala sesuatu sesuai kebutuhan, karena segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.
Hal tersebut sejalan dengan firman allah Q.
S al-A’raf ayat 31 yang artinya “makan dan minumlah kamu dan jangan berlebih-lebihan.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan”.

Related Results

Analisis Pengaruh Labelisasi Halal Terhadap Keputusan Pembelian Produk Kosmetik: Studi Kasus Kota Pontianak
Analisis Pengaruh Labelisasi Halal Terhadap Keputusan Pembelian Produk Kosmetik: Studi Kasus Kota Pontianak
AbstractKeyakinan dan pemahaman konsumen terhadap kehalalan dan keharaman suatu produk menjadi pertimbangan utama dalam aktifitas konsumsi. Keputusan membeli Kosmetik berlabel hala...
PERAN MASYARAKAT DALAM PENYELENGGARAAN JAMINAN PRODUK HALAL DI INDONESIA
PERAN MASYARAKAT DALAM PENYELENGGARAAN JAMINAN PRODUK HALAL DI INDONESIA
<p>Negara menerbitkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Pasal 4 Undang-Undang Jaminan Produk Halal (UUJPH) jo Pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor...
Pengaruh Sertifikasi Halal UMKM terhadap Pariwisata Halal di Kawasan Masjid Raya Al Jabbar Kota Bandung
Pengaruh Sertifikasi Halal UMKM terhadap Pariwisata Halal di Kawasan Masjid Raya Al Jabbar Kota Bandung
Abstract. This research aims to analyze the effect of MSME halal certification on halal tourism in the Al Jabar Mosque area in Bandung City, where many MSMEs in the Al Jabbar Grand...
Halal Studies
Halal Studies
Halal studies can be defined as the study and description of halal-related issues in the everyday life of Muslims. Halal studies take halal seriously both as subject and as object ...
Peran Teknologi Nanoemulsi untuk Pengembangan Mutu Kosmetik dari Herbal Asli Indonesia
Peran Teknologi Nanoemulsi untuk Pengembangan Mutu Kosmetik dari Herbal Asli Indonesia
Indonesia merupakan negara dengan kekayaan herbal yang sangat melimpah, memiliki potensi kekayaan herbal terbesar di dunia setelah Brasil Akan tetapi pemanfaatannya masih terbatas....
Perancangan Sistem Informasi Penjualan Kosmetik Berbasis Web
Perancangan Sistem Informasi Penjualan Kosmetik Berbasis Web
Sistem informasi penjualan kosmetik berbasis web merupakan sistem informasi yang menawarkan produk kosmetik. Namun, banyak situs web yang hanya menjual kosmetik, tetapi tidak memen...

Back to Top