Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Kerusakan Jalan Menggunakan Pemetaan GIS (Studi Kasus: Jalan Jenderal Sudirman)

View through CrossRef
Jalan merupakan peranan penting dalam kehidupan manusia. Kerusakan yang terjadi pada suatu ruas jalan akan mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Untuk mengetahui kerusakan jalan diperlukan analisis penyebab kerusakan jalan. Pada saat perencanaan pembangunan jalan diharapkan dapat berfungsi secara maksimal dan selama mungkin, tetapi perkerasan jalan tidak akan utuh selamanya. Karena itu, masa pelayanan suatu konstruksi jalan telah habis dan telah mencapai indeks permukaan akhir yang diharapkan, maka perlu diberikan lapis tambahan untuk dapat kembali mempunyai nilai kekuatan, tingkat kenyamanan, tingkat kedap air, dan tingkat kecepatan mengalirkan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis kerusakan jalan dengan menggunakan Pemetaan Sistem Informasi Geografis, menentukan kondisi kerusakan jalan berdasarkan kategori yang ada, sehingga dapat menentukan cara perbaikan kerusakan jalan yang disurvei. Penyusunan tugas akhir ini menggunakan Metode Bina Marga. Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan data primer yang dapat disurvei dilapangan yang menjelaskan tentang Jenis Kerusakan, Lalu  Lintas Harian, Sistem Informasi Geografis, gambar dokumentasi. Setelah data-data diatas, selanjutnya dapat dilakukan analisis data untuk mendapatkan nilai atau tingkat kerusakan, pemeliharaan berdasarkan jenis kerusakan dan tingkat kerusakan. Hasil penilaian kondisi jalan berdasarkan Metode Bina Marga yaitu kondisi jalan Sudirman masih dalam keadaan baik. Hasil yang didapat tersebut digunakan untuk menentukan cara perbaikan jalan dengan tingkat kerusakan.
Title: Analisis Kerusakan Jalan Menggunakan Pemetaan GIS (Studi Kasus: Jalan Jenderal Sudirman)
Description:
Jalan merupakan peranan penting dalam kehidupan manusia.
Kerusakan yang terjadi pada suatu ruas jalan akan mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Untuk mengetahui kerusakan jalan diperlukan analisis penyebab kerusakan jalan.
Pada saat perencanaan pembangunan jalan diharapkan dapat berfungsi secara maksimal dan selama mungkin, tetapi perkerasan jalan tidak akan utuh selamanya.
Karena itu, masa pelayanan suatu konstruksi jalan telah habis dan telah mencapai indeks permukaan akhir yang diharapkan, maka perlu diberikan lapis tambahan untuk dapat kembali mempunyai nilai kekuatan, tingkat kenyamanan, tingkat kedap air, dan tingkat kecepatan mengalirkan air.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis kerusakan jalan dengan menggunakan Pemetaan Sistem Informasi Geografis, menentukan kondisi kerusakan jalan berdasarkan kategori yang ada, sehingga dapat menentukan cara perbaikan kerusakan jalan yang disurvei.
Penyusunan tugas akhir ini menggunakan Metode Bina Marga.
Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan data primer yang dapat disurvei dilapangan yang menjelaskan tentang Jenis Kerusakan, Lalu  Lintas Harian, Sistem Informasi Geografis, gambar dokumentasi.
Setelah data-data diatas, selanjutnya dapat dilakukan analisis data untuk mendapatkan nilai atau tingkat kerusakan, pemeliharaan berdasarkan jenis kerusakan dan tingkat kerusakan.
Hasil penilaian kondisi jalan berdasarkan Metode Bina Marga yaitu kondisi jalan Sudirman masih dalam keadaan baik.
Hasil yang didapat tersebut digunakan untuk menentukan cara perbaikan jalan dengan tingkat kerusakan.

Related Results

Pengaruh Gerak U-Turn pada Bukaan Median terhadap Karakteristik Arus Lalu Lintas di Ruas Jalan Jenderal Ahmad Yani Kabupaten Ketapang
Pengaruh Gerak U-Turn pada Bukaan Median terhadap Karakteristik Arus Lalu Lintas di Ruas Jalan Jenderal Ahmad Yani Kabupaten Ketapang
Jalan Jenderal Ahmad Yani Kabupaten Ketapang merupakan jalan arteri dengan tipe lingkungan yaitu komersial dan terdapat hambatan samping yang berdampak terhadap kinerja lalu lintas...
ANALISIS KINERJA RUAS JALAN DI WILAYAH PUSAT KOTA STUDI KASUS ( RUAS JALANANDI DJEMMA EX. JALAN JENDERAL SUDIRMAN KOTA PALOPO
ANALISIS KINERJA RUAS JALAN DI WILAYAH PUSAT KOTA STUDI KASUS ( RUAS JALANANDI DJEMMA EX. JALAN JENDERAL SUDIRMAN KOTA PALOPO
Dalam menentukan kinerja lalulintas pada ruas jalan Andi Djemma ex. Jalan Jenderal Sudirman Kota Palopo dapat digunakan beberapa populasi variabel utama, yaitu volume, kecepatan, k...
Analisis Derajat Kejenuhan dan Tingkat Pelayanan Jalan Sudirman Kota Pekanbaru
Analisis Derajat Kejenuhan dan Tingkat Pelayanan Jalan Sudirman Kota Pekanbaru
Jalan Sudirman Kota Pekanbaru adalah salah satu jalan yang mengalami aktifitas masyarakat yang disebabkan oleh adanya dua Mall dan padat pemukiman masyarakat. Terutama dalam hal ur...
PENGARUH KARAKTERISTIK TANAH DASAR TERHADAP KERUSAKAN PERKERASAN JALAN
PENGARUH KARAKTERISTIK TANAH DASAR TERHADAP KERUSAKAN PERKERASAN JALAN
Ruas jalan Basuki Rahmat Kenari merupakan ruas jalan yang mempunyai tingkat kerusakan jalan yang bervariasi mulai dari kerusakan ringan, sedang, sampai berat. Kerusakan-kerusakan i...
EVALUASI KERUSAKAN JALAN SOEKARNO HATTA LABUAN BAJO MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA
EVALUASI KERUSAKAN JALAN SOEKARNO HATTA LABUAN BAJO MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA
Jalan Soekarno Hatta merupakan jalan kabupaten yang sekaligus menjadi penghubung antara Kota Labuan Bajo dengan jalan Trans Flores yang merupakan jalur keluar menuju kabupaten lain...
Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan Sebagai Dasar Penentuan Perbaikan Jalan Kabupaten (Ruas Jalan Leworeng-Kessing Kab.Soppeng)
Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan Sebagai Dasar Penentuan Perbaikan Jalan Kabupaten (Ruas Jalan Leworeng-Kessing Kab.Soppeng)
Jalan adalah prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukkan bagi lalu lintas yang berada diatas ...
Pendataan Ruas Jalan (Leger Jalan) pada Ruas Jalan Palembang - Betung
Pendataan Ruas Jalan (Leger Jalan) pada Ruas Jalan Palembang - Betung
AbstractAs national assets, roads are vital to establish the means of national development, especially in term of achieving balanced inter-regional development and equitable distri...

Back to Top