Javascript must be enabled to continue!
TANGGAPAN MASYARAKAT KARO DI BERASTAGI TERHADAP PERUBAHAN AYO-AYO PADA BANGUNAN OBJEK WISATA TAHURA
View through CrossRef
ABSTRAK Latar Belakang penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan apa saja yang terjadi pada ayo-ayo bangunan objek wisata Tahura dan pendapat masyarakat Karo di Berastagi terhadap perubahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan bentuk, warna dan ornamen ayo-ayo pada bangunan objek wisata Tahura serta pendapat masyarakat Karo di Berastagi terhadap perubahan tersebut.Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah 1 bangunan objek wisata Tahura dan sampel yang diambil sebanyak 4 bidang ayo-ayo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan kajian pustaka, observasi lapangan dan dokumentasi, serta wawancara dengan menguraikan perbandingan antara objek yang diteliti dengan sumber-sumber buku dan pendapat ahli, lalu wawancara sebagai cara untuk mengambil tanggapan masyarakat terhadap objek yang diteliti. Ayo-ayo pada bangunan objek wisata Tahura mengalami perubahan pada bahan, bentuk, warna dan ornamen. Perubahan tersebut sudah terlalu jauh dari ayo-ayo yang asli. Hasil temuan peneliti menunjukkan bahwa, perubahan ayo-ayo pada bangunan Tahura tidak hanya terjadi secara umum saja, tetapi secara detail juga. Perubahan tersebut mengakibatkan pengetahuan untuk ayo-ayo yang asli semakin kabur. Kata Kunci : Tanggapan Masyarakat, Perubahan.
Title: TANGGAPAN MASYARAKAT KARO DI BERASTAGI TERHADAP PERUBAHAN AYO-AYO PADA BANGUNAN OBJEK WISATA TAHURA
Description:
ABSTRAK Latar Belakang penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan apa saja yang terjadi pada ayo-ayo bangunan objek wisata Tahura dan pendapat masyarakat Karo di Berastagi terhadap perubahan tersebut.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan bentuk, warna dan ornamen ayo-ayo pada bangunan objek wisata Tahura serta pendapat masyarakat Karo di Berastagi terhadap perubahan tersebut.
Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah 1 bangunan objek wisata Tahura dan sampel yang diambil sebanyak 4 bidang ayo-ayo.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan kajian pustaka, observasi lapangan dan dokumentasi, serta wawancara dengan menguraikan perbandingan antara objek yang diteliti dengan sumber-sumber buku dan pendapat ahli, lalu wawancara sebagai cara untuk mengambil tanggapan masyarakat terhadap objek yang diteliti.
Ayo-ayo pada bangunan objek wisata Tahura mengalami perubahan pada bahan, bentuk, warna dan ornamen.
Perubahan tersebut sudah terlalu jauh dari ayo-ayo yang asli.
Hasil temuan peneliti menunjukkan bahwa, perubahan ayo-ayo pada bangunan Tahura tidak hanya terjadi secara umum saja, tetapi secara detail juga.
Perubahan tersebut mengakibatkan pengetahuan untuk ayo-ayo yang asli semakin kabur.
Kata Kunci : Tanggapan Masyarakat, Perubahan.
Related Results
TANGGAPAN MASYARAKAT KARO DI BERASTAGI TERHADAP PERUBAHAN AYO-AYO PADA BANGUNAN OBJEK WISATA TAHURA
TANGGAPAN MASYARAKAT KARO DI BERASTAGI TERHADAP PERUBAHAN AYO-AYO PADA BANGUNAN OBJEK WISATA TAHURA
Latar Belakang penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan apa saja yang terjadi pada ayo-ayo bangunan objek wisata Tahura dan pendapat masyarakat Karo di Berastagi terhadap p...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA ALAM AIR TERJUN BAYANG SANI DI KECAMATAN BAYANG
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA ALAM AIR TERJUN BAYANG SANI DI KECAMATAN BAYANG
ABSTRAKSebuah objek wisata akan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, menyediakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan daerah apabila objek wisata tersebut ramai dik...
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
Kabupaten Lumajang memiliki sejumlah objek wisata yang relatif lengkap, mulai dari objek wisata alam (wisata tirta, hutan wisata, serta panorama alam), objek wisata buatan (taman r...
Analisis Ornamen (Gerga) Tradisional Karo pada Bangunan Kantor Bupati Karo Kabupaten Karo
Analisis Ornamen (Gerga) Tradisional Karo pada Bangunan Kantor Bupati Karo Kabupaten Karo
This study aims to determine the extent of the application of traditional Karo ornaments which include the application, shape changes, and color changes in the Karo Regent Office b...
Prioritas Pengembangan Objek Wisata Bono berbasis Partisipasi Masyarakat dengan Pendekatan Analisis SOAR
Prioritas Pengembangan Objek Wisata Bono berbasis Partisipasi Masyarakat dengan Pendekatan Analisis SOAR
Pengembangan potensi pariwisata yang dilakukan oleh pemerintah memerlukan dukungan masyarakat dalam mempromosikan dan terlibat secara aktif. Potensi besar pariwisata yang ada di Ka...
Sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Bagi Pengelola di Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasim, Provinsi Riau
Sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Bagi Pengelola di Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasim, Provinsi Riau
Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan hal yang penting dan mendasar dalam berbagai kegiatan termasuk kegiatan berwisata. Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Syarif Hasim me...
ANALISIS POTENSI AGROWISATADI KABUPATEN KARO
ANALISIS POTENSI AGROWISATADI KABUPATEN KARO
<p>The potential of Agrotourism in Karo Regency is very well developed for the future. Tourism visiting Karo Regency from year to year continues to increase because Karo Rege...

