Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SANTRI DAN PENGUATAN PRAKTEK BELA NEGARA: STUDI KASUS PONPES SPMAA

View through CrossRef
Konsep Sistem Pertahanan Negara yang tersusun dalam UU RI No. 3 Tahun 2002 menyebutkan bahwa tugas pertahanan negara ialah menjaga dan melindungi kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI dan melindungi keselamatan bangsa dari segala ancaman. Sebagai antisipasi ancaman ini, negara kita menganut konsep pertahanan integratif semesta yang memadukan semua potensi baik militer maupun unsur nirmiliter. Pondok pesantren dan komunitas santri sebagai komponen bangsa sekaligus ciri budaya dari kesatuan tak terpisahkan masyarakat Indonesia merupakan aset sumber daya pertahanan negara nirmiliter yang cukup potensial. Sejarah telah mencatat banyak peran taktis dan strategis mereka dalam perjuangan revolusi fisik merebut hingga mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam konteks kekinian, di saat negara kita menghadapi realitas ancaman aktual dan potensial yang kompleks, peran santri selayaknya dioptimalkan kembali secara integratif bersinergi dengan unsur pertahanan Indonesia lainnya. Intelektual bermoral, militansi tinggi, serta semangat jihad swadaya sukarela yang menjadi ciri figur santri dapat diarahkan kepada tindakan bela negara sekaligus unsur pembentuk komponen pertahanan cadangan. Tulisan ini akan memaparkan praktek-praktek terbaik implementasi pembelajaran santri di pondok pesantren SPMAA Turi, Lamongan, Jawa Timur dalam kaitan peran taktis idealis strategis mendukung konsep pertahanan semesta dan kewajiban bela negara.
Lembaga Kajian Pertahanan Strategis
Title: SANTRI DAN PENGUATAN PRAKTEK BELA NEGARA: STUDI KASUS PONPES SPMAA
Description:
Konsep Sistem Pertahanan Negara yang tersusun dalam UU RI No.
3 Tahun 2002 menyebutkan bahwa tugas pertahanan negara ialah menjaga dan melindungi kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI dan melindungi keselamatan bangsa dari segala ancaman.
Sebagai antisipasi ancaman ini, negara kita menganut konsep pertahanan integratif semesta yang memadukan semua potensi baik militer maupun unsur nirmiliter.
Pondok pesantren dan komunitas santri sebagai komponen bangsa sekaligus ciri budaya dari kesatuan tak terpisahkan masyarakat Indonesia merupakan aset sumber daya pertahanan negara nirmiliter yang cukup potensial.
Sejarah telah mencatat banyak peran taktis dan strategis mereka dalam perjuangan revolusi fisik merebut hingga mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam konteks kekinian, di saat negara kita menghadapi realitas ancaman aktual dan potensial yang kompleks, peran santri selayaknya dioptimalkan kembali secara integratif bersinergi dengan unsur pertahanan Indonesia lainnya.
Intelektual bermoral, militansi tinggi, serta semangat jihad swadaya sukarela yang menjadi ciri figur santri dapat diarahkan kepada tindakan bela negara sekaligus unsur pembentuk komponen pertahanan cadangan.
Tulisan ini akan memaparkan praktek-praktek terbaik implementasi pembelajaran santri di pondok pesantren SPMAA Turi, Lamongan, Jawa Timur dalam kaitan peran taktis idealis strategis mendukung konsep pertahanan semesta dan kewajiban bela negara.

Related Results

PENGARUH SOSIALISASI BELA NEGARA TERHADAP SIKAP BELA NEGARA GURU SEKOLAH DASAR DI JAKARTA
PENGARUH SOSIALISASI BELA NEGARA TERHADAP SIKAP BELA NEGARA GURU SEKOLAH DASAR DI JAKARTA
<p>Penelitian ini bertujuan mengetahui seberapa besar pengaruh kegiatan sosialisasi bela negara yang diselenggarakan Direktorat Bela Negara Kementerian Pertahanan Republik In...
tugas resume hukum tata negara
tugas resume hukum tata negara
Hukum tata Negara dapar diartikan dalam arti sempit maupun dalam arti luas. Secara arti sempit hukum tata negara dapat diartikan hukum yang mengatur organisasi negra sedangkan dala...
Komunikasi Ustadz-Santri dalam Meningkatkan Spiritualitas Keagamaan Mahasiswa
Komunikasi Ustadz-Santri dalam Meningkatkan Spiritualitas Keagamaan Mahasiswa
Penelitian ini bertujuan: (1) menemukan kondisi spiritualitas keagamaan ustadz-santri di Ma’had Al-Jami’ah UIN SGD Bandung, (2)  menemukan pesan komunikasi Ustadz-Santri dalam...
tugas hukum tata negara
tugas hukum tata negara
Tujuan Hukum Tata Negara yang di simpulkan beberapa definisi di atas,bahwa hukum HTN mengkaji beberapa aspek krusial,yakni Negara/ organ Negara,hubungan antara organ/lembaga Negara...
KURIKULUM BELA NEGARA SEBUAH KEBUTUHAN KURIKULUM SAAT INI DAN MASA DEPAN
KURIKULUM BELA NEGARA SEBUAH KEBUTUHAN KURIKULUM SAAT INI DAN MASA DEPAN
Bela Negara merupakan hak dan kewajiban warga negara sesuai dengan tuntunan UUD 1945.Bela Negara adalah salah satu sistem pertahanan rakyat semesta yang perlu dilakukan untuk dapat...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
ANISHA-HTN
ANISHA-HTN
NAMA:ANISHANIM :10200120233KELAS :HTN-FMATA KULIAH:HUKUM TATA NEGARAHUKUM TATA NEGARAA.Pengertian Hukum tata Negara pada dasarnya adalah hukum yang mengatur organisasi kek...

Back to Top