Javascript must be enabled to continue!
Analisis Nilai Tambah Agroindustri Tahu di Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo
View through CrossRef
Tahu merupakan produk hasil dari pengolahan kedelai dengan metode fermentasi menggunakan asam asetat atau cuka. Tujuan penelitian ini untuk: (1) Untuk menghitung besar tingkat keuntungan agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo, (2) Untuk menganalisis efisiensi agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo, (3) Untuk menghitung besar nilai tambah agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan analitik serta menggunakan data primer dan sekunder dengan lokasi penelitian di Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling sebanyak 15 responden. Analisis data menggunakan analisis keuntungan, analisis efisiensi dan metode hayami. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Rata-rata keuntungan yang didapatkan pada agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo yaitu sebesar Rp. 23.185/kg kedelai atau Rp. 8.431/kg tahu, (2) Hasil analisis efisiensi pada agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo sebesar 1,84 sehingga disimpulkan bahwa agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan sudah efisien atau layak untuk diusahakan, (3) Rata-rata nilai tambah dihasilkan dari agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo yaitu sebesar Rp. 27.801/kg kedelai.
Indonesian Journal Publisher
Title: Analisis Nilai Tambah Agroindustri Tahu di Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo
Description:
Tahu merupakan produk hasil dari pengolahan kedelai dengan metode fermentasi menggunakan asam asetat atau cuka.
Tujuan penelitian ini untuk: (1) Untuk menghitung besar tingkat keuntungan agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo, (2) Untuk menganalisis efisiensi agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo, (3) Untuk menghitung besar nilai tambah agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo.
Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan analitik serta menggunakan data primer dan sekunder dengan lokasi penelitian di Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo.
Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling sebanyak 15 responden.
Analisis data menggunakan analisis keuntungan, analisis efisiensi dan metode hayami.
Hasil penelitian menunjukkan: (1) Rata-rata keuntungan yang didapatkan pada agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo yaitu sebesar Rp.
23.
185/kg kedelai atau Rp.
8.
431/kg tahu, (2) Hasil analisis efisiensi pada agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo sebesar 1,84 sehingga disimpulkan bahwa agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan sudah efisien atau layak untuk diusahakan, (3) Rata-rata nilai tambah dihasilkan dari agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo yaitu sebesar Rp.
27.
801/kg kedelai.
Related Results
Madrasa Principal's Strategy in Improving the Quality of the Pandemic Era Learning Process at Madrasah Aliyah
Madrasa Principal's Strategy in Improving the Quality of the Pandemic Era Learning Process at Madrasah Aliyah
The research focused on the following questions with the hope of elucidating the methods used by the Head of Madrasah Aliyah Raudlatut Thalibin Bantungan Panarukan Situbondo to enh...
PENGARUH HASIL BELAJAR TERHADAP KESIAPAN MAHASISWA DALAM MELAKSANAKAN RISET
PENGARUH HASIL BELAJAR TERHADAP KESIAPAN MAHASISWA DALAM MELAKSANAKAN RISET
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Hasil belajar mata kuliah keahlian pilihan; (2) Kesiapan pelaksanaan Riset Agroindustri mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi A...
KAJIAN PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI PRODUK BERBASIS KOPI DI KABUPATEN PESAWARAN
KAJIAN PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI PRODUK BERBASIS KOPI DI KABUPATEN PESAWARAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis agroindustri berbasis kopi yang potensial dan kelayakan agroindustri berbasis kopi di daerah Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung d...
Pengaruh Bahan Tambah Serbuk Ban Bekas Pada Konstruksi Hotrolled Sheet-Wearing Course
Pengaruh Bahan Tambah Serbuk Ban Bekas Pada Konstruksi Hotrolled Sheet-Wearing Course
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mengetahui pemanfaatan serbuk ban bekas sebagai bahan tambahan pada konstruksi jalan. Benda uji Kadar Aspal Optimum (KAO) masing-masing dibuat 3 b...
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI KOMODITAS KAKAO DI KABUPATEN KOLAKA – SULAWESI TENGGARA
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI KOMODITAS KAKAO DI KABUPATEN KOLAKA – SULAWESI TENGGARA
Xx12 I Herdhiansyah D dan Asriani. Strategi pengembangan agroindustri komoditas kakao Peningkatan luas areal dan produksi tanaman perkebunan di Kabupaten Kolaka dinilai masih kur...
ANALISIS USAHA DAN NILAI TAMBAH VCO DI KECAMATAN ENOK
ANALISIS USAHA DAN NILAI TAMBAH VCO DI KECAMATAN ENOK
Salah satu usaha agroindustri berbahan baku kelapa yang berkembang di Kecamatan Enok adalah VCO (Virgin Coconut Oil). VCO mempunyai nilai tambah yang besar karena dapat digunakan s...
Analisis Nilai Tambah Agroindustri Ting-Ting Kacang
Analisis Nilai Tambah Agroindustri Ting-Ting Kacang
Produk ting-ting kacang adalah salah satu jenis produk olahan dengan bahan utamanya adalah kacang tanah. Penelitian ini bertujuan untuk nilai tambah dari agro-industri ting-ting ka...


