Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Rancang Bangun Game Edumatika Berbasis Android

View through CrossRef
ABSTRAK Pendidikan merupakan kebutuhan pokok yang harus dimiliki semua orang. Terutama berawal dari anak usia dini sekarang cenderung menyukai game yang akhirnya membuatnya lupa dalam pembelajaran dan membuat anak menjadi lebih malas untuk belajar. Sudah banyak anak – anak sekolah dasar sekarang yang menggunakan gadget untuk bermain game. Banyak orang tua pula menginginkan anaknya agar tidak melupakan belajarnya meski dalam bermain. Berdasarkan permasalahan diatas penulis memiliki ide untuk membuat penelitian yang berisikan tentang pembelajaran mengenasi anak usia dini untuk SD kelas 1. Pada penelitian ini penulis menggunakan penelitian berupa pembuatan Game Edumatika yang dibuat dan diimplementasikan berbais Game 2D, yang menggunakan metode Fuzzy Tsukamoto dan metode Linear Congruential Generator (LCG). Penerapan metode Fuzzy Tsukamoto ke dalam game untuk menentukan kondisi dari NPC (Non Player Character) dan metode Linear Congruential Generator (LCG) untuk pengacakan kemunculan item. Hasil dari penelitian ini berupa Game Edumatika yang memiliki tampilan keseluruhan yang menarik dan berjalan dengan baik. Pada game ini dirancang bukan hanya sebagai bahan hiburan saja melainkan juga terdapat pembelajaran. Dimana orang tua tidak perlu mengawatirkan anaknya untuk lupa dengan belajar, karena didalam game ini juga terdapat media pembelajaran dengan di akhir sebuah permainan terdapat pembelajaran untuk anak usia dini. Sehingga anak tidak merasa jenuh dalam belajar melainkan juga ada hiburan dari game tersebut. Kata kunci : Game Edukasi,Platformer 2D  Metode Tsukamoto, Metode LCG (Linear Congruential Generator)
Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang
Title: Rancang Bangun Game Edumatika Berbasis Android
Description:
ABSTRAK Pendidikan merupakan kebutuhan pokok yang harus dimiliki semua orang.
Terutama berawal dari anak usia dini sekarang cenderung menyukai game yang akhirnya membuatnya lupa dalam pembelajaran dan membuat anak menjadi lebih malas untuk belajar.
Sudah banyak anak – anak sekolah dasar sekarang yang menggunakan gadget untuk bermain game.
Banyak orang tua pula menginginkan anaknya agar tidak melupakan belajarnya meski dalam bermain.
Berdasarkan permasalahan diatas penulis memiliki ide untuk membuat penelitian yang berisikan tentang pembelajaran mengenasi anak usia dini untuk SD kelas 1.
Pada penelitian ini penulis menggunakan penelitian berupa pembuatan Game Edumatika yang dibuat dan diimplementasikan berbais Game 2D, yang menggunakan metode Fuzzy Tsukamoto dan metode Linear Congruential Generator (LCG).
Penerapan metode Fuzzy Tsukamoto ke dalam game untuk menentukan kondisi dari NPC (Non Player Character) dan metode Linear Congruential Generator (LCG) untuk pengacakan kemunculan item.
Hasil dari penelitian ini berupa Game Edumatika yang memiliki tampilan keseluruhan yang menarik dan berjalan dengan baik.
Pada game ini dirancang bukan hanya sebagai bahan hiburan saja melainkan juga terdapat pembelajaran.
Dimana orang tua tidak perlu mengawatirkan anaknya untuk lupa dengan belajar, karena didalam game ini juga terdapat media pembelajaran dengan di akhir sebuah permainan terdapat pembelajaran untuk anak usia dini.
Sehingga anak tidak merasa jenuh dalam belajar melainkan juga ada hiburan dari game tersebut.
Kata kunci : Game Edukasi,Platformer 2D  Metode Tsukamoto, Metode LCG (Linear Congruential Generator).

Related Results

Schule und Spiel – mehr als reine Wissensvermittlung
Schule und Spiel – mehr als reine Wissensvermittlung
Die öffentliche Schule Quest to learn in New York City ist eine Modell-Schule, die in ihren Lehrmethoden auf spielbasiertes Lernen, Game Design und den Game Design Prozess setzt. I...
CREATING LEARNING MEDIA IN TEACHING ENGLISH AT SMP MUHAMMADIYAH 2 PAGELARAN ACADEMIC YEAR 2020/2021
CREATING LEARNING MEDIA IN TEACHING ENGLISH AT SMP MUHAMMADIYAH 2 PAGELARAN ACADEMIC YEAR 2020/2021
The pandemic Covid-19 currently demands teachers to be able to use technology in teaching and learning process. But in reality there are still many teachers who have not been able ...
Indonesian Learning Culture Based On Android
Indonesian Learning Culture Based On Android
Indonesia is the fourth country with the largest population in the world and rich of cultural heritage and local wisdom. However, the majority of Indonesian people are less caring,...
Pembuatan Game 2D Petualangan Hanoman Berbasis Android
Pembuatan Game 2D Petualangan Hanoman Berbasis Android
<p><em>Game is one of the entertainment that is loved by a wide variety of backgrounds ranging from children to adults.  According to App Annie one type of game that is...
CONCEPT TO COMPLETION - ANDROID APPS AND KOTLIN MULTI PLATFORM
CONCEPT TO COMPLETION - ANDROID APPS AND KOTLIN MULTI PLATFORM
“Concept to Completion: Android Apps and Kotlin Multiplatform” is a comprehensive guide designed to take you from the fundamentals of Android development to advanced multiplatform ...
Pengembangan Modul Berbasis Android tentang Kesiapan Kerja
Pengembangan Modul Berbasis Android tentang Kesiapan Kerja
Tujuan penelitian ini adalah menguji coba seberapa efektifitasnya modul berbasis android tentang kesiapan kerja untuk siswa sekolah kejuruan. Metode kajian menggunakan 4-D  (Defin...
Rancang Bangun Game Tower Defense ‘Defense of Dewata Island’ Berbasis Android
Rancang Bangun Game Tower Defense ‘Defense of Dewata Island’ Berbasis Android
Game saat ini merupakan salah satu bagian yang mengisi keseharian dalam kehidupan manusia. Manfaat game tidak lagi hanya dijadikan sebagai sarana hiburan semata. Hampir semua orang...
Game Theory in Business Ethics: Bad Ideology or Bad Press?
Game Theory in Business Ethics: Bad Ideology or Bad Press?
Solomon’s article and Binmore’s response exemplify a standard exchange between the game theorist and those critical of applying game theory to ethics. The critic of game theory lis...

Back to Top