Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Juru Teges Sebagai Juru Bahasa Dalam Tradisi Masyarakat Madura

View through CrossRef
Kajian awal ini bertujuan mengumpulkan bukti tentang penerjemahan sastra melalui pemerian prosedur kerja juru teges, sebuah profesi tradisional dalam mamaca, sebuah tradisi lisan masyarakat Madura. Kajian ini berfokus pada dua tema: produk dan penampilan serta praktik dan profesi. Penampilan tiga kelompok mamaca di Kabupaten Sumenep direkam dalam bentuk audiovisual. Data kajian ini adalah transkrip teks sumber dan sasaran. Teks sumber berbentuk tulis dan lisan: bentuk tulis adalah sebuah teks berjudul Nurbuwat yang tertulis dalam bahasa Jawa Kuno dengan huruf Arab yang dimodifikasi; bentuk lisan adalah penampilan dari para pembaca teks sumber. Teks sasaran adalah penampilan juru teges yang menggunakan bahasa Madura. Wawancara dilakukan untuk mengumpulkan data tambahan tentang faktor sosial juru teges. Kerja juru teges jelas memperagakan pengalihan makna dari satu bahasa ke bahasa yang lain. Oleh sebab itu, mereka memperagakan sebuah aktivitas penerjemahan. Karena kerja juru teges hanya ada dalam sebuah penampilan lisan, penampilan mereka memperagakan sebuah sajian sekali-tempo sehingga memenuhi karakteristik khas penjurubahasaan, yakni ‘kesegeraan’ (Pöchhacker, 2001). Juru bahasa tidak pernah menggunakan referensi atau membaca teks apa pun pada saat menjalankan tugasnya. Dia benar-benar menggunakan ingatan. Berkaitan dengan pemanfaatan ingatan seperti saran Hale (2003), kerja juru tegas dapat dikategorikan sebagai kegiatan yang disebut dengan penjurubahasaan ‘konsekutif’, yang menunjukkan ketumpangtindihan antara penerjemahan dan penjurubahasaan. Namun, untuk mendapatkan dasar argumentasi yang lebih kuat, kajian ini masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut melalui eksperimen yang memperlakukan teks sumber dan sasaran sebagai materi linguistis. Kata kunci: juru teges, mamaca, tradisi lisan, penjurubahasaan
Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia
Title: Juru Teges Sebagai Juru Bahasa Dalam Tradisi Masyarakat Madura
Description:
Kajian awal ini bertujuan mengumpulkan bukti tentang penerjemahan sastra melalui pemerian prosedur kerja juru teges, sebuah profesi tradisional dalam mamaca, sebuah tradisi lisan masyarakat Madura.
Kajian ini berfokus pada dua tema: produk dan penampilan serta praktik dan profesi.
Penampilan tiga kelompok mamaca di Kabupaten Sumenep direkam dalam bentuk audiovisual.
Data kajian ini adalah transkrip teks sumber dan sasaran.
Teks sumber berbentuk tulis dan lisan: bentuk tulis adalah sebuah teks berjudul Nurbuwat yang tertulis dalam bahasa Jawa Kuno dengan huruf Arab yang dimodifikasi; bentuk lisan adalah penampilan dari para pembaca teks sumber.
Teks sasaran adalah penampilan juru teges yang menggunakan bahasa Madura.
Wawancara dilakukan untuk mengumpulkan data tambahan tentang faktor sosial juru teges.
Kerja juru teges jelas memperagakan pengalihan makna dari satu bahasa ke bahasa yang lain.
Oleh sebab itu, mereka memperagakan sebuah aktivitas penerjemahan.
Karena kerja juru teges hanya ada dalam sebuah penampilan lisan, penampilan mereka memperagakan sebuah sajian sekali-tempo sehingga memenuhi karakteristik khas penjurubahasaan, yakni ‘kesegeraan’ (Pöchhacker, 2001).
Juru bahasa tidak pernah menggunakan referensi atau membaca teks apa pun pada saat menjalankan tugasnya.
Dia benar-benar menggunakan ingatan.
Berkaitan dengan pemanfaatan ingatan seperti saran Hale (2003), kerja juru tegas dapat dikategorikan sebagai kegiatan yang disebut dengan penjurubahasaan ‘konsekutif’, yang menunjukkan ketumpangtindihan antara penerjemahan dan penjurubahasaan.
Namun, untuk mendapatkan dasar argumentasi yang lebih kuat, kajian ini masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut melalui eksperimen yang memperlakukan teks sumber dan sasaran sebagai materi linguistis.
Kata kunci: juru teges, mamaca, tradisi lisan, penjurubahasaan.

Related Results

Aplikasi Kamus Bahasa Madura Berbasis Web
Aplikasi Kamus Bahasa Madura Berbasis Web
Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki banyak keanekaragaman budaya, salah satu keragamannya adalah bahasa yang berbeda di setiap wilayah. Bahasa Madura adalah salah satu b...
Pentingnya Juru Bicara Sebagai Komunikator Politik Pada Presidensi G20 Indonesia
Pentingnya Juru Bicara Sebagai Komunikator Politik Pada Presidensi G20 Indonesia
Juru bicara adalah perwakilan suara dari suatu kelompok, lembaga ataupun organisasi yang dipercaya untuk menyampaikan pesan kepada khalayak ramai. Seorang juru bicara dapat berpera...
Tradisi Pakaian Baru pada Hari Raya di Madura: Studi Living Hadith
Tradisi Pakaian Baru pada Hari Raya di Madura: Studi Living Hadith
Abstract: The living tradition of new outfit on the feast day in Madura which passes down through generations has been considered only as a local tradition, whereas it is basically...
THE CONCEPT OF TARETAN DHIBI’ IN THE FRAME OF MADURESE RELIGIOUS MODERATION
THE CONCEPT OF TARETAN DHIBI’ IN THE FRAME OF MADURESE RELIGIOUS MODERATION
Taretan dhibi' is one of the cultural enculturations of the Madurese people. This study attempts to investigate the Madurese people's cultural concept of the taretan dhibi’. The te...
MADURA LITERATURE AS A MEDIUM FOR LEARNING MADURESE IN THE GLOBALIZATION ERA
MADURA LITERATURE AS A MEDIUM FOR LEARNING MADURESE IN THE GLOBALIZATION ERA
This study aims to describe the application of Madurese literature as a medium for learning Madurese in the globalization era Qualitative descriptive research method with research ...
Islam Nusantara
Islam Nusantara
Islam di Nusantara identik dengan identitas agama Islam sebagai agama yang menjadi mayoritas dianut oleh penduduk Indonesia. Ada beberapa faktor yang mendukung tersebarnya Islam di...
PEMAKAIAN BAHASA MADURA DIKALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS ABDURACHMAN SALEH SITUBONDO
PEMAKAIAN BAHASA MADURA DIKALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS ABDURACHMAN SALEH SITUBONDO
Artikel ini menginvestigasi pemakaian bahasa Madura oleh mahasiswa dalam komunikasi sehari-hari, entah itu dengan dosen, teman, orang tua, ataupun tetangga baik itu di dalam kampus...
AL QUR’AN TERJEMAH BAHASA MADURA (STUDI SEJARAH DAN LOKALITAS PENERJEMAHAN)
AL QUR’AN TERJEMAH BAHASA MADURA (STUDI SEJARAH DAN LOKALITAS PENERJEMAHAN)
Al-Qur'an Terjemah Bahasa Madura menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Penulis mencatat perkembangan terjemahan ini dari tahun 1999 hingga 2018. Penelitian ini didasarkan pada ...

Back to Top