Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MODEL DINAMIK TINGKAT KERENTANAN PANTAI PULAU POTERAN DAN GILI LAWAK KABUPATEN SUMENEP MADURA

View through CrossRef
<div class="WordSection1"><p><em>Pulau Poteran dan Pulau Gili Lawak Kabupaten Sumenep merupakan pulau-pulau kecil yang berada di sebelah barat Pulau Madura dengan kawasan darat dan perairan yang cukup potensial. Tujuan dari penelitian ini adalah pembuatan model dinamik kerentanan pantai pulau-pulau kecil tersebut berdasarkan aspek ekologi, sosial dan ekonomi sebagai upaya awal menetukan perencanaan pengelolaan yang berkelanjutan dan memetakannya. Analisis yang akan dilakukan pada penelitian ini merupakan penetapan variabel-variabel indeks kerentanan pantai pulau-pulau kecil (PPK) dan memodelkan dinamika kerentanan pantai pulau-pulau tersebut. Variabel-variabel tersebut meliputi, (1) Keterpaparan (Exposure), (2) Kepekaan (Sensitivity) dan (3) Daya Adaptasi (Adaptive Capacity). </em><em>Pengembangan model simulasi dinamis ini bertujuan untuk mempelajari tingkat kerentanan pantai di Pulau Poteran dan Gili Lawak Kecamatan Talango Kabupaten Sumenep didasarkan pada beberapa asumsi, yaitu: (1) model tersebut berada dalam kondisi tetap atau stabil (steady state), (2) model tersebut dianggap suatu sistem yang tertutup (closed system). </em><em>Parameter kenaikan muka laut rata-rata tiap tahun, tingkat erosi dan kepadatan penduduk merupakan parameter dinamik yang menyebabkan nilai kerentanan tinggi di Pulau Poteran, sedangkan parameter lamun mengakibatkan dimensi daya adaptif diPulau Gili Lawak menjadi lebih tinggi dari dimensi yang lain.Tingkat kerentanan pantai Pulau Poteran dan Gili Lawak berada pada kategori sedang dan berdasarkan model dinamik yang dibuat kedua pulau tersebut akan berada pada tingkat kerentanan sangat tinggi pada tahun ke 3 jika tidak dilakukan peningkatan kapasitas adaptif habitat pesisir.</em></p><p><em> </em></p><p><strong>Kata Kunci:</strong> <em>Model Dinamik, Kerentanan, Pulau Kecil</em></p></div><p><strong><br /></strong></p><p align="center"><strong><em>DYNAMICS MODEL OF COASTAL VULNERABILITY OF POTERAN AND GILI LAWAK ISLAND, SUMENEP, MADURA</em></strong></p><p><em>Poteran and Gili Lawak Island Sumenep Regency is a small islands that located in the west of Madura with potential terrestrial and marine areas. The purpose of this research is the dynamic modeling of coastal vulnerability of small islands are based on ecological, social and economic as an initial effort determine the sustainable management planning and mapping. The analysis will be performed in this study is the determination of variables coastal vulnerability index for small islands and the dynamics models of the vulnerability for coastal islands. These variables include, (1) Exposure, (2) Sensitivity and (3) Adaptive Capacity. The development model of dynamic simulation was done to evaluate the beach vulnerability on the Poteran and Gili Lawak Island at Talango District Sumenep based on several assumptions, they are (1) the model was in a state of permanent or stable (steady state), (2) the model considered a closed system. Mean sea level rise per year, erosion rate and population density are dynamic parameters that causes high of vulnerability value in Pulau Poteran, while the sea-grass parameter on Gili Lawak Island causes the value of adaptive capasity demention is higher than other dimensions.The level of beach vulnerability of Poteran and Gili Lawak Island at middle category and was based on a dynamic model created two islands will be at a very high level of vulnerability in the third yearif not increase the adaptive capacity of coastal habitats.</em></p><p><em> </em></p><p><strong>Keywords</strong>:<em> Dynamic Model, Beach Vulnerability, Small Island</em></p><p><strong><br clear="all" /> </strong></p>
Title: MODEL DINAMIK TINGKAT KERENTANAN PANTAI PULAU POTERAN DAN GILI LAWAK KABUPATEN SUMENEP MADURA
Description:
<div class="WordSection1"><p><em>Pulau Poteran dan Pulau Gili Lawak Kabupaten Sumenep merupakan pulau-pulau kecil yang berada di sebelah barat Pulau Madura dengan kawasan darat dan perairan yang cukup potensial.
Tujuan dari penelitian ini adalah pembuatan model dinamik kerentanan pantai pulau-pulau kecil tersebut berdasarkan aspek ekologi, sosial dan ekonomi sebagai upaya awal menetukan perencanaan pengelolaan yang berkelanjutan dan memetakannya.
Analisis yang akan dilakukan pada penelitian ini merupakan penetapan variabel-variabel indeks kerentanan pantai pulau-pulau kecil (PPK) dan memodelkan dinamika kerentanan pantai pulau-pulau tersebut.
Variabel-variabel tersebut meliputi, (1) Keterpaparan (Exposure), (2) Kepekaan (Sensitivity) dan (3) Daya Adaptasi (Adaptive Capacity).
</em><em>Pengembangan model simulasi dinamis ini bertujuan untuk mempelajari tingkat kerentanan pantai di Pulau Poteran dan Gili Lawak Kecamatan Talango Kabupaten Sumenep didasarkan pada beberapa asumsi, yaitu: (1) model tersebut berada dalam kondisi tetap atau stabil (steady state), (2) model tersebut dianggap suatu sistem yang tertutup (closed system).
</em><em>Parameter kenaikan muka laut rata-rata tiap tahun, tingkat erosi dan kepadatan penduduk merupakan parameter dinamik yang menyebabkan nilai kerentanan tinggi di Pulau Poteran, sedangkan parameter lamun mengakibatkan dimensi daya adaptif diPulau Gili Lawak menjadi lebih tinggi dari dimensi yang lain.
Tingkat kerentanan pantai Pulau Poteran dan Gili Lawak berada pada kategori sedang dan berdasarkan model dinamik yang dibuat kedua pulau tersebut akan berada pada tingkat kerentanan sangat tinggi pada tahun ke 3 jika tidak dilakukan peningkatan kapasitas adaptif habitat pesisir.
</em></p><p><em> </em></p><p><strong>Kata Kunci:</strong> <em>Model Dinamik, Kerentanan, Pulau Kecil</em></p></div><p><strong><br /></strong></p><p align="center"><strong><em>DYNAMICS MODEL OF COASTAL VULNERABILITY OF POTERAN AND GILI LAWAK ISLAND, SUMENEP, MADURA</em></strong></p><p><em>Poteran and Gili Lawak Island Sumenep Regency is a small islands that located in the west of Madura with potential terrestrial and marine areas.
The purpose of this research is the dynamic modeling of coastal vulnerability of small islands are based on ecological, social and economic as an initial effort determine the sustainable management planning and mapping.
The analysis will be performed in this study is the determination of variables coastal vulnerability index for small islands and the dynamics models of the vulnerability for coastal islands.
These variables include, (1) Exposure, (2) Sensitivity and (3) Adaptive Capacity.
The development model of dynamic simulation was done to evaluate the beach vulnerability on the Poteran and Gili Lawak Island at Talango District Sumenep based on several assumptions, they are (1) the model was in a state of permanent or stable (steady state), (2) the model considered a closed system.
Mean sea level rise per year, erosion rate and population density are dynamic parameters that causes high of vulnerability value in Pulau Poteran, while the sea-grass parameter on Gili Lawak Island causes the value of adaptive capasity demention is higher than other dimensions.
The level of beach vulnerability of Poteran and Gili Lawak Island at middle category and was based on a dynamic model created two islands will be at a very high level of vulnerability in the third yearif not increase the adaptive capacity of coastal habitats.
</em></p><p><em> </em></p><p><strong>Keywords</strong>:<em> Dynamic Model, Beach Vulnerability, Small Island</em></p><p><strong><br clear="all" /> </strong></p>.

Related Results

KARAKTERISTIK PANTAI PULAU LAUT-SEKATUNG (SALAH SATU PULAU TERLUAR NKRI)
KARAKTERISTIK PANTAI PULAU LAUT-SEKATUNG (SALAH SATU PULAU TERLUAR NKRI)
Pulau Laut-Sekatung adalah salah satu pulau terluar Negara Republik Indonesia yang berbatasan dengan perairan Malaysia Timur. Pulau ini terletak di laut Cina Selatan sebagai bagian...
Kerentanan Sosial pada Wilayah Potensi Bencana Tsunami di Pesisir Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan
Kerentanan Sosial pada Wilayah Potensi Bencana Tsunami di Pesisir Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan
Wilayah pesisir Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi bencana tsunami karena berbatasan langsung dengan Selat Sunda Utara yang terdapat Gunung Anak Krakatau...
KAJIAN RISIKO BENCANA TANAH LONGSOR DAN GEMPA BUMI KABUPATEN PRINGSEWU PROVINSI LAMPUNG
KAJIAN RISIKO BENCANA TANAH LONGSOR DAN GEMPA BUMI KABUPATEN PRINGSEWU PROVINSI LAMPUNG
Potensi bencana pada daerah Kabupaten Pringsewu berdasarkan RTRW daerah tersebut diantaranya tanah longsor dan gempa bumi, sehingga diperlukannya Kajian Risiko Bencana terhadap dua...
Komparasi Perubahan Tutupan Lahan di Gili Meno, Gili Trawangan dan Gili Air (Gili Matra)
Komparasi Perubahan Tutupan Lahan di Gili Meno, Gili Trawangan dan Gili Air (Gili Matra)
This research aims to determine changes in land cover on Gili Meno, Gili Trawangan, and Gili Air as small islands in West Nusa Tenggara Province. The method used in this research i...
Gerakan Resiliensi Rumah Penginapan Bambu Tahan Gempa di Pulau Wisata Timur Indonesia
Gerakan Resiliensi Rumah Penginapan Bambu Tahan Gempa di Pulau Wisata Timur Indonesia
AbstractPelestarian warisan or heritage protection for bamboo houses with earthquake resistant needs to be encouraged at a post-disaster resilient movement in West Nusa Tenggara an...
Analisis Kecelakaan Kapal Gili Cat II
Analisis Kecelakaan Kapal Gili Cat II
Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapakah kecepatan yang dianjurkan untuk mengendarai Kapal Gili Cat II dan apa yang terjadi ketika Kapal Gili Cat ...
Indeks Kerentanan Wilayah Pesisir Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar
Indeks Kerentanan Wilayah Pesisir Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar
Permasalahan di wilayah pesisir sangat sensitif dan rentan terhadap fenomena alam karena merupakan suatu wilayah yang rentan terhadap faktor lingkungan antara lain laju perubahan g...

Back to Top