Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KOMUNIKASI NONVERBAL PADA REMAJA TUNARUNGU DI SEKOLAH LUAR BIASA BANDUNG

View through CrossRef
Abstract Someone with special needs are part of the dynamic of life. Same thing with other normal human, somenone with special needs are communicating. Deaf human, specifc to teeneger, they are communicating with the environment by symbolic language. Indonesia use universal symbolic language, the language is confirmed in global. This study aims to gain insight about communication deaf teenagers at SLBN Cileunyi Kabupaten Bandung. In particular to determine used of sign languange, action language, and object language in deaf teenagers. This research used the qualitative method with in-depth interview, observation and documentation study. The data resource which is used was the primary and secondary data, this research also carried out the validity data test with credibility, transferability, dependability and confirmability. The informant in this research was the students of SLB Negeri Cileunyi which is purposively determined. Furthermore, the field data was analyzed by using qualitative analysis. This study demonstrated that: sign language of deaf teenager still needed special assistance like signal, logo and grafic symbol. So it is with action language which actually not specific to replace the words, but transfering the meaning, and object language of deaf teenager like props, it should be made interesting. Keywords: communication, deaf, nonverbal Abstrak Seseorang dengan kebutuhan khusus adalah bagian dari dinamika kehidupan. Sama halnya dengan manusia pada umumnya, seseorang dengan kebutuhan khusus melakukan komunikasi. Remaja tunarungu dapat mengenali lingkungan sekitarnya dengan cara berkomunikasi dengan yang lainnya menggunakan bahasa isyarat. Bahasa isyarat yang digunakan di Indonesia adalah bahasa isyarat yang telah disepakati oleh seluruh dunia. Tujuan studi ini adalah untuk mengkaji  tentang komunikasi nonverbal pada remaja tunarungu. Secara khusus untuk mengetahui bahasa tanda, bahasa tindakan, dan bahasa objek di remaja tunarungu. Metode yang digunakan dalam penulisan studi ini adalah kualitatif – interaksi simbolik, dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi parsitipasif, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan Credibility, Transferability, Dependability, dan Confirmability. Infoman penelitian adalah siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Cileunyi yang ditentukan dengan purposif. Selanjutnya teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisi kualititatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa tanda pada remaja tunarungu masih memerlukan bantuan khusus seperti sinyal, logo, dan simbol grafis. Begitu juga dengan bahasa tindakan pada remaja tunarungu yang sebenarnya tidak dikhususkan sebagai pengganti kata tetapi menghantarkan makna, seperti menggebrak meja, dan bahasa objek pada remaja tunarungu seperti alat peraga harus dibuat menarik. Kata kunci: komunikasi, nonverbal, tunarungu
Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung
Title: KOMUNIKASI NONVERBAL PADA REMAJA TUNARUNGU DI SEKOLAH LUAR BIASA BANDUNG
Description:
Abstract Someone with special needs are part of the dynamic of life.
Same thing with other normal human, somenone with special needs are communicating.
Deaf human, specifc to teeneger, they are communicating with the environment by symbolic language.
Indonesia use universal symbolic language, the language is confirmed in global.
This study aims to gain insight about communication deaf teenagers at SLBN Cileunyi Kabupaten Bandung.
In particular to determine used of sign languange, action language, and object language in deaf teenagers.
This research used the qualitative method with in-depth interview, observation and documentation study.
The data resource which is used was the primary and secondary data, this research also carried out the validity data test with credibility, transferability, dependability and confirmability.
The informant in this research was the students of SLB Negeri Cileunyi which is purposively determined.
Furthermore, the field data was analyzed by using qualitative analysis.
This study demonstrated that: sign language of deaf teenager still needed special assistance like signal, logo and grafic symbol.
So it is with action language which actually not specific to replace the words, but transfering the meaning, and object language of deaf teenager like props, it should be made interesting.
 Keywords: communication, deaf, nonverbal Abstrak Seseorang dengan kebutuhan khusus adalah bagian dari dinamika kehidupan.
Sama halnya dengan manusia pada umumnya, seseorang dengan kebutuhan khusus melakukan komunikasi.
Remaja tunarungu dapat mengenali lingkungan sekitarnya dengan cara berkomunikasi dengan yang lainnya menggunakan bahasa isyarat.
Bahasa isyarat yang digunakan di Indonesia adalah bahasa isyarat yang telah disepakati oleh seluruh dunia.
Tujuan studi ini adalah untuk mengkaji  tentang komunikasi nonverbal pada remaja tunarungu.
Secara khusus untuk mengetahui bahasa tanda, bahasa tindakan, dan bahasa objek di remaja tunarungu.
Metode yang digunakan dalam penulisan studi ini adalah kualitatif – interaksi simbolik, dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi parsitipasif, wawancara mendalam dan studi dokumentasi.
Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder.
Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan Credibility, Transferability, Dependability, dan Confirmability.
Infoman penelitian adalah siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Cileunyi yang ditentukan dengan purposif.
Selanjutnya teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisi kualititatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa tanda pada remaja tunarungu masih memerlukan bantuan khusus seperti sinyal, logo, dan simbol grafis.
Begitu juga dengan bahasa tindakan pada remaja tunarungu yang sebenarnya tidak dikhususkan sebagai pengganti kata tetapi menghantarkan makna, seperti menggebrak meja, dan bahasa objek pada remaja tunarungu seperti alat peraga harus dibuat menarik.
 Kata kunci: komunikasi, nonverbal, tunarungu.

Related Results

Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
Penerapan Ethnomathematics dalam Pembelajaran Kelas III Sekolah Dasar Luar Biasa
Penerapan Ethnomathematics dalam Pembelajaran Kelas III Sekolah Dasar Luar Biasa
Ethnomatematics atau etnomatematika atau matematika dalam perspektif budaya adalah topik yang sedang ramai diperbincangkan dewasa ini baik dari kalangan pendidikan maupun non-pendi...
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBONTERGAYANG
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBONTERGAYANG
ABSTRAKAnemia merupakan penyebab kecacatan tertinggi di seluruh negara-negara dunia. Hal ini menjadikan anemia sebagai masalah yang serius di seluruh dunia pada kesehatan masyaraka...
Komunikasi Interaksionisme Simbolik Antara Pekerja Tunarungu Dengan Tamu (Studi Komunikasi di Kafe Kopi Tuli Depok)
Komunikasi Interaksionisme Simbolik Antara Pekerja Tunarungu Dengan Tamu (Studi Komunikasi di Kafe Kopi Tuli Depok)
Komunikasi interaksionisme simbolik yang berupa bahasa isyarat merupakan bentuk komunikasi tunarungu atau penyandang disabilitas tuli untuk memudahkan dalam menyampaikan pesan kepa...
Pembelajaran Fisika Pipi Kombante Materi Fluida Statis Bagi Anak Tunarungu
Pembelajaran Fisika Pipi Kombante Materi Fluida Statis Bagi Anak Tunarungu
Peningkatan kualitas pendidikan fisika senantiasa perlu dilakukan. Salah satu cara untuk meningkatkan kwalitas pendidikan fisika adalah peningkatan kwalitas pelayanan guru terutama...
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Abstract. Traffic conditions in the city of Bandung are still very closely related to violations committed by road users due to a lack of awareness when driving. This problem promp...

Back to Top