Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TANTANGAN SUMBERDAYA MANUSIA DALAM PARIWISATA BERKELANJUTAN (STUDI KASUS: OBJEK WISATA PEMANDIAN AIR PANAS DESA SUNGAI PINANG)

View through CrossRef
Pariwisata sebagai salah satu kegiatan ekonomi terpenting yang menjadi kunci dari pembangunan, kemakmuran, dan kesejahteraan. Pengembangan pariwisata desa merupakan salah satu agenda Pemerintah dalam upaya mewujudkan desa yang mandiri. Program desa dapat menggali potensi yang dikembangkan khususnya dibidang keparawisataan. Keberadaan sumberdaya manusia tidak hanya menjadi penikmat dari objek wisata namun diharapkan ikut berpartisipasi dalam pengembangan serta pemeliharaan objek wisata dengan tujuan yaitu pariwisata berkelanjutan. Desa Sungai Pinang merupakan satu-satunya desa di Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi yang memiliki Objek wisata dengan karakteristik yang unik. Karakteristik tersebut berupa adanya air panas yang terbentuk secara alami dan tidak terdapat pada desa lain di Kecamatan Hulu Kuantan tersebut. Pariwisata berkelanjutan adalah pariwisata yang dapat memenuhi kebutuhan wisatawan maupun daerah tujuan wisata pada masa kini, sekaligus melindungi dan mendorong kesempatan serupa di masa yang akan datang. Metode penelitian ini dengan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menujukan bahwa tantangan sumberdaya manusia dalam proses menuju pariwisata yang berkelanjutan pada objek wisata Pemandian Air Panas Desa Sungai Pinang ini masih sangat besar. Hal ini dapat dilihat pada aspek pariwisata berkelanjutan yaitu partisipasi, keikutsertaan para pelaku/stakeholder involvement, kepemilikan lokal, penggunaan sumberdaya yang berkelanjutan, mewadahi tujuan-tujuan masyarakat, daya dukung, monitor dan evaluasi, akuntabilitas, pelatihan dan promosi yang masih terkendala pada aspek kuantitas dan kualitas sumberdaya manusia. Harapan untuk pengembangan objek wisata ini adanya keputusan yang jelas terkait pihak pengelola, dengan tujuan pihak pengelola mendapatkan akses informasi mengenai bantuan pendanaan pengembangan pariwisata, pelatihan dan hal terkait lainnya.
Title: TANTANGAN SUMBERDAYA MANUSIA DALAM PARIWISATA BERKELANJUTAN (STUDI KASUS: OBJEK WISATA PEMANDIAN AIR PANAS DESA SUNGAI PINANG)
Description:
Pariwisata sebagai salah satu kegiatan ekonomi terpenting yang menjadi kunci dari pembangunan, kemakmuran, dan kesejahteraan.
Pengembangan pariwisata desa merupakan salah satu agenda Pemerintah dalam upaya mewujudkan desa yang mandiri.
Program desa dapat menggali potensi yang dikembangkan khususnya dibidang keparawisataan.
Keberadaan sumberdaya manusia tidak hanya menjadi penikmat dari objek wisata namun diharapkan ikut berpartisipasi dalam pengembangan serta pemeliharaan objek wisata dengan tujuan yaitu pariwisata berkelanjutan.
Desa Sungai Pinang merupakan satu-satunya desa di Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi yang memiliki Objek wisata dengan karakteristik yang unik.
Karakteristik tersebut berupa adanya air panas yang terbentuk secara alami dan tidak terdapat pada desa lain di Kecamatan Hulu Kuantan tersebut.
Pariwisata berkelanjutan adalah pariwisata yang dapat memenuhi kebutuhan wisatawan maupun daerah tujuan wisata pada masa kini, sekaligus melindungi dan mendorong kesempatan serupa di masa yang akan datang.
Metode penelitian ini dengan deskriptif kualitatif.
Hasil dari penelitian menujukan bahwa tantangan sumberdaya manusia dalam proses menuju pariwisata yang berkelanjutan pada objek wisata Pemandian Air Panas Desa Sungai Pinang ini masih sangat besar.
Hal ini dapat dilihat pada aspek pariwisata berkelanjutan yaitu partisipasi, keikutsertaan para pelaku/stakeholder involvement, kepemilikan lokal, penggunaan sumberdaya yang berkelanjutan, mewadahi tujuan-tujuan masyarakat, daya dukung, monitor dan evaluasi, akuntabilitas, pelatihan dan promosi yang masih terkendala pada aspek kuantitas dan kualitas sumberdaya manusia.
Harapan untuk pengembangan objek wisata ini adanya keputusan yang jelas terkait pihak pengelola, dengan tujuan pihak pengelola mendapatkan akses informasi mengenai bantuan pendanaan pengembangan pariwisata, pelatihan dan hal terkait lainnya.

Related Results

ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
Kabupaten Lumajang memiliki sejumlah objek wisata yang relatif lengkap, mulai dari objek wisata alam (wisata tirta, hutan wisata, serta panorama alam), objek wisata buatan (taman r...
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR TERJUN ALING-ALING DESA SAMBANGAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR TERJUN ALING-ALING DESA SAMBANGAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG
Strategi Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Aling-Aling Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Buleleng memiliki berbagai objek wisata yang dapat dinikmati oleh wi...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA ALAM AIR TERJUN BAYANG SANI DI KECAMATAN BAYANG
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA ALAM AIR TERJUN BAYANG SANI DI KECAMATAN BAYANG
ABSTRAKSebuah objek wisata akan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, menyediakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan daerah apabila objek wisata tersebut ramai dik...
Prioritas Pengembangan Objek Wisata Bono berbasis Partisipasi Masyarakat dengan Pendekatan Analisis SOAR
Prioritas Pengembangan Objek Wisata Bono berbasis Partisipasi Masyarakat dengan Pendekatan Analisis SOAR
Pengembangan potensi pariwisata yang dilakukan oleh pemerintah memerlukan dukungan masyarakat dalam mempromosikan dan terlibat secara aktif. Potensi besar pariwisata yang ada di Ka...
Pembangunan Infrastruktur Jaringan Internet Sebagai Pendukung Wisata Pemandian Desa Wringinsongo
Pembangunan Infrastruktur Jaringan Internet Sebagai Pendukung Wisata Pemandian Desa Wringinsongo
Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 4 tahun 2015 menyebutkan bahwa BUMDes merupakan salah satu bentuk penguatan perekon...
Pemanfaatan Irigasi Kecamatan Liang Anggang Sebagai Objek Wisata Pemandian
Pemanfaatan Irigasi Kecamatan Liang Anggang Sebagai Objek Wisata Pemandian
Tujuan ditulisnya artikel ini untuk mendeskripsikan pemanfaatan irigasi Kecamatan Liang Anggang sebagi objek wisata pemandian serta potensi-potensi yang didapat terdapat pada wisat...
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Kapasitas pelaku desa wisata di Indonesia umumnya masih rendah terutama para pelaku wisata di desa wisata. Rendahnya kapasitas tersebut dapat dilihat dari pelaku desa wisata yang b...

Back to Top