Javascript must be enabled to continue!
View through CrossRef
Abstrak
Berbicara mengenai Tasawuf itu tidak lepas dari ilmu ‘irfan keduanya saling berkaitan, bisa juga dikatakan tasawuf itu ‘irfan dan ‘irfan adalah tasawuf. ‘irfan Secara bahasa makrifat berasal dari bahasa Arab, yaitu kata ‘arafa, ya’rifu, ‘irfan, ma’rifah yang berarti pengetahuan atau pengenalan. Untuk mencapai itu seorang sufi jalan yang disebut dengan tarekat Jalan ini dimulai dengan latihan-latihan rohaniah (riyadhah), lalu secara terhadap menempuh berbagai fase, yang dikenal dengan maqam (tingkatan) dan hal (keadaan), yang berakhir dengan mengenal (ma’rifat) kepada Allah. Tingkat ma’rifat menjadi jargon yang umumnya banyak dikejar oleh para sufi. Metode untuk mencapai itu banyak cara, setiap sufi memiliki cara cara sendiri diantaranya: Pertama, Riyadhah (kepasrahan diri, menerima dengan ikhlas dan lapang dada atas semua yang diberikan sang Khaliq), Kedua, Tafakkur (tafakkur untuk memperkuat keyakinan tentang kebesaran dan kekuasaan Allah, lalu menjadi suatu sikap yang selalu memotivasi individu, untuk aktif berzikir dan beribadah kepada Allah SWT), Ketiga, Tazkiyat An-Nafs (proses penyucian jiwa manusia. Proses penyucian jiwa dalam kerangka tasawuf ini dapat dilakukan melalui tahadapan takhalli dan tahalli). Lalu ketika ilmu tasawuf bertemu dengan filsafat apakah keduanya bisa saling bersinergi? Sedangkan ilmu tasawuf membicarakan mengenai hati, sedangkan filsafat membicarakan mengenai akal atau rasio. Oleh karena penulis ingin mendiskusikan relasi antara tasawuf (irfan) filsafat islam. Hasil dari kesimpulan bahwa Kajian-kajian mereka tentang jiwa dalam pendekatan kefilsafatan ternyata baanyak memberikan sumbangan yang sangat berharga bagi kesempurnaan kajian tasawuf dalam dunia Islam. Pemahaman tentang jiwa dan roh itu sendiri menjadi hal yang esensial dalam tasawuf. Kajian-kajian kefilsafatan tentang jiwa dan roh kemudian banyak dikembangan dalam tasawuf.
Kata Kunci: Tasawuf, maqam, ‘irfan, Filsafat Islam.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Title:
Description:
Abstrak
Berbicara mengenai Tasawuf itu tidak lepas dari ilmu ‘irfan keduanya saling berkaitan, bisa juga dikatakan tasawuf itu ‘irfan dan ‘irfan adalah tasawuf.
‘irfan Secara bahasa makrifat berasal dari bahasa Arab, yaitu kata ‘arafa, ya’rifu, ‘irfan, ma’rifah yang berarti pengetahuan atau pengenalan.
Untuk mencapai itu seorang sufi jalan yang disebut dengan tarekat Jalan ini dimulai dengan latihan-latihan rohaniah (riyadhah), lalu secara terhadap menempuh berbagai fase, yang dikenal dengan maqam (tingkatan) dan hal (keadaan), yang berakhir dengan mengenal (ma’rifat) kepada Allah.
Tingkat ma’rifat menjadi jargon yang umumnya banyak dikejar oleh para sufi.
Metode untuk mencapai itu banyak cara, setiap sufi memiliki cara cara sendiri diantaranya: Pertama, Riyadhah (kepasrahan diri, menerima dengan ikhlas dan lapang dada atas semua yang diberikan sang Khaliq), Kedua, Tafakkur (tafakkur untuk memperkuat keyakinan tentang kebesaran dan kekuasaan Allah, lalu menjadi suatu sikap yang selalu memotivasi individu, untuk aktif berzikir dan beribadah kepada Allah SWT), Ketiga, Tazkiyat An-Nafs (proses penyucian jiwa manusia.
Proses penyucian jiwa dalam kerangka tasawuf ini dapat dilakukan melalui tahadapan takhalli dan tahalli).
Lalu ketika ilmu tasawuf bertemu dengan filsafat apakah keduanya bisa saling bersinergi? Sedangkan ilmu tasawuf membicarakan mengenai hati, sedangkan filsafat membicarakan mengenai akal atau rasio.
Oleh karena penulis ingin mendiskusikan relasi antara tasawuf (irfan) filsafat islam.
Hasil dari kesimpulan bahwa Kajian-kajian mereka tentang jiwa dalam pendekatan kefilsafatan ternyata baanyak memberikan sumbangan yang sangat berharga bagi kesempurnaan kajian tasawuf dalam dunia Islam.
Pemahaman tentang jiwa dan roh itu sendiri menjadi hal yang esensial dalam tasawuf.
Kajian-kajian kefilsafatan tentang jiwa dan roh kemudian banyak dikembangan dalam tasawuf.
Kata Kunci: Tasawuf, maqam, ‘irfan, Filsafat Islam.

