Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

HUBUNGAN BERAT BADAN BAYI LAHIR DENGAN RUPTUR PERINEUM PADA MULTIPARA PERSALINAN NORMAL

View through CrossRef
ABSTRAK Ruptur perineum merupakan luka pada perineum yang diakibatkan oleh rusaknya jaringan secara alamiah karena desakan kepala janin atau bahu saat proses persalinan. Ruptur perineum dapat terjadi secara spontan maupun disengaja (tindakan episiotomi). Ruptur perineum dapat dipengaruhi oleh faktor maternal, faktor janin dan faktor penolong. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan berat badan bayi lahir dengan ruptur perineum pada multipara persalinan normal. Penelitian ini dilakukan di Polindes Mata Ie, Desa Mata Ie Kabupaten Bireuen dengan menggunakan metode Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu multipara yang bersalin normal di Polindes Mata Ie dari bulan Januari – Desember tahun 2023 sebanyak 53 orang dan teknik sampling yang digunakan adalah tehnik total populasi. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar cheklist dan buku register Polindes Mata Ie. Pengolahan data menggunakan uji statistik Chi-Square dengan nilai signifikansi 5%. Hasil univariat berdasarkan berat badan bayi lahir didapatkan mayoritas lahir dengan berat badan normal sebanyak 46 responden ( 86,8% ), dan berdasarkan ruptur perineum mayoritas melahirkan dengan ruptur perineum sebanyak 31 responden (58,5%). Hasil bivariat yang didapatkan dari hubungan berat badan bayi lahir dengan ruptur perineum pada multipara persalinan normal diperoleh nilai p-value = 0,017 < α (0,05). Kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara berat badan bayi lahir dengan ruptur perineum perineum pada multipara persalinan normal. Saran kepada peneliti berikutnya untuk dapat meneliti lebih dalam lagi tentang penyebab sering terjadinya ruptur perineum pada persalinan normal meskipun pada multipara. Kata kunci: Berat Badan Bayi Lahir, Ruptur Perineum, Persalinan Normal, Multipara   ABSTRACT Perineal rupture is an injury to the perineum caused by natural tissue damage due to pressure on the fetal head or shoulders during the birth process. Perineal rupture can occur spontaneously or intentionally (episiotomy). Perineal rupture can be influenced by maternal factors, fetal factors and supporting factors. The aim of this study was to determine the relationship between birth weight of the baby and perineal rupture in multiparous normal births. This research was conducted at Polindes Mata Ie, Mata Ie Village, Bireuen Regency using the Descriptive Analytical method with Cross Sectional approach. The population in this study was all multiparous mothers who gave birth normally at Polindes Mata Ie from January - December 2023, totaling 53 people and the sampling technique used was the total population technique. This research instrument used a checklist sheet and the Mata Ie Polindes register book. Data processing uses the Chi-Square statistical test with a significance value of 5%. Univariate results based on birth weight showed that the majority were born with normal weight, 46 respondents (86.8%), and based on perineal rupture, the majority gave birth with perineal rupture, 31 respondents (58.5%). The bivariate results obtained from the relationship between birth weight of the baby and perineal rupture in multiparous normal births obtained a p-value = 0.017 < α (0.05). The conclusion is that there is a significant relationship between birth weight of the baby and perineal rupture of the perineum in multiparous normal births. Suggestions for future researchers to research more deeply into the causes of frequent perineal ruptures in normal deliveries, even in multiparas.  Keywords: Birth Weight, Perineal Rupture, Normal Delivery, Multipara
Title: HUBUNGAN BERAT BADAN BAYI LAHIR DENGAN RUPTUR PERINEUM PADA MULTIPARA PERSALINAN NORMAL
Description:
ABSTRAK Ruptur perineum merupakan luka pada perineum yang diakibatkan oleh rusaknya jaringan secara alamiah karena desakan kepala janin atau bahu saat proses persalinan.
Ruptur perineum dapat terjadi secara spontan maupun disengaja (tindakan episiotomi).
Ruptur perineum dapat dipengaruhi oleh faktor maternal, faktor janin dan faktor penolong.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan berat badan bayi lahir dengan ruptur perineum pada multipara persalinan normal.
Penelitian ini dilakukan di Polindes Mata Ie, Desa Mata Ie Kabupaten Bireuen dengan menggunakan metode Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu multipara yang bersalin normal di Polindes Mata Ie dari bulan Januari – Desember tahun 2023 sebanyak 53 orang dan teknik sampling yang digunakan adalah tehnik total populasi.
Instrumen penelitian ini menggunakan lembar cheklist dan buku register Polindes Mata Ie.
Pengolahan data menggunakan uji statistik Chi-Square dengan nilai signifikansi 5%.
Hasil univariat berdasarkan berat badan bayi lahir didapatkan mayoritas lahir dengan berat badan normal sebanyak 46 responden ( 86,8% ), dan berdasarkan ruptur perineum mayoritas melahirkan dengan ruptur perineum sebanyak 31 responden (58,5%).
Hasil bivariat yang didapatkan dari hubungan berat badan bayi lahir dengan ruptur perineum pada multipara persalinan normal diperoleh nilai p-value = 0,017 < α (0,05).
Kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara berat badan bayi lahir dengan ruptur perineum perineum pada multipara persalinan normal.
Saran kepada peneliti berikutnya untuk dapat meneliti lebih dalam lagi tentang penyebab sering terjadinya ruptur perineum pada persalinan normal meskipun pada multipara.
Kata kunci: Berat Badan Bayi Lahir, Ruptur Perineum, Persalinan Normal, Multipara   ABSTRACT Perineal rupture is an injury to the perineum caused by natural tissue damage due to pressure on the fetal head or shoulders during the birth process.
Perineal rupture can occur spontaneously or intentionally (episiotomy).
Perineal rupture can be influenced by maternal factors, fetal factors and supporting factors.
The aim of this study was to determine the relationship between birth weight of the baby and perineal rupture in multiparous normal births.
This research was conducted at Polindes Mata Ie, Mata Ie Village, Bireuen Regency using the Descriptive Analytical method with Cross Sectional approach.
The population in this study was all multiparous mothers who gave birth normally at Polindes Mata Ie from January - December 2023, totaling 53 people and the sampling technique used was the total population technique.
This research instrument used a checklist sheet and the Mata Ie Polindes register book.
Data processing uses the Chi-Square statistical test with a significance value of 5%.
Univariate results based on birth weight showed that the majority were born with normal weight, 46 respondents (86.
8%), and based on perineal rupture, the majority gave birth with perineal rupture, 31 respondents (58.
5%).
The bivariate results obtained from the relationship between birth weight of the baby and perineal rupture in multiparous normal births obtained a p-value = 0.
017 < α (0.
05).
The conclusion is that there is a significant relationship between birth weight of the baby and perineal rupture of the perineum in multiparous normal births.
Suggestions for future researchers to research more deeply into the causes of frequent perineal ruptures in normal deliveries, even in multiparas.
 Keywords: Birth Weight, Perineal Rupture, Normal Delivery, Multipara.

Related Results

HUBUNGAN BERAT BADAN BAYI BARU LAHIR DENGAN KEJADIAN RUPTUR PERINEUM PADA PERSALINAN NORMAL DI RS ISLAM AYANI SURABAYA
HUBUNGAN BERAT BADAN BAYI BARU LAHIR DENGAN KEJADIAN RUPTUR PERINEUM PADA PERSALINAN NORMAL DI RS ISLAM AYANI SURABAYA
Latar Belakang: Pada proses persalinan normal terdapat resiko perdarahan, penyebab terjadinya perdarahan salah satunya dikarenakan adanya ruptur perineum. Ruptur perineum yang tida...
Faktor -Faktor Yang Berhubungan dengan kejadian Ruptur Perineum pada persalinan Pervaginam Diklinik Budi Mulia Palembang Tahun 2024
Faktor -Faktor Yang Berhubungan dengan kejadian Ruptur Perineum pada persalinan Pervaginam Diklinik Budi Mulia Palembang Tahun 2024
Ruptur perineum adalah robekan perineum yang terjadi pada saat bayi lahir baik secara spontan maupun dengan menggunakan alat atau tindakan., tingkatan robekan perineum ada empat ti...
Pengaruh Pijat Perineum dalam Mengurangi Ruptur Perineum saat Persalinan
Pengaruh Pijat Perineum dalam Mengurangi Ruptur Perineum saat Persalinan
Robekan pada perineum adalah satu dari berbagai macam komplikasi pada saat persalinan di kala II sehingga dapat menyebabkan disfungsi organ reproduksi pada perempuan. Ketegangan pa...
PERBEDAAN PANJANG BADAN BAYI BARU LAHIR ANTARA IBU HAMIL KEK DAN TIDAK KEK
PERBEDAAN PANJANG BADAN BAYI BARU LAHIR ANTARA IBU HAMIL KEK DAN TIDAK KEK
Latar Belakang : Status gizi ibu selama masa kehamilan mempunyai peranan penting terhadap panjang badan bayi yang akan dilahirkan. Bayi baru lahir tergolong stunting apabila memili...
Efektivitas Konsumsi Jus Nanas dan Madu terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Post Partum
Efektivitas Konsumsi Jus Nanas dan Madu terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Post Partum
Latar Belakang: Latar belakang: Robekan perineum terjadi pada hampir semua persalinan pertama dan tidak jarang juga pada persalinan berikutnya. Jika penanganan luka perineum tidak ...
HUBUNGAN KENAIKAN BERAT BADAN IBU HAMIL TERHADAP BERAT BADAN LAHIR BAYI DI PMB SAGITA
HUBUNGAN KENAIKAN BERAT BADAN IBU HAMIL TERHADAP BERAT BADAN LAHIR BAYI DI PMB SAGITA
Gizi ibu hamil merupakan salah satu fokus perhatian kegiatan perbaikan gizi masyarakat karena dampaknya yang signifikan terhadap kondisi janin yang dikandungnya, peningkatan berat ...
KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH KAITANNYA DENGAN BERAT LAHIR BAYI DI INDONESIA
KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH KAITANNYA DENGAN BERAT LAHIR BAYI DI INDONESIA
Latar Belakang: Konsumsi tablet tambah darah (TTD) pada ibu hamil yang tidak sesuai dengan rekomendasi minimal 90 tablet selama kehamilan dapat meningkatkan risiko defisiensi zat b...

Back to Top