Javascript must be enabled to continue!
Pengembangan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Moderat Dalam Pencak Silat Pagar Nusa di Padepokan Segoro Geni
View through CrossRef
Saat ini banyak terjadi kerusuhan antar perguruan pencak silat di berbagai daerah, khususnya Jawa Timur yang merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak yang menekuni salah satu warisan budaya Indonesia yaitu pencak silat. Dari kasus tersebut, karakter generasi muda saat ini sedang mengalami krisis moral, dilihat dari maraknya tindak pidana dan kekerasan. Tindakan yang menunjukkan krisis moral di kalangan remaja dan anak-anak sebagian besar mengabaikan aturan dan norma yang diajarkan di lembaga pendidikan. Kasus yang banyak terjadi saat ini antara lain tawuran, bullying, pelecehan seksual, dan akhlak terhadap orang tua. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh karakter yang masih lemah dan maraknya tindakan tawuran dan bullying di kalangan generasi muda saat ini. Padepokan Segoro Geni memiliki kegiatan yang dapat menunjang karakter peserta didiknya, khususnya karakter moderat yaitu melalui kegiatan latihan Pagar Nusa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan Pagar Nusa, pengembangan nilai pendidikan karakter moderat, proses pengembangan nilai pendidikan karakter moderat. Penelitian ini dilaksanakan di Padepokan Segoro Geni Gempol Pasuruan pada bulan Februari 2024 sampai dengan Juli 2024 dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah pelatih Pagar Nusa dan peserta didik yang mengikuti kegiatan Pagar Nusa. Informan penelitian ini adalah Ketua Rayon dan koordinator pembina Pagar Nusa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis model Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Pelaksanaan kegiatan Pagar Nusa diawali dengan pembukaan yaitu pembacaan tawassul kepada Nabi Muhammad Saw dan guru-guru terdahulu, kemudian doa pembukaan, kemudian pemanasan statis dan dinamis, dilanjutkan dengan inti kegiatan berupa materi gerak dasar Pagar Nusa, atletik, materi dan permainan nasional, dan terakhir penutup, 2) Pengembangan nilai-nilai pendidikan karakter moderat yang dikembangkan berupa toleransi, komitmen kebangsaan, anti kekerasan, akomodatif terhadap budaya lokal, 3) Proses pengembangan nilai-nilai karakter moderat menggunakan metode nasihat, pembiasaan, keteladanan dan hukuman yang masih melihat peserta didik tidak hanya sekedar memberikan hukuman.
Yayasan Al-Qur'an Shalahuddin Al-Ayyubi
Title: Pengembangan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Moderat Dalam Pencak Silat Pagar Nusa di Padepokan Segoro Geni
Description:
Saat ini banyak terjadi kerusuhan antar perguruan pencak silat di berbagai daerah, khususnya Jawa Timur yang merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak yang menekuni salah satu warisan budaya Indonesia yaitu pencak silat.
Dari kasus tersebut, karakter generasi muda saat ini sedang mengalami krisis moral, dilihat dari maraknya tindak pidana dan kekerasan.
Tindakan yang menunjukkan krisis moral di kalangan remaja dan anak-anak sebagian besar mengabaikan aturan dan norma yang diajarkan di lembaga pendidikan.
Kasus yang banyak terjadi saat ini antara lain tawuran, bullying, pelecehan seksual, dan akhlak terhadap orang tua.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh karakter yang masih lemah dan maraknya tindakan tawuran dan bullying di kalangan generasi muda saat ini.
Padepokan Segoro Geni memiliki kegiatan yang dapat menunjang karakter peserta didiknya, khususnya karakter moderat yaitu melalui kegiatan latihan Pagar Nusa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan Pagar Nusa, pengembangan nilai pendidikan karakter moderat, proses pengembangan nilai pendidikan karakter moderat.
Penelitian ini dilaksanakan di Padepokan Segoro Geni Gempol Pasuruan pada bulan Februari 2024 sampai dengan Juli 2024 dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif.
Subjek penelitian ini adalah pelatih Pagar Nusa dan peserta didik yang mengikuti kegiatan Pagar Nusa.
Informan penelitian ini adalah Ketua Rayon dan koordinator pembina Pagar Nusa.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Analisis data menggunakan teknik analisis model Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Analisis data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Pelaksanaan kegiatan Pagar Nusa diawali dengan pembukaan yaitu pembacaan tawassul kepada Nabi Muhammad Saw dan guru-guru terdahulu, kemudian doa pembukaan, kemudian pemanasan statis dan dinamis, dilanjutkan dengan inti kegiatan berupa materi gerak dasar Pagar Nusa, atletik, materi dan permainan nasional, dan terakhir penutup, 2) Pengembangan nilai-nilai pendidikan karakter moderat yang dikembangkan berupa toleransi, komitmen kebangsaan, anti kekerasan, akomodatif terhadap budaya lokal, 3) Proses pengembangan nilai-nilai karakter moderat menggunakan metode nasihat, pembiasaan, keteladanan dan hukuman yang masih melihat peserta didik tidak hanya sekedar memberikan hukuman.
.
Related Results
MELESTARIKAN TRADISI PENCAK SILAT BETAWI DI ERA DIGITAL
MELESTARIKAN TRADISI PENCAK SILAT BETAWI DI ERA DIGITAL
Pencak silat is one of Indonesia's original martial arts that has been recognized by the world. There are various pencak silat schools in Indonesia, one of which is Betawi’s pencak...
MENANGKAL INTOLERANSI DALAM PENCAK SILAT KEBERAGAMAN BUDAYA UNTUK HARMONI SOSIAL
MENANGKAL INTOLERANSI DALAM PENCAK SILAT KEBERAGAMAN BUDAYA UNTUK HARMONI SOSIAL
Organisasi perguruan seni beladiri pencak silat adalah merupakan organisasi kemasyarakatan, yang mengajarkan ilmu beladiri juga mengajarkan cara untuk menegakkan kebenaran dan memb...
Efektivitas pelatihan pencak silat untuk meningkatkan kepribadian remaja
Efektivitas pelatihan pencak silat untuk meningkatkan kepribadian remaja
Youth crime in Pasuruan is getting worse because Pasuruan has many negative effects including for most drug addicts known crimes in Pasuruan area. This is due to several factors, i...
PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN PLYOMETRICS BENTUK DROP JUMP DAN DOUBLE LEG BOUND TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN TENDANGAN DEPAN PENCAK SILAT PADA SISWA EXTRAKURIKULER PENCAK SILAT SMP NEGERI 1 JOGOROGO TAHUN 2021
PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN PLYOMETRICS BENTUK DROP JUMP DAN DOUBLE LEG BOUND TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN TENDANGAN DEPAN PENCAK SILAT PADA SISWA EXTRAKURIKULER PENCAK SILAT SMP NEGERI 1 JOGOROGO TAHUN 2021
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: perbedaan pengaruh metode latihan plyometrics bentuk drop jump dan double leg bound terhadap peningkatan kecepatan tendangan depan pencak ...
Padepokan Pencak Silat Bandrong Badak Putih dalam Pelestarian Kesenian Silat dan Debus di Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon Tahun 2015-2023
Padepokan Pencak Silat Bandrong Badak Putih dalam Pelestarian Kesenian Silat dan Debus di Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon Tahun 2015-2023
This study examines the role of the Bandrong Badak Putih Pencak Silat Padepokan in the preservation of the traditional arts of Debus and Silat in Citangkil District, Cilegon City, ...
PENGABDIAN DAN PELATIHAN PENCAK SILAT DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN ATLET
PENGABDIAN DAN PELATIHAN PENCAK SILAT DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN ATLET
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 29 Juni 2023 pukul 15.00-18.00 WIB bertempat di Aula FIKES 2 Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Peserta berjumlah 30 ...
Pengaruh Circuit Training Terhadap Kelincahan Atlet Pencak Silat
Pengaruh Circuit Training Terhadap Kelincahan Atlet Pencak Silat
Saat ini banyak para atlet pencak silat yang memiliki kelincahan yang rendah sehingga memiliki resiko cedera tinggi dan dapat mempengaruhi kondisi atlet pencak silat. Kelincahan me...
Pelatihan Metode Latihan Pencak Silat Tradisi
Pelatihan Metode Latihan Pencak Silat Tradisi
Pencak silat merupakan kebudayaan yang harus dijaga, dilestarikan dan kembangkan. Khususnya di Sumatera Barat, kebanyakan aliran-aliran masih menggunakan sistem latihan yang tradis...

