Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Citra Tubuh dengan Kecemasan pada Dewasa Awal
View through CrossRef
Citra tubuh dan kecemasan merupakan dua aspek psikologis yang saling berkaitan, terutama pada individu dewasa awal yang sedang mengalami berbagai perubahan fisik dan sosial. Persepsi negatif terhadap tubuh sendiri dapat menyebabkan ketidakpuasan yang berujung pada peningkatan kecemasan. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan adanya hubungan antara citra tubuh dan kecemasan, namun penelitian ini berfokus pada individu dewasa awal di wilayah Jabodetabek dengan pendekatan yang lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara citra tubuh dan kecemasan pada individu dewasa awal. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional non-eksperimental dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 349 individu berusia 18-25 tahun, yang berdomisili di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Alat ukur yang digunakan adalah Multidimensional Body Self-Relation Questionnaire (MBSRQ) untuk mengukur citra tubuh dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HAM-A) untuk mengukur kecemasan. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara citra tubuh dan kecemasan (r = -0.383, p = 0.000), yang berarti semakin positif citra tubuh seseorang, semakin rendah tingkat kecemasannya, dan sebaliknya. Selain itu, ditemukan bahwa perempuan memiliki tingkat kecemasan lebih tinggi dibandingkan laki-laki, sementara laki-laki memiliki citra tubuh yang lebih tinggi. Kesimpulannya, citra tubuh yang negatif dapat meningkatkan kecemasan, sehingga penting bagi individu untuk mengembangkan pola pikir positif terhadap tubuhnya guna mengurangi kecemasan. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi intervensi psikologis dalam meningkatkan kesejahteraan mental individu dewasa awal.
Title: Hubungan Citra Tubuh dengan Kecemasan pada Dewasa Awal
Description:
Citra tubuh dan kecemasan merupakan dua aspek psikologis yang saling berkaitan, terutama pada individu dewasa awal yang sedang mengalami berbagai perubahan fisik dan sosial.
Persepsi negatif terhadap tubuh sendiri dapat menyebabkan ketidakpuasan yang berujung pada peningkatan kecemasan.
Penelitian sebelumnya telah menunjukkan adanya hubungan antara citra tubuh dan kecemasan, namun penelitian ini berfokus pada individu dewasa awal di wilayah Jabodetabek dengan pendekatan yang lebih mendalam.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara citra tubuh dan kecemasan pada individu dewasa awal.
Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional non-eksperimental dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling.
Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 349 individu berusia 18-25 tahun, yang berdomisili di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Alat ukur yang digunakan adalah Multidimensional Body Self-Relation Questionnaire (MBSRQ) untuk mengukur citra tubuh dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HAM-A) untuk mengukur kecemasan.
Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara citra tubuh dan kecemasan (r = -0.
383, p = 0.
000), yang berarti semakin positif citra tubuh seseorang, semakin rendah tingkat kecemasannya, dan sebaliknya.
Selain itu, ditemukan bahwa perempuan memiliki tingkat kecemasan lebih tinggi dibandingkan laki-laki, sementara laki-laki memiliki citra tubuh yang lebih tinggi.
Kesimpulannya, citra tubuh yang negatif dapat meningkatkan kecemasan, sehingga penting bagi individu untuk mengembangkan pola pikir positif terhadap tubuhnya guna mengurangi kecemasan.
Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi intervensi psikologis dalam meningkatkan kesejahteraan mental individu dewasa awal.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
FILM KUCUMBU TUBUH INDAHKU DALAM PERSPEKTIF FENOMENOLOGI TUBUH MERLEAU-PONTY
FILM KUCUMBU TUBUH INDAHKU DALAM PERSPEKTIF FENOMENOLOGI TUBUH MERLEAU-PONTY
Abstrak: Penelitian ini berangkat dari permasalahan relasi tubuh dan jiwa yang telah diperdebatkan selama berabad-abad oleh para pemikir Barat. Salah satu film yang cukup menyita p...
ENKRIPSI DAN DEKRIPSI CITRA MENGGUNAKAN METODE FRAKTAL
ENKRIPSI DAN DEKRIPSI CITRA MENGGUNAKAN METODE FRAKTAL
Enkripsi citra dengan metode fraktal adalah proses penyandian yang mengubah citra asli (plain image) menjadi citra yang tidak bisa dimengerti (cipher image) dengan menggunakan citr...
PENGGUNAAN CITRA HIMPUNAN JULIA SEBAGAI CITRA SAMPUL UNTUK MENYEMBUNYIKAN CITRA RAHASIA
PENGGUNAAN CITRA HIMPUNAN JULIA SEBAGAI CITRA SAMPUL UNTUK MENYEMBUNYIKAN CITRA RAHASIA
Steganografi dengan metode fraktal (fractal steganography) adalah teknik menyembunyikan informasi atau pesan, yang dapat berupa citra rahasia, dalam suatu citra sampul (cover image...
Hubungan antara citra tubuh dengan kepercayaan diri pada model di Agency X
Hubungan antara citra tubuh dengan kepercayaan diri pada model di Agency X
Latar belakang: Seorang model harus percaya diri untuk menunjang performa dalam melakukan pekerjaannya. Kepercayaan diri model salah satunya dipengaruhi oleh penampilan fisik yang ...
HUBUNGAN KECEMASAN MASYARAKAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 DENGAN KUALITAS HIDUP
HUBUNGAN KECEMASAN MASYARAKAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 DENGAN KUALITAS HIDUP
Latar belakang : jumlah kasus Covid-19 dan/atau jumlah kematian semakin meningkat, hal ini berdampak pada aspek politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan, serta kes...
Hubungan Kelekatan Orang Dewasa Dengan Regulasi Emosi Pada Masa Dewasa Awal
Hubungan Kelekatan Orang Dewasa Dengan Regulasi Emosi Pada Masa Dewasa Awal
Permasalahan individu dimasa dewasa awal berkaitan dengan peran dan tanggung jawab baru yang menyebabkan individu memiliki regulasi emosi yang baik. Regulasi emosi dimasa dewasa di...

