Javascript must be enabled to continue!
Pendekatan Latihan Pernapasan: Studi Kasus Tunggal Disfonia pada Pasien 43 Tahun
View through CrossRef
Latar belakang: Masalah suara sangat umum terjadi di kalangan guru, termasuk pada guru sekolah luar biasa. Karakteristik suara serak dan lemah dapat berdampak signifikan terhadap aktivitas seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Terapi suara yang dilakukan oleh terapis wicara bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi vokal dalam upaya meningkatkan kualitas hidup pasien.
Tujuan: tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran perubahan suara subjektif selama proses penanganan disfonia pada guru sekolah luar biasa
Metode: Penelitan menggunakan pendekatan kualitatif desain eksperimen pretest-posttest design, dengan penelitian subjek tunggal (Single Subject Research), Studi kasus difokuskan pada upaya peningkatan suara melalui dua fase yaitu asesmen dan intervensi. Partisipan pada penelitian ini seorang perempuan 43 tahun, mengajar di sekolah luar biasa, dan mengalami suara serak dengan riwayat anemia berat kronik. Intervensi latihan pernapasan diberikan dengan total pertemuan sebanyak sepuluh kali menggunakan metode Respiration Training. Pengukuran kualitas suara secara akustik, aerodinamik, perseptual auditif dilakukan sebelum terapi. Pengukuran Waktu Fonasi Maksimum atau Maximum Phonation Time (MPT) dilakukan sebelum dan sesudah terapi.
Hasil: Dengan membandingkan hasil Waktu Fonasi Maksimum sebelum dan setelah terapi suara, terdapat peningkatan kemampuan durasi dengan memperpanjang vokal.
Kesimpulan: Latihan pernapasan dapat membantu klien dalam mengontrol aliran udara dan tekanan subglottis dengan memperpanjang Waktu Fonasi Maksimum dan efisiensi suara. Latihan pernapasan dapat dikombinasikan dengan teknik fonasi lainnya untuk lebih meningkatkan kekuatan suara dan fonasi yang lebih efisien.
Title: Pendekatan Latihan Pernapasan: Studi Kasus Tunggal Disfonia pada Pasien 43 Tahun
Description:
Latar belakang: Masalah suara sangat umum terjadi di kalangan guru, termasuk pada guru sekolah luar biasa.
Karakteristik suara serak dan lemah dapat berdampak signifikan terhadap aktivitas seseorang dalam kehidupan sehari-hari.
Terapi suara yang dilakukan oleh terapis wicara bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi vokal dalam upaya meningkatkan kualitas hidup pasien.
Tujuan: tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran perubahan suara subjektif selama proses penanganan disfonia pada guru sekolah luar biasa
Metode: Penelitan menggunakan pendekatan kualitatif desain eksperimen pretest-posttest design, dengan penelitian subjek tunggal (Single Subject Research), Studi kasus difokuskan pada upaya peningkatan suara melalui dua fase yaitu asesmen dan intervensi.
Partisipan pada penelitian ini seorang perempuan 43 tahun, mengajar di sekolah luar biasa, dan mengalami suara serak dengan riwayat anemia berat kronik.
Intervensi latihan pernapasan diberikan dengan total pertemuan sebanyak sepuluh kali menggunakan metode Respiration Training.
Pengukuran kualitas suara secara akustik, aerodinamik, perseptual auditif dilakukan sebelum terapi.
Pengukuran Waktu Fonasi Maksimum atau Maximum Phonation Time (MPT) dilakukan sebelum dan sesudah terapi.
Hasil: Dengan membandingkan hasil Waktu Fonasi Maksimum sebelum dan setelah terapi suara, terdapat peningkatan kemampuan durasi dengan memperpanjang vokal.
Kesimpulan: Latihan pernapasan dapat membantu klien dalam mengontrol aliran udara dan tekanan subglottis dengan memperpanjang Waktu Fonasi Maksimum dan efisiensi suara.
Latihan pernapasan dapat dikombinasikan dengan teknik fonasi lainnya untuk lebih meningkatkan kekuatan suara dan fonasi yang lebih efisien.
.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
Latihan Fisik Pada Pasien Obesitas
Latihan Fisik Pada Pasien Obesitas
Abstract: Increase in cases of obese patients in developed and developing countries is a problem that occurs from year to year. Prevalence rates of obesity cases has increased in t...
PERANAN MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS PARU
PERANAN MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS PARU
Penyakit TB salah satu penyakit yang diketahui sejak 120 tahun yang lalu sudah ditemukan kuman penyebab Mycobacterium tuberculosis oleh Dr. Robert Koch. Tuberkulosis (TB) a...
Gambaran Hasil Laboratorium pada Pasien Covid-19 Sebelum dan Setelah Terapi Plasma Konvalesen di Makassar Periode 2020-2021
Gambaran Hasil Laboratorium pada Pasien Covid-19 Sebelum dan Setelah Terapi Plasma Konvalesen di Makassar Periode 2020-2021
COVID-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh strain baru dari coronavirus, yaitu SARS-CoV-2. Penularan virus ini sangat cepat, hingga penyebaran virus ini telah mewabah ke berb...
Evaluasi Pemberian Fisioterapi Dada Terhadap Status Pernafasan Anak Dengan Bronkopneumonia
Evaluasi Pemberian Fisioterapi Dada Terhadap Status Pernafasan Anak Dengan Bronkopneumonia
Pendahuluan: Bronkopneumenia menyebabkan perubahan pernafasan pada anak sehingga membutuhkan tindakan untuk mengatasi hal tersebut. teknik fisioterapi dada merupakan salah satu jen...
Encefalopati uremikum pada pasien gagal ginjal: Laporan kasus
Encefalopati uremikum pada pasien gagal ginjal: Laporan kasus
Background: Patients with kidney failure often experience clinical symptoms related to fluid and electrolyte imbalance, anemia, malnutrition, and gastrointestinal disorders. One of...

