Javascript must be enabled to continue!
Faktor yang berhubungan dengan kejadian tuberkulosis paru pada anak (usia 0-14 tahun)
View through CrossRef
Background: Tuberculosis (TB) is an infectious disease caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis and can affect all ages, including children. The incidence of pulmonary TB in children is influenced by various factors, such as host, agent, and environment. These factors include exclusive breastfeeding, Bacille Calmette-Guérin (BCG) immunization status, low birth weight (LBW), socioeconomic status, and history of contact with TB patients. Rajabasa Indah Community Health Center ranked third in terms of TB cases in Bandar Lampung in 2022, with 125 cases in adults and 40 cases in children. If risk factors are not addressed, the number of new cases will continue to increase.
Purpose: To identify factors associated with the incidence of pulmonary TB in children aged 0-14 years.
Method: This was a quantitative study with a case-control design. The sampling technique used purposive sampling, with a total of 120 children participating, divided into 30 cases and 90 controls. Data analysis was performed using chi-square tests and multiple logistic regression.
Results: In the case group, 76.7% had a history of exclusive breastfeeding, 70% had received BCG immunization, 63.3% had no history of low birth weight (LBW), 53.2% were from low socioeconomic status, and 60% had no history of contact with TB patients. Meanwhile, in the control group, 68.9% had a history of exclusive breastfeeding, 94.4% had received BCG immunization, 91.1% had no history of low birth weight (LBW), 56.7% were from high socioeconomic status, and 86.7% had no history of contact with TB patients. There was a significant association between a history of low birth weight (p = 0.001), BCG immunization status (p = 0.001), and a history of contact with TB patients (p = 0.004) and the incidence of pulmonary TB in children. The dominant factor influencing the incidence of pulmonary TB in children was BCG immunization status (p = 0.002).
Conclusion: There is a significant association between BCG immunization status, history of low birth weight (LBW), and history of contact with TB patients with the incidence of pulmonary TB in children. BCG immunization is a dominant factor in TB prevention, therefore, the public is encouraged to ensure that children receive complete basic immunizations, especially BCG from birth, to prevent pulmonary TB and more severe TB cases.
Suggestion: Further research can be conducted with a larger sample size to provide information regarding the description of risk factors for TB incidents in children.
Keywords: Children; Bacille Calmette-Guérin (BCG) Immunization; Low Birth Weight (LBW); Tuberculosis.
Pendahuluan: Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan dapat menyerang segala usia, termasuk anak-anak. Kejadian TB paru pada anak dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti host, agent, dan lingkungan, yang meliputi pemberian ASI eksklusif, status imunisasi Bacille Calmette-Guérin (BCG), berat badan lahir rendah (BBLR), status sosial ekonomi, serta riwayat kontak dengan penderita TB. Puskesmas Rajabasa Indah menempati urutan ketiga dalam jumlah kasus TB terbanyak di Bandar Lampung pada tahun 2022, dengan 125 kasus pada orang dewasa dan 40 kasus pada anak-anak. Jika faktor risiko tidak dicegah, jumlah kasus baru akan terus bertambah.
Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian TB paru pada anak usia 0-14 tahun
Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan case-control. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling, dengan total 120 anak sebagai partisipan, yang terbagi menjadi kelompok kasus sebanyak 30 anak dan kelompok kontrol sebanyak 90 anak. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dan regresi logistik ganda.
Hasil: Pada kelompok kasus, 76.7% memiliki riwayat ASI eksklusif, 70% telah mendapatkan imunisasi BCG, 63.3% tidak memiliki riwayat BBLR, 53.2% berasal dari status sosial ekonomi rendah, dan 60% tidak memiliki riwayat kontak dengan penderita TB. Sementara pada kelompok kontrol, 68.9% memiliki riwayat ASI eksklusif, 94.4% telah mendapatkan imunisasi BCG, 91.1% tidak memiliki riwayat BBLR, 56.7% berasal dari status sosial ekonomi tinggi, dan 86.7% tidak memiliki riwayat kontak dengan penderita TB. Terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat BBLR (p = 0.001), status imunisasi BCG (p = 0.001), dan riwayat kontak dengan penderita TB (p = 0.004) dengan kejadian TB paru pada anak. Faktor dominan yang berpengaruh terhadap kejadian TB paru pada anak adalah status imunisasi BCG (p = 0.002).
Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara status imunisasi BCG, riwayat BBLR, dan riwayat kontak dengan penderita TB dengan kejadian TB paru pada anak. Imunisasi BCG merupakan faktor dominan dalam pencegahan TB, sehingga masyarakat diimbau untuk memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi dasar lengkap, terutama BCG sejak lahir, guna mencegah kejadian TB paru dan kasus TB yang lebih berat.
Saran: Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan jumlah sampel yang lebih banyak diperlukan guna memberikan informasi terkait gambaran faktor resiko kejadian TB pada anak.
Kata Kunci: Anak; Berat Badan Lahir Rendah (BBLR); Imunisasi Bacille Calmette-Guérin (BCG); Tuberkulosis.
Universitas Malahayati Bandar Lampung
Title: Faktor yang berhubungan dengan kejadian tuberkulosis paru pada anak (usia 0-14 tahun)
Description:
Background: Tuberculosis (TB) is an infectious disease caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis and can affect all ages, including children.
The incidence of pulmonary TB in children is influenced by various factors, such as host, agent, and environment.
These factors include exclusive breastfeeding, Bacille Calmette-Guérin (BCG) immunization status, low birth weight (LBW), socioeconomic status, and history of contact with TB patients.
Rajabasa Indah Community Health Center ranked third in terms of TB cases in Bandar Lampung in 2022, with 125 cases in adults and 40 cases in children.
If risk factors are not addressed, the number of new cases will continue to increase.
Purpose: To identify factors associated with the incidence of pulmonary TB in children aged 0-14 years.
Method: This was a quantitative study with a case-control design.
The sampling technique used purposive sampling, with a total of 120 children participating, divided into 30 cases and 90 controls.
Data analysis was performed using chi-square tests and multiple logistic regression.
Results: In the case group, 76.
7% had a history of exclusive breastfeeding, 70% had received BCG immunization, 63.
3% had no history of low birth weight (LBW), 53.
2% were from low socioeconomic status, and 60% had no history of contact with TB patients.
Meanwhile, in the control group, 68.
9% had a history of exclusive breastfeeding, 94.
4% had received BCG immunization, 91.
1% had no history of low birth weight (LBW), 56.
7% were from high socioeconomic status, and 86.
7% had no history of contact with TB patients.
There was a significant association between a history of low birth weight (p = 0.
001), BCG immunization status (p = 0.
001), and a history of contact with TB patients (p = 0.
004) and the incidence of pulmonary TB in children.
The dominant factor influencing the incidence of pulmonary TB in children was BCG immunization status (p = 0.
002).
Conclusion: There is a significant association between BCG immunization status, history of low birth weight (LBW), and history of contact with TB patients with the incidence of pulmonary TB in children.
BCG immunization is a dominant factor in TB prevention, therefore, the public is encouraged to ensure that children receive complete basic immunizations, especially BCG from birth, to prevent pulmonary TB and more severe TB cases.
Suggestion: Further research can be conducted with a larger sample size to provide information regarding the description of risk factors for TB incidents in children.
Keywords: Children; Bacille Calmette-Guérin (BCG) Immunization; Low Birth Weight (LBW); Tuberculosis.
Pendahuluan: Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan dapat menyerang segala usia, termasuk anak-anak.
Kejadian TB paru pada anak dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti host, agent, dan lingkungan, yang meliputi pemberian ASI eksklusif, status imunisasi Bacille Calmette-Guérin (BCG), berat badan lahir rendah (BBLR), status sosial ekonomi, serta riwayat kontak dengan penderita TB.
Puskesmas Rajabasa Indah menempati urutan ketiga dalam jumlah kasus TB terbanyak di Bandar Lampung pada tahun 2022, dengan 125 kasus pada orang dewasa dan 40 kasus pada anak-anak.
Jika faktor risiko tidak dicegah, jumlah kasus baru akan terus bertambah.
Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian TB paru pada anak usia 0-14 tahun
Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan case-control.
Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling, dengan total 120 anak sebagai partisipan, yang terbagi menjadi kelompok kasus sebanyak 30 anak dan kelompok kontrol sebanyak 90 anak.
Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dan regresi logistik ganda.
Hasil: Pada kelompok kasus, 76.
7% memiliki riwayat ASI eksklusif, 70% telah mendapatkan imunisasi BCG, 63.
3% tidak memiliki riwayat BBLR, 53.
2% berasal dari status sosial ekonomi rendah, dan 60% tidak memiliki riwayat kontak dengan penderita TB.
Sementara pada kelompok kontrol, 68.
9% memiliki riwayat ASI eksklusif, 94.
4% telah mendapatkan imunisasi BCG, 91.
1% tidak memiliki riwayat BBLR, 56.
7% berasal dari status sosial ekonomi tinggi, dan 86.
7% tidak memiliki riwayat kontak dengan penderita TB.
Terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat BBLR (p = 0.
001), status imunisasi BCG (p = 0.
001), dan riwayat kontak dengan penderita TB (p = 0.
004) dengan kejadian TB paru pada anak.
Faktor dominan yang berpengaruh terhadap kejadian TB paru pada anak adalah status imunisasi BCG (p = 0.
002).
Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara status imunisasi BCG, riwayat BBLR, dan riwayat kontak dengan penderita TB dengan kejadian TB paru pada anak.
Imunisasi BCG merupakan faktor dominan dalam pencegahan TB, sehingga masyarakat diimbau untuk memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi dasar lengkap, terutama BCG sejak lahir, guna mencegah kejadian TB paru dan kasus TB yang lebih berat.
Saran: Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan jumlah sampel yang lebih banyak diperlukan guna memberikan informasi terkait gambaran faktor resiko kejadian TB pada anak.
Kata Kunci: Anak; Berat Badan Lahir Rendah (BBLR); Imunisasi Bacille Calmette-Guérin (BCG); Tuberkulosis.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PEMETAAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS DI KOTA PAREPARE
PEMETAAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS DI KOTA PAREPARE
Tuberkulosis adalah penyakit menular yang dapat mengakibatkan kematian yang disebabkan oleh bakteri (Mycobacterium tuberculosis). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peme...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Pengaruh Status Gizi, Keterpaparan Rokok Dan Riwayat Kontak Serumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedaton Bandar Lampung
Pengaruh Status Gizi, Keterpaparan Rokok Dan Riwayat Kontak Serumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedaton Bandar Lampung
Abstrak
TB adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Status gizi, keterpaparan asap rokok, dan riwayat kontak serumah merupakan faktor-faktor yang d...
GAMBARAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS SEMANDING
GAMBARAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS SEMANDING
ABSTRAK Tuberkulosis Paru telah menjadi masalah kesehatan yang utama di dunia dan angka keberhasilan pengobatan merupakan indikator yang digunakan untuk mengetahui tingkat...
Gambaran Status Gizi Pasien Tuberkulosis Anak di RSUP Dr. M. Djamil Padang
Gambaran Status Gizi Pasien Tuberkulosis Anak di RSUP Dr. M. Djamil Padang
AbstrakPrevalensi kejadian tuberkulosis pada anak di Sumatera Barat cukup tinggi, salah satu faktor risikonya adalah status gizi. Anak dengan gizi buruk akan mengakibatkan kekurusa...
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU BTA POSITIF
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU BTA POSITIF
Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit infeksi menular yang masih menjadi masalah kesehatan mayarakat di dunia termasuk Indonesia. Penyakit ini sering menyerang paru-paru, namun jug...

