Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

DESAIN DAN PEMBUATAN PERALATAN ANGKAT SEMI-OTOMATIS YANG ERGONOMIS UNTUK APLIKASI DI BENGKEL DAN INDUSTRI

View through CrossRef
Proses pengangkatan komponen mesin maupun material pada bengkel maupun industri masih banyak dilakukan dengan cara manual yang dapat membahayakan operatornya seperti cedera otot, kesleo dan bahaya lain terutama pada tulang belakang. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka penulis merancang dan membuat alat angkat semi otomatis yang ergonomis untuk mengangkat beban maksimal 270 Kg yang dapat membantu pengangkatan barang/material secara semi otomatis. Proses pembuatan alat bantu angkat ini dimulai dari tahap perencanaan, perancangan dan pembuatan, pengujian serta analisa data dan finalisasi. Tahap perencanaan meliputi disain rancangan, membuat gambar kerja, dan penyediaan material dan peralatan. Kemudian, tahap pembuatan meliputi pembuatan komponen dan perakitan. Sedangkan pengujian yang dilakukan  meliputi pengangkatan beban. Penelitian ini membahas proses perancangan dan pembuatan alat angkat semi-otomatis yang ditujukan untuk aplikasi bengkel dan industri. Alat ini digerakkan oleh motor listrik dan memiliki dimensi keseluruhan 212 cm × 190 cm × 280 cm. Salah satu fitur utama dari desain ini adalah kemampuan swing sebesar 45°, yang terdiri dari 22,5° ke arah kiri dan 22,5° ke arah kanan, memungkinkan fleksibilitas dalam pengangkatan dan pemindahan beban. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini mampu mengangkat beban hingga 270 kg secara stabil dan aman. Dengan spesifikasi tersebut, alat ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja dan keselamatan dalam proses pengangkatan di lingkungan bengkel atau industri.
Title: DESAIN DAN PEMBUATAN PERALATAN ANGKAT SEMI-OTOMATIS YANG ERGONOMIS UNTUK APLIKASI DI BENGKEL DAN INDUSTRI
Description:
Proses pengangkatan komponen mesin maupun material pada bengkel maupun industri masih banyak dilakukan dengan cara manual yang dapat membahayakan operatornya seperti cedera otot, kesleo dan bahaya lain terutama pada tulang belakang.
Untuk mengatasi masalah tersebut, maka penulis merancang dan membuat alat angkat semi otomatis yang ergonomis untuk mengangkat beban maksimal 270 Kg yang dapat membantu pengangkatan barang/material secara semi otomatis.
Proses pembuatan alat bantu angkat ini dimulai dari tahap perencanaan, perancangan dan pembuatan, pengujian serta analisa data dan finalisasi.
Tahap perencanaan meliputi disain rancangan, membuat gambar kerja, dan penyediaan material dan peralatan.
Kemudian, tahap pembuatan meliputi pembuatan komponen dan perakitan.
Sedangkan pengujian yang dilakukan  meliputi pengangkatan beban.
Penelitian ini membahas proses perancangan dan pembuatan alat angkat semi-otomatis yang ditujukan untuk aplikasi bengkel dan industri.
Alat ini digerakkan oleh motor listrik dan memiliki dimensi keseluruhan 212 cm × 190 cm × 280 cm.
Salah satu fitur utama dari desain ini adalah kemampuan swing sebesar 45°, yang terdiri dari 22,5° ke arah kiri dan 22,5° ke arah kanan, memungkinkan fleksibilitas dalam pengangkatan dan pemindahan beban.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini mampu mengangkat beban hingga 270 kg secara stabil dan aman.
Dengan spesifikasi tersebut, alat ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja dan keselamatan dalam proses pengangkatan di lingkungan bengkel atau industri.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
STANDARISASI BENGKEL PENDIDIKAN OTOMATIS BERBASIS INDUSTRI
STANDARISASI BENGKEL PENDIDIKAN OTOMATIS BERBASIS INDUSTRI
Bengkel otomotif adalah salah satu bengkel D3 Jurusan Teknik Mesin di Politeknik negeri Ambon, Bengkel ini merupakan sarana praktikum dan riset mahasiswa dan dosen terkhusus dalam ...
Penataan Bengkel Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Ambon
Penataan Bengkel Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Ambon
Manajemen bengkel merupakan cara untuk mengatur segala sesuatu dan sumber daya yang ada pada bengkel secara efektif dan efisien. Bengkel merupakan bagian dari sarana pendidikan, me...
Status Hukum Anak Angkat dan Pemeliharaannya Pasca Perceraian Orang Tua Angkat
Status Hukum Anak Angkat dan Pemeliharaannya Pasca Perceraian Orang Tua Angkat
This study aims to determine the status and responsibility of maintaining adopted children after divorce between adoptive parents. Due to the discussion of the topic of the status ...
Kedudukan Anak Angkat Terhadap Harta Warisan Orang Tua Angkat
Kedudukan Anak Angkat Terhadap Harta Warisan Orang Tua Angkat
AbstractThe purpose of marriage is to form a family that is sakinah mawaddah wa rahmah (a family of peace, love, and affection) which ideally consists of a father, mother, and chil...
PENGENALAN PLC SEBAGAI PUSAT KONTROL DALAM SISTEM OTOMASI INDUSTRI
PENGENALAN PLC SEBAGAI PUSAT KONTROL DALAM SISTEM OTOMASI INDUSTRI
 Latar Belakang : Makalah ini memaparkan hasil penelitian tentang pengembangan alat praktikum dalam bidang otomasi industri berbasis perangkat pengontrol terprogram. Peralatan ini ...

Back to Top